By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Selasa, Mei 26, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Jalan Terjal Industri Rokok Madura
Subscribe
Madura Channel
Selasa, Mei 26, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Opini

Jalan Terjal Industri Rokok Madura

By
fathorrosy
5 Min Read
22 April 2026
Share
5 Min Read
Jalan Terjal Industri Rokok Madura (Ilustrasi)
Jalan Terjal Industri Rokok Madura (Ilustrasi)
SHARE

Oleh: Novil Suryadi*

machan – Tembakau mulai dikenal luas di Madura sekitar abad ke-18. Kondisi tanah yang kering dan iklim yang panas ternyata sangat cocok untuk menghasilkan tembakau berkualitas tinggi, khususnya jenis tembakau rajangan yang digunakan sebagai bahan utama rokok kretek.

Sejak saat itu, masyarakat Madura mulai menjadikan tembakau sebagai tanaman musiman andalan selain jagung dan palawija. Seiring waktu, tembakau tidak hanya menjadi komoditas ekonomi, tetapi juga bagian dari budaya masyarakat Madura.

Ada istilah lokal yang menggambarkan pentingnya tembakau, yakni sebagai “emas hijau” Madura. Berabad-abad lamanya tembakau sudah menjadi urat nadi dan bagian hidup tidak terpisahkan bagi masyarakat madura, menyatu dalam harapan, impian serta keberlanjutan kehidupan.

Tidak heran jika Produk-produk besar seprti PT HM Sampoerna tanpa malu dan ragu, menuliskan dalam kemasan produk rokoknya berbahan tembakau Madura. Tapi seperti halnya wilayah pedesaan Indonesia, petani tembakau Madura bertahun-tahun lamanya hidup sistem pasar yang tidak menguntungkan.

Bagaimana tidak posisinya begitu sangat lemah, setiap musim panen tembakau tiba petani tembakau acapkali dihadapkan pada situasi pasar yang tidak menentu. Posisi petani kerap berada pada titik lemah, pada mata rantai pasok ke industri rokok besar.

Tidak tumbuhnya industri rokok lokal memperkuat dan memperlebar jarak sistem pasar, yang kerap membuat petani tidak berdaya tembakau nya dihargai murah. Mimpi tentang kesejahteraan ekonomi lewat si emas hijau seolah sirna.

Harapan kembali muncul dalam dekade lima hingga tuju tahun belakangan, ketika beberapa industri rokok di Madura mulai bermunculan. Kondisi ini seolah menjadi berkah tidak ternilai bagi petani harga tembakau setiap musim paneh kembali stabil, upaya mendekatkan diri industri terhadap petani menjadi momentum titik balik kebangkitan tembakau Madura.

Namun, sudah menjadi hukum sejarah niat baik tidak selalu berjalan mulus. Industri rokok Madura harus menempuh jalan terjal nan berliku terganjal dari dalam, diserang opini dijejali framing yang jika dibiarkan akan mengubur mimpi besar tembakau Madura, serta mengembalikan petani dalam pangkuan industri rokok besar yang menghisap keringat dan peluh petani.

Jalan Terjal

Dalam Teori framing dari Entman, narasi dan realitas bisa direkayasa melalui seleksi informasi dan penekanan pada aspek-aspek tertentu. Hal itulah yang dilakukan banyak pihak mulai dari yang mengatasnamakan, aktivis hingga se level legislator terhadap keberadaan industri tembakau di Madura.

Dimana mereka mengeksploitasi satu aspek dari industri rokok Madura yaitu, ilegal. Narasi ini terus digaungkan seolah menjadi sebuah kebenaran yang harus diterima oleh negara sebagai representasi kolektif masyarakat khususnya di Pulau Madura.

Situasi ini membuat jalan yang harus dilalui industri rokok Madura menjadi terjal. Adanya produk rokok ilegal memang benar adanya, tapi membungkus secara general adalah upaya framing untuk menjatuhkan mimpi yang sudah dirajut puluhan tahun lamanya.

Satu barangkali yang dilupa oleh aktivis Madura dan legislator asal Madura itu, sebagai generasi intelektual dan pemimpin harusnya belajar dari Soekarno untuk menempelkan telinga ke tanah agar dapat mendengar derap langkah rakyat, mencium bau keringat petani tembakau dalam meningkatkan kesejahteraannya.

Pola ini telah menjadi stigma seolah industri rokok di Madura adalah ilegal, demikianlah ketika para aktivis dan wakil rakyat terpisah dari detak jantung rakyat.

