machan — Memasuki masa khidmat 2026–2027, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU dan IPPNU Universitas PGRI Sumenep menggelar kegiatan konsolidasi internal bertajuk “Ngaji Rasa Kepengurusan” pada Senin (20/7/26). Acara yang berlangsung di lingkungan kampus setempat itu diikuti oleh puluhan pengurus baru sebagai program perdana di awal kepengurusan.
Mengusung tema “Sync Up, Solid Up: Satu Barisan untuk Pelajar NU yang Militan”, forum ini dirancang untuk menyamakan persepsi dan memperkuat solidaritas antarpengurus sebelum organisasi menjalankan sejumlah agenda strategis selama satu periode ke depan. Kegiatan tidak hanya diisi dengan pemaparan materi, tetapi juga dialog interaktif dan refleksi bersama guna menyepakati pola kerja organisasi yang efektif dan kolaboratif.
Ketua PKPT IPNU Universitas PGRI Sumenep, Khairur Rofiq, menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan seremonial, melainkan sebuah paradigma kepemimpinan yang akan menjadi fondasi gerakan organisasi. Menurutnya, “Sync Up” dimaknai sebagai upaya menyatukan visi dan arah perjuangan agar seluruh pengurus bergerak dalam satu tujuan yang sama. Sementara itu, “Solid Up” adalah wujud komitmen untuk memperkuat solidaritas dan saling mengokohkan dalam menjalankan amanah organisasi.
“Kami berharap forum ini melahirkan barisan pelajar NU yang militan dalam belajar, berkhidmat, dan menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Organisasi besar dibangun oleh orang-orang yang memiliki visi sama dan konsisten merawat komitmen,” ujar Khairur Rofiq.
Sementara itu, Pembina PKPT IPNU-IPPNU Universitas PGRI Sumenep, Bung Rosy, menekankan bahwa organisasi bukan sekadar wadah untuk menyusun program kerja, melainkan ruang pembentukan karakter dan kapasitas kepemimpinan. Ia mengingatkan bahwa setiap pengurus harus memiliki kejelasan tujuan sejak awal bergabung, karena hal itu akan menjadi motor penggerak motivasi untuk tetap aktif dan istiqamah dalam berkhidmat.
“Keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kekompakan, komunikasi yang baik, integritas, dan komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan program secara konsisten dan bertanggung jawab,” tegas Bung Rosy.
Melalui konsolidasi ini, PKPT IPNU-IPPNU Universitas PGRI Sumenep menegaskan komitmennya untuk memperkuat kaderisasi berkelanjutan serta membangun organisasi yang adaptif terhadap perubahan zaman, tanpa meninggalkan jati diri sebagai pelajar Nahdlatul Ulama.
