By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Senin, Okt 12, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Karangan Bunga “Agustus Kelam” Hiasi Grahadi, BEM SI Kerakyatan Jatim Pertanyakan Makna Kemerdekaan
Subscribe
Madura Channel
Senin, Okt 12, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Berita Madura

Karangan Bunga “Agustus Kelam” Hiasi Grahadi, BEM SI Kerakyatan Jatim Pertanyakan Makna Kemerdekaan

By
Rifqil
4 Min Read
17 Agustus 2026
Share
4 Min Read
Karangan Bunga "Agustus Kelam" Hiasi Grahadi, BEM SI Kerakyatan Jatim Pertanyakan Makna Kemerdekaan (Ilustrasi)
Karangan Bunga "Agustus Kelam" Hiasi Grahadi, BEM SI Kerakyatan Jatim Pertanyakan Makna Kemerdekaan (Ilustrasi)
SHARE

machan – Peringatan detik-detik proklamasi ke-81 Republik Indonesia di Jawa Timur berlangsung di tengah suasana yang kontras. Di tengah upacara dan euforia perayaan, BEM SI Kerakyatan Jawa Timur mengirimkan karangan bunga ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dengan pesan bernada protes: “AGUSTUS KELAM, JATIM MELAWAN 81 Merdeka, Kami Menyaksikan Keadilan Terluka, Demokrasi Tercela. Merdeka?”

Aksi simbolik tersebut menjadi pernyataan sikap atas berbagai problematika yang masih menghantui masyarakat Jawa Timur. Bagi BEM SI Kerakyatan Jatim, usia kemerdekaan yang kian matang belum sejalan dengan pemenuhan hak-hak dasar rakyat akan keadilan, kesejahteraan, kebebasan berekspresi, dan kepastian hukum.

Pengiriman karangan bunga ini juga menjadi pengingat akan rangkaian peristiwa pada Agustus tahun lalu. Gelombang aksi mahasiswa dengan tuntutan 18+7 serta insiden represif yang menyertainya menyisakan pertanyaan yang hingga kini belum terjawab tuntas.

Koordinator Wilayah BEM SI Kerakyatan Jawa Timur, Moh. Iskil El Fatih, menegaskan bahwa karangan bunga tersebut bukan sekadar simbol kekecewaan, melainkan pula pengingat bahwa sejumlah persoalan mendasar masih menggantung tanpa kejelasan.

“Delapan puluh satu tahun kita merdeka, tetapi realitas yang kami saksikan adalah rakyat yang masih harus berjuang ekstra untuk sekadar mendapatkan keadilan. Jika suara rakyat terus diabaikan, jika kekerasan aparat tidak pernah diusut tuntas, dan jika tuntutan masyarakat hanya berakhir sebagai dokumen tanpa tindakan, lalu untuk siapa kemerdekaan itu sebenarnya?” ujar Iskil di Surabaya, Senin (17/8/26).

Ia menilai, satu tahun pasca peristiwa Agustus Gelap, negara masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk merespons berbagai keresahan yang muncul dari rangkaian peristiwa tersebut.

“Setahun lalu kita menyaksikan Agustus yang kelam. Tuntutan 18+7 lahir dari akar persoalan yang dirasakan masyarakat, mahasiswa turun ke jalan menyuarakan aspirasi, dan kita juga menyaksikan kekerasan aparat yang meninggalkan luka mendalam. Hari ini kami kembali mengingatkan, bukan untuk terpaku pada masa lalu, tetapi karena persoalannya belum terselesaikan dan pertanyaan-pertanyaan itu masih menggantung tanpa jawaban,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iskil menekankan bahwa kritik yang dilontarkan mahasiswa bukanlah bentuk pertentangan dengan pemerintah. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan institusi penegak hukum, termasuk Polda Jatim, dinilainya perlu membuka ruang dialog terhadap kritik dan evaluasi manakala kebijakan atau tindakan aparat bersinggungan langsung dengan kepentingan publik.

“Kami tidak sedang mencari musuh. Kami sedang mencari keadilan. Pemerintah memiliki kewajiban untuk menjelaskan kebijakannya kepada rakyat, aparat memiliki tanggung jawab untuk mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan publik. Dan mahasiswa memiliki kewajiban moral untuk terus mengingatkan ketika kewajiban itu tidak dijalankan,” katanya.

