By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Senin, Okt 12, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah Deklarasi Tolak Pernikahan Dini di Puncak Peringatan Harganas
Subscribe
Madura Channel
Senin, Okt 12, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Berita Madura

Mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah Deklarasi Tolak Pernikahan Dini di Puncak Peringatan Harganas

By
Rifqil
4 Min Read
30 Juni 2026
Share
4 Min Read
Mahasantri Ma'had Aly Al-Karimiyyah Deklarasi Tolak Pernikahan Dini di Puncak Peringatan Harganas (Ilustrasi)
Mahasantri Ma'had Aly Al-Karimiyyah Deklarasi Tolak Pernikahan Dini di Puncak Peringatan Harganas (Ilustrasi)
SHARE

machan – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang digagas BKKBN pada 29 Juni menjadi momentum strategis bagi Pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Ma’had Aly Al-Karimiyyah. Tak sekadar menggelar seremonial pelantikan periode 2026-2027, ormawa yang beranggotakan mahasantri ini langsung menginisiasi gerakan konkret dengan mengadakan dialog interaktif bertajuk “Manifestasi Sinergi Ormawa Ma’had Aly Al-Karimiyyah: Mengonstruksi Nalar Preventif Pernikahan Dini” di Gedung MA Al-Karimiyyah, Senin (29/6/26).

Dialog yang menghadirkan narasumber utama K. Moh. Faizi, sastrawan muda Madura sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah daerah Sawajarin, berlangsung dengan pembahasan yang mendalam. K. Faizi yang kini tengah meneliti problematika kehidupan berkeluarga dan aktif menyampaikan dinamika tersebut melalui podcast di akun TikTok IAA Kota Sumenep, menekankan bahwa pernikahan bukanlah sekadar pemenuhan status formalitas hukum maupun agama semata.

Menurut K. Faizi, institusi rumah tangga menuntut kesiapan yang holistik dan multidimensi dari kedua calon mempelai. Ia mengingatkan bahwa pernikahan dini yang dipaksakan tanpa kesiapan finansial, psikologis, emosional, hingga reproduksi berpotensi memicu konflik domestik yang berujung pada tingginya angka perceraian.

“Ego yang belum matang sangat rentan memicu pertengkaran hebat dalam rumah tangga. Ini bukan sekadar prediksi, melainkan realitas yang sudah terbukti di lapangan,” tegasnya.

K. Faizi juga menantang generasi muda untuk memutus rantai pernikahan dini melalui peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, nalar kritis yang terasah di bangku kuliah akan membekali pemuda untuk mengambil keputusan visioner bagi masa depan mereka, sekaligus menjadi benteng dari tekanan sosial yang mendorong pernikahan usia muda.

Dukungan terhadap gerakan ini juga datang dari Aliansi BEM Sumenep (BEMSU). Koordinator BEMSU, M. Salman Farid, menyoroti pentingnya peran tokoh agama di tengah masyarakat Madura yang sangat kental dengan budaya paternalistik terhadap ulama dan kiai.

“Di Madura, suara ulama adalah titah yang paling didengar dan ditaati. Karena itu, tokoh agama memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam mengedukasi umat. Menjelaskan secara kultural dan teologis bahwa mencegah pernikahan dini adalah bagian dari menjaga kemaslahatan keturunan (hifdzun nasl) merupakan langkah yang sangat efektif. Kolaborasi antara mahasiswa dan tokoh agama menjadi keniscayaan,” ujar Salman.

Sementara itu, Presiden Mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah, Ahmad Romdan, menyoroti peran sentral institusi keluarga sebagai benteng pertahanan paling awal. Menurutnya, sebaik apa pun regulasi hukum dan kampanye sosial yang digulirkan, keputusan akhir tetap berada di tangan orang tua.

“Orang tua harus menghentikan pola pikir yang menganggap pernikahan anak di bawah umur sebagai jalan pintas melepas tanggung jawab atau beban ekonomi. Sebaliknya, merekalah yang harus menjadi fasilitator utama dalam mengamankan hak anak untuk menuntaskan pendidikan setinggi-tingginya,” ungkap Romdan.

Puncak dari rangkaian acara ini adalah pembacaan Pernyataan Sikap Menolak Pernikahan Dini Tanpa Kesiapan yang Mapan. Deklarasi kolektif yang diikuti oleh seluruh peserta dialog, termasuk jajaran fungsionaris BEM lintas kampus se-Kabupaten Sumenep dan mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah, dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Mahasantri, Moh. Hayat, didampingi barisan ketua BEM di atas podium.