Tetaplah Teguh

Ditengah awan gelap stigmatisasi industri rokok Madura yang menghiasi Langit-langit. Satu harapan yang masih diselipkan dalam do’a kepada para pelaku industri agar tetap teguh melewati segala badai narasi dan tekanan yang datang.

Sebab keberadaan industri rokok di Madura secara implisit telah merealisasikan, apa yang disebut oleh Albert O. Hirschman dalam Linkage Theory tersedianya bahan baku dan olahan atau yang populer disbeut hilirisasi.

Bahan baku tembakau di Madura sangat berlimpah, sehingga dapat mempermudah produksi rokok. Selain dapat meningkatkan harga tembakau milik petani karena mempersempit jarak pasok, juga membuka banyak lapangan pekerjaan di pedesaan Kabupaten Sumenep.

Jika ini dihilangkan hanya karena suara sumbang yang tidak napak bumi. Ini akan menjadi kecelakaan sejarah dalam rentang perjalanan panjang tembakau Madura yang sudah mengakar.

TAGGED:Bea CukaiMadurachannel.idOpiniRokok Madura
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 8   +   1   =  

  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini

Must Read

Cetak Kader Visioner, LAKMUD ISTIMEWA IPNU IPPNU UPI 2026 Gaungkan Semangat Perubahan
24 Mei 2026
Pecahkan Audisi Dua Babak, Pemuda Sampang Sahwan Satu Langkah Lagi Menuju Panggung DA8
23 Mei 2026
Madura United Hadapi Laga Pamungkas Kontra PSM, Kemenangan Satu-satunya Jalan Selamat dari Degradasi
23 Mei 2026
Hadirkan Pemateri Lintas Sektor, LAKMUD IPNU-IPPNU UPI Sumenep Diharapkan Cetak Kader Inklusif Berintegritas
23 Mei 2026
Tolak Politik Seremonial Pendidikan, Prioritaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan
21 Mei 2026

Baca Lainnya

Wujud Kedekatan dengan Masyarakat, BANSER Gapura Salurkan Puluhan Paket Sembako (Ilustrasi)
Berita Madura

Wujud Kedekatan dengan Masyarakat, BANSER Gapura Salurkan Puluhan Paket Sembako

1 Min Read
Opening Khidmat Ramadan IPNU-IPPNU UPI Sumenep Berjalan Lancar, Berbagai Lomba Ikut Memeriahkan (Ilustrasi)
Berita Madura

Opening Khidmat Ramadan IPNU-IPPNU UPI Sumenep Berjalan Lancar, Berbagai Lomba Ikut Memeriahkan

3 Min Read
Customer Service via Chatbot: Efektifkah Komunikasi Tanpa Emosi? (Ilustrasi)
Opini

Customer Service via Chatbot: Efektifkah Komunikasi Tanpa Emosi?

3 Min Read
Terbesar di Madura, PT. Sakti Abadi Motor Hadir dengan Legalitas dan Kualitas (Ilustrasi)
Berita Madura

Terbesar di Madura, PT. Sakti Abadi Motor Hadir dengan Legalitas dan Kualitas

2 Min Read
Kwarda Jatim dan Unusa Jalin Kerja Sama Siapkan Generasi Muda Tangguh dan Sehat Mental (Ilustrasi)
Berita Madura

Kwarda Jatim dan UNUSA Jalin Kerja Sama Siapkan Generasi Muda Tangguh dan Sehat Mental

3 Min Read
PMII Tuding Pemkab Sumenep Lebih Pihak ke Pengusaha, Perda Tembakau Dinilai Rugikan Petani (Ilustrasi)
Berita Madura

PMII Tuding Pemkab Sumenep Lebih Pihak ke Pengusaha, Perda Tembakau Dinilai Rugikan Petani

2 Min Read
SonGENnep FC Gelar Latihan Perdana, Asah Serangan Balik dan Transisi Cepat (Ilustrasi)
Berita Madura

SonGENnep FC Gelar Latihan Perdana, Asah Serangan Balik dan Transisi Cepat

2 Min Read
MAB Group dan Haswal Group Lebarkan Sayap, Hadirkan Istana Perabot Serba 2000 di Bluto (Ilustrasi)
Berita Madura

MAB Group dan Haswal Group Lebarkan Sayap, Hadirkan Istana Perabot Serba 2000 di Bluto

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?