Pengiriman karangan bunga tersebut menjadi langkah awal konsolidasi BEM SI Kerakyatan Jawa Timur pada periode 2026-2027 untuk kembali menguatkan gerakan mahasiswa dan mengangkat isu-isu publik di berbagai penjuru Jawa Timur.

Iskil menegaskan, gerakan mahasiswa tidak boleh berhenti pada momentum seremonial semata.

“Dari Jawa Timur kami kembali meniupkan semangat perjuangan: kawan jaga kawan, rakyat jaga rakyat. Karena ketika kepercayaan publik kepada institusi sedang diuji, solidaritas rakyat tidak boleh ikut mati,” tandasnya.

Bagi BEM SI Kerakyatan Jawa Timur, peringatan kemerdekaan adalah ruang refleksi bahwa kemerdekaan bukan sekadar seremonial sejarah, melainkan tanggung jawab kolektif yang terus diuji melalui realitas sosial yang dihadapi rakyat hari ini.

TAGGED:BEMSIBerita MaduraHUT RI ke 81Jawa TimurMadurachannel.id
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Jatim
  • Kwarcab Sumenep

Must Read

Piala AF Sport U-17 Sumenep Bergulir, Bupati Bidik Bibit Pemain untuk Liga 4
11 Oktober 2026
Belajar Kalah: Sebab hidup memang banyak kalahnya
11 Oktober 2026
RUMPI DESAIN Volume II Dorong Mahasiswa INKADHA Hasilkan Karya Desain Orisinal
11 Oktober 2026
Asah Budaya Literasi Kritis, UKM PI Gelar Inkadha Opinion Academy di Semarak Dies Natalis Ke-18
3 Oktober 2026
PMII Pamekasan Soroti Tindak Lanjut Audiensi Tambang Ilegal, Minta Polres Buka Dugaan Beking
30 September 2026

Baca Lainnya

Puluhan Aktivis Dear Jatim Demo di Polres Sumenep, Desak Penuntasan Enam Kasus Korupsi Besar (Ilustrasi)
Sumenep

Puluhan Aktivis Dear Jatim Demo di Polres Sumenep, Desak Penuntasan Enam Kasus Korupsi Besar

3 Min Read
Sumenep Kini Miliki Layanan Spesialis Urologi, Dirut RSUDMA: Warga Tak Perlu Lagi ke Luar Kota (Ilustrasi)
Sumenep

Sumenep Kini Miliki Layanan Spesialis Urologi, Dirut RSUDMA: Warga Tak Perlu Lagi ke Luar Kota

2 Min Read
Perkuat Solidaritas dan Kesiapsiagaan Brigade Penolong Kwarcab Sumenep Gelar Upgrading (Ilustrasi)
Sumenep

Perkuat Solidaritas dan Kesiapsiagaan Brigade Penolong Kwarcab Sumenep Gelar Upgrading

1 Min Read
FMUB Gelar Pelantikan, Camat Batang-Batang: Mahasiswa Harus Menjadi Solusi Persoalan Masyarakat (Ilustrasi)
Sumenep

FMUB Gelar Pelantikan, Camat Batang-Batang: Mahasiswa Harus Menjadi Solusi Persoalan Masyarakat

2 Min Read
Diikuti 64 Peserta GEN Billiard Gelar Turnamen, Cetak Atlet Tangguh Berintegritas (Ilustrasi)
Sumenep

Diikuti 64 Peserta GEN Billiard Gelar Turnamen, Cetak Atlet Tangguh Berintegritas

1 Min Read
Kapolresta Sumenep Terima Silaturahmi Insan Pers, Tegaskan Media sebagai Mitra Strategis (Ilustrasi)
Berita Madura

Kapolresta Sumenep Terima Silaturahmi Insan Pers, Tegaskan Media sebagai Mitra Strategis

3 Min Read
Ketua Kwarda Jatim Wisuda S2 UNAIR, Ketua GEN Jatim: Kak Arum Sabil Teladan Generasi Muda (Ilustrasi)
Nasional

Ketua Kwarda Jatim Wisuda S2 UNAIR, Ketua GEN Jatim: Kak Arum Sabil Teladan Generasi Muda

2 Min Read
Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu Raih Penghargaan 9.9 Awarding Ketik.com (Ilustrasi)
Berita Madura

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu Raih Penghargaan 9.9 Awarding Ketik.com

3 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?