By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kamis, Mei 14, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: “Ini Bukan Lagi Soal Gizi” LKPT PC IPNU Sumenep Bongkar Dugaan Kepentingan di Balik Perluasan MBG
Subscribe
Madura Channel
Kamis, Mei 14, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Berita Madura

“Ini Bukan Lagi Soal Gizi” LKPT PC IPNU Sumenep Bongkar Dugaan Kepentingan di Balik Perluasan MBG

By
akbarrifqil
3 Min Read
12 Mei 2026
Share
3 Min Read
“Ini Bukan Lagi Soal Gizi” LKPT PC IPNU Sumenep Bongkar Dugaan Kepentingan di Balik Perluasan MBG (Ilustrasi)
“Ini Bukan Lagi Soal Gizi” LKPT PC IPNU Sumenep Bongkar Dugaan Kepentingan di Balik Perluasan MBG (Ilustrasi)
SHARE

machan – LKPT PC IPNU Sumenep melalui Moh Ali Banun Kalim menyatakan penolakan tegas terhadap rencana Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan memperluas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke perguruan tinggi dan lembaga pemasyarakatan. Kalim menilai kebijakan ini telah menyimpang dari tujuan awal dan diduga kuat hanya untuk membagi-bagi proyek serta mengeruk keuntungan dari anggaran negara.

Kalim menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di jenjang pendidikan dasar dan menengah saat ini masih menyisakan masalah serius. Berdasarkan laporan lapangan, masih banyak ditemukan makanan basi, tidak layak konsumsi, tidak memenuhi standar gizi, hingga menyebabkan kasus keracunan. Selain itu, ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa ditutup karena tidak memenuhi syarat operasional.

“Di sekolah saja pelaksanaannya belum stabil, masih banyak kekacauan, makanan busuk, dan standar gizi yang diabaikan. Belum ada perbaikan nyata, eh malah mau memperlebar sayap ke kampus dan penjara. Ini jelas kelihatan sekali tujuannya apa: makin luas jangkauan, makin besar anggaran, makin banyak proyek yang bisa dibagi-bagikan,” tegas Kalim, Selasa (12/5/26).

Terkait rencana MBG Go to Campus, Kalim menilai hal tersebut sebagai kesalahan konsep yang mencederai dunia pendidikan. Ia mengingatkan bahwa kampus adalah laboratorium ilmu pengetahuan, tempat penelitian dan pengembangan keilmuan, bukan dapur umum milik negara. Memaksa kampus menjadi pelaksana teknis program dinilai dapat merusak Tri Dharma Perguruan Tinggi, menguras anggaran pendidikan, dan merenggut kemandirian akademik.

“Kalau kampus jadi bagian pelaksana, bagaimana mungkin kampus bisa mengawasi dan mengkritik kebijakan itu secara jujur? Mahasiswa pun adalah warga dewasa yang mandiri, sasaran ini tidak masuk akal sama sekali,” tambahnya.

Sementara itu, rencana membawa MBG ke dalam penjara dinilai Kalim sebagai puncak ketidakwajaran kebijakan. Program yang awalnya digadang-gadang untuk mendukung pertumbuhan anak usia sekolah kini diperluas tanpa dasar yang jelas, sehingga makin menguatkan dugaan bahwa program ini hanya alat politik dan bisnis.

Kalim juga menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut “daripada uang negara dikorupsi, lebih baik dijadikan makanan rakyat.” Menurutnya, alasan itu menyesatkan karena dalam praktiknya korupsi tetap terjadi melalui manipulasi harga bahan, pemangkasan kualitas, dan pengadaan yang tidak transparan.

“Ini namanya korupsi berbungkus program, lebih licik dan lebih berbahaya,” cetusnya.LKPT PC IPNU Sumenep menuntut empat hal kepada pemerintah: pertama, menghentikan rencana perluasan MBG ke kampus dan penjara; kedua, melakukan evaluasi total dan transparan serta proses hukum tegas bagi pihak yang terbukti menyimpang; ketiga, mengembalikan fungsi kampus sebagai pusat pendidikan dan pengawas kebijakan; keempat, menghentikan kebijakan asal jadi yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

“Jangan lagi mempermainkan uang rakyat dan nasib bangsa dengan alasan kemanusiaan, padahal isinya hanya kepentingan sendiri. Kami akan terus mengawasi dan mengkritik kebijakan yang keliru ini demi kepentingan umum,” tutup Kalim.

TAGGED:Berita MaduraMadurachannel.idPC IPNU SumenepSumenep
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 5   +   3   =  

  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini

Must Read

FORMAKA Desak Pembenahan Total PT Sumekar Lewat Seleksi Dirut yang Transparan
13 Mei 2026
Empat Kandidat Berebut Kursi PT. Sumekar, Begini Kata Plt. Dirut Romli
13 Mei 2026
“Ini Bukan Lagi Soal Gizi” LKPT PC IPNU Sumenep Bongkar Dugaan Kepentingan di Balik Perluasan MBG
12 Mei 2026
GEN Bangkalan Tanggapi Pernyataan Rektor terkait Keterlibatan UTM dalam mengelola SPPG MBG
11 Mei 2026
Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern
11 Mei 2026

Baca Lainnya

Himaprodi MBS Inkadha dan Ma'had Aly Al-Karimiyyah Gelar Seminar Muamalah (Ilustrasi)
Sumenep

Himaprodi MBS Inkadha dan Ma’had Aly Al-Karimiyyah Gelar Seminar Muamalah

2 Min Read
GMNI Sumenep Soroti Lemahnya Respons Dinas Kesehatan Kab. Sumenep Terhadap Lonjakan Kasus Campak (Ilustrasi)
Sumenep

GMNI Sumenep Soroti Lemahnya Respons Dinas Kesehatan Kab. Sumenep Terhadap Lonjakan Kasus Campak

2 Min Read
Lepas Pisah Kelas Akhir Madrasah Darun Najah II Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Bahagia (Ilustrasi)
Sumenep

Lepas Pisah Kelas Akhir Madrasah Darun Najah II Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Bahagia

2 Min Read
Pamekasan Siap Distribusikan 14.000 Porsi Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar (Ilustrasi)
Pamekasan

Pamekasan Siap Distribusikan 14.000 Porsi Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar

2 Min Read
Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep Memakan Korban (Ilustrasi)
Sumenep

Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep Memakan Korban

2 Min Read
BSPS Desa Errabu: Bantuan Silaturrahim Para Siluman (Ilustrasi)
Sumenep

BSPS Desa Errabu: Bantuan Silaturrahim Para Siluman

4 Min Read
Profil Listiyani, Restu Pengasuh di Pesantren Mengantarkannya Menjadi Ketua IPPNU STKIP (Ilustrasi)
Sumenep

Profil Listiyani, Restu Pengasuh di Pesantren Mengantarkannya Menjadi Ketua IPPNU STKIP

3 Min Read
KMD 2025 di Al-Amien Prenduan Resmi Dibuka, Siap Cetak Pembina Pramuka Berkarakter (Ilustrasi)
Sumenep

KMD 2025 di Al-Amien Prenduan Resmi Dibuka, Siap Cetak Pembina Pramuka Berkarakter

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?