By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Minggu, Okt 4, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa
Subscribe
Madura Channel
Minggu, Okt 4, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Bangkalan

Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa

By
Rifqil
3 Min Read
19 Agustus 2026
Share
3 Min Read
Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa (Ilustrasi)
Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa (Ilustrasi)
SHARE

machan – Arus investasi dan rencana pengembangan kawasan industri di Pulau Madura dinilai sebagai pintu masuk bagi transformasi ekonomi daerah. Di antara sejumlah wilayah, Kabupaten Bangkalan disebut memiliki daya ungkit terbesar karena posisinya yang langsung terhubung dengan Surabaya melalui Jembatan Suramadu.

Koordinator Aliansi BEM Bangkalan Bersatu, Moh. Fauzi, S.M., ABM, menilai keunggulan geografis tersebut harus dimanfaatkan secara optimal agar Bangkalan tidak sekadar menjadi gerbang, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan yang mampu menggerakkan kabupaten-kabupaten lain di Madura.

“Kami mendukung penuh masuknya industrialisasi. Ini bukan sekadar soal pabrik, tetapi tentang bagaimana kita membangun sistem ekonomi yang melibatkan masyarakat lokal,” ujar Fauzi kepada awak media, Senin (18/8/26).

Menurutnya, kehadiran industri di Bangkalan harus diikuti dengan persiapan matang di berbagai sektor penunjang. Ia menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur logistik, hingga ketersediaan lahan dan tata ruang yang terencana.

Fauzi mengingatkan agar masyarakat Madura tidak menjadi penonton di tanahnya sendiri. Ia menyebutkan, saat ini masih ada kekhawatiran bahwa tenaga kerja yang terserap di sektor industri justru didominasi oleh pekerja dari luar daerah, jika pemerintah dan institusi pendidikan tidak bergerak cepat melakukan peningkatan kompetensi.

“Kita harus antisipasi sejak sekarang. Pemerintah, SMK, perguruan tinggi, dan pelaku industri harus duduk bersama menyusun kurikulum dan pelatihan yang sesuai kebutuhan pasar,” tegasnya.

Lebih jauh, aktivis pemuda itu juga menekankan pentingnya keterkaitan antara industri dengan ekosistem ekonomi lokal. Menurutnya, kawasan industri tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan UMKM, sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Madura.

Fauzi mencontohkan, industri manufaktur dapat membuka peluang kemitraan dengan pelaku usaha kecil sebagai pemasok bahan baku atau penyedia jasa pendukung. Dengan pola tersebut, aliran ekonomi tidak hanya berhenti di kawasan pabrik, tetapi menyebar hingga ke desa-desa.

Selain aspek ekonomi, ia juga mengingatkan pentingnya komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Setiap proyek industri, kata Fauzi, harus mengantongi kajian dampak lingkungan yang ketat, serta memperhatikan pengelolaan limbah dan ketersediaan air agar tidak merugikan masyarakat sekitar.

“Investasi yang baik adalah investasi yang tidak hanya mengejar laba, tetapi juga menjaga kelestarian dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” ungkapnya.

Fauzi berharap, jika Bangkalan mampu mengelola momentum industrialisasi ini dengan baik, maka efek positifnya tidak hanya dirasakan di kabupaten tersebut, tetapi juga meluas ke Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Ia menilai kolaborasi antarpemerintah daerah di Madura sangat diperlukan agar pembangunan ekonomi tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Madura tidak boleh hanya menjadi tempat berdirinya pabrik. Masyarakatnya harus menjadi pelaku utama. Kalau ini bisa diwujudkan, saya yakin Madura bisa menjadi kekuatan ekonomi baru yang diperhitungkan di Jawa Timur,” pungkasnya.

TAGGED:Aliansi BEM BangkalanBangkalanBerita MaduraJembatan SuramaduMadurachannel.id
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Jatim
  • Kwarcab Sumenep

Must Read

Asah Budaya Literasi Kritis, UKM PI Gelar Inkadha Opinion Academy di Semarak Dies Natalis Ke-18
3 Oktober 2026
PMII Pamekasan Soroti Tindak Lanjut Audiensi Tambang Ilegal, Minta Polres Buka Dugaan Beking
30 September 2026
AMPHI Gelar Demo di Kemenag, Tuntut Copot Pejabat UKPBJ atas Dugaan Pelanggaran Kode Etik ASN
30 September 2026
Lima Prodi Turun Lapangan, Prof-Cup Meriahkan Dies Natalis ke-18 INKADHA
27 September 2026
Piala Panglima TNI Jadi Panggung Atlet Domino Pamekasan
27 September 2026

Baca Lainnya

Festival Ojhung 2025, Wabup Sumenep Ajak Anak Muda Mencintai Budaya sebagai Identitas dan Jati Diri (Ilustrasi)
Sumenep

Festival Ojhung 2025, Wabup Sumenep Ajak Anak Muda Mencintai Budaya sebagai Identitas dan Jati Diri

2 Min Read
Dari Pulau Kecil ke Gerakan Besar, Ini Profil Hendiansyah Nakhoda Baru IPNU Gili Genting (Ilustrasi)
Sumenep

Dari Pulau Kecil ke Gerakan Besar, Ini Profil Hendiansyah Nakhoda Baru IPNU Gili Genting

2 Min Read
Lewat Dialog Interaktif, PK PMII UNIBA Madura Bahas Ancaman Lingkungan dan Tata Kelola Sumenep (Ilustrasi)
Berita Madura

Lewat Dialog Interaktif, PK PMII UNIBA Madura Bahas Ancaman Lingkungan dan Tata Kelola Sumenep

2 Min Read
Ketua AFP Jatim Dorong sonGENnep FC Jadi Motor Kebangkitan Futsal Madura (Ilustrasi)
Berita Madura

Ketua AFP Jatim Dorong sonGENnep FC Jadi Motor Kebangkitan Futsal Madura

3 Min Read
GMNI Sumenep Menolak Pak Harto sebagai Pahlawan, Ketua DPC: Bentuk Pengkhianatan! (Ilustrasi)
Sumenep

GMNI Sumenep Menolak Pak Harto sebagai Pahlawan, Ketua DPC: Bentuk Pengkhianatan!

2 Min Read
Soroti Kasus Kangean, DKC  Sumenep Minta Transparansi Hukum dan Usulkan Satgas Anti Kekerasan Seksual (Ilustrasi)
Berita Madura

Soroti Kasus Kangean, DKC Sumenep Minta Transparansi Hukum dan Usulkan Satgas Anti Kekerasan Seksual

2 Min Read
STAINAS Bekali Mahasiswa Jelang KKN Tematik Ekoteologi 2026 (Ilustrasi)
Berita Madura

STAINAS Bekali Mahasiswa Jelang KKN Tematik Ekoteologi 2026

3 Min Read
Gandeng Mahasiswa KKN STKIP dan UIM, Ajang Kreasi Siswa SDN Ponteh 2 Sukses Digelar (Ilustrasi)
Pamekasan

Gandeng Mahasiswa KKN STKIP dan UIM, Ajang Kreasi Siswa SDN Ponteh 2 Sukses Digelar

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?