Hayat menegaskan bahwa gerakan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai agen perubahan. Ia menyoroti realitas tingginya angka perceraian di lapangan yang sudah sangat mengkhawatirkan.

“Membiarkan pernikahan dini tanpa kesiapan terjadi sama saja dengan memaksakan diri membangun istana di atas pasir. Fondasinya rapuh dan tinggal menunggu waktu untuk runtuh. Alih-alih menyelamatkan masa depan, kita justru menanam bom waktu bagi generasi muda yang ekses buruknya akan menghancurkan keberlanjutan pendidikan di Sumenep,” tegasnya diiringi tepuk tangan meriah peserta.

Melalui deklarasi yang bertepatan dengan momen Harganas ini, Ormawa Ma’had Aly Al-Karimiyyah mengirimkan pesan kuat kepada publik: mahasantri tidak hanya kompeten dalam mengkaji teks-teks klasik di pesantren, tetapi juga siap menjadi motor intelektual dalam mengawal ketahanan keluarga dan menyelamatkan masa depan generasi muda di Madura.

TAGGED:BEM SumenepBerita MaduraMadurachannel.idMahasantri Al karimiyahSumenep
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 10   +   7   =  

  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Jatim
  • Kwarcab Sumenep

Must Read

Piala AF Sport U-17 Sumenep Bergulir, Bupati Bidik Bibit Pemain untuk Liga 4
11 Oktober 2026
Belajar Kalah: Sebab hidup memang banyak kalahnya
11 Oktober 2026
RUMPI DESAIN Volume II Dorong Mahasiswa INKADHA Hasilkan Karya Desain Orisinal
11 Oktober 2026
Asah Budaya Literasi Kritis, UKM PI Gelar Inkadha Opinion Academy di Semarak Dies Natalis Ke-18
3 Oktober 2026
PMII Pamekasan Soroti Tindak Lanjut Audiensi Tambang Ilegal, Minta Polres Buka Dugaan Beking
30 September 2026

Baca Lainnya

"Gerakan Keluarga Maslahat" Respon Penyuluh KUA Batuputih Atasi Tingginya Angka Perceraian (Ilustrasi)
Sumenep

“Gerakan Keluarga Maslahat” Respon Penyuluh KUA Batuputih Atasi Tingginya Angka Perceraian

1 Min Read
Diserbu Warga, Grand Opening Istana Perabot Serba 2000 di Bukabu Ambunten Berlangsung Meriah (Ilustrasi)
Berita Madura

Diserbu Warga, Grand Opening Istana Perabot Serba 2000 di Bukabu Ambunten Berlangsung Meriah

2 Min Read
Pondok Ramadan Yayasan Nurul Huda Sumenep Diikuti Ratusan Siswa (Ilustrasi)
Berita Madura

Pondok Ramadan Yayasan Nurul Huda Sumenep Diikuti Ratusan Siswa

2 Min Read
GEN Jatim Komitmen Cetak Petani Muda Handal, Wujudkan Kedaulatan Pangan dari Desa (Ilustrasi)
Berita Madura

GEN Jatim Komitmen Cetak Petani Muda Handal, Wujudkan Kedaulatan Pangan dari Desa

2 Min Read
Karangan Bunga "Agustus Kelam" Hiasi Grahadi, BEM SI Kerakyatan Jatim Pertanyakan Makna Kemerdekaan (Ilustrasi)
Berita Madura

Karangan Bunga “Agustus Kelam” Hiasi Grahadi, BEM SI Kerakyatan Jatim Pertanyakan Makna Kemerdekaan

4 Min Read
Pramuka Kembali Wajib Lewat Permendikdasmen 13/2025, UPI Sumenep Sambut dengan KMD Cetak Pembina Andal (Ilustrasi)
Berita Madura

Pramuka Kembali Wajib Lewat Permendikdasmen 13/2025, UPI Sumenep Sambut dengan KMD Cetak Pembina Andal

3 Min Read
Akibat Hujan Deras, Beberapa Wilayah di Kabupaten Sumenep Terendam Banjir Setinggi Lutut (Ilustrasi)
Sumenep

Akibat Hujan Deras, Beberapa Wilayah di Kabupaten Sumenep Terendam Banjir Setinggi Lutut

1 Min Read
Ketum IMKS, Akhmad Khairuddin Minta Pemkab Sumenep Segera Operasikan Kapal DBS III (Ilustrasi)
Sumenep

Ketum IMKS, Akhmad Khairuddin Minta Pemkab Sumenep Segera Operasikan Kapal DBS III

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?