By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Minggu, Sep 20, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Nasional
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep Memakan Korban
Subscribe
Madura Channel
Minggu, Sep 20, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Sumenep

Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep Memakan Korban

By
fathorrosy
2 Min Read
22 Juni 2025
Share
2 Min Read
Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep Memakan Korban (Ilustrasi)
Detik-Detik Penonton Berhamburan sebelum Tragedi
SHARE

machan – Tragedi menyelimuti gelaran Lomba Karapan Sapi “Pakar Sakera” Piala Bupati Sumenep 2025 di Lapangan Giling, Jalan Agus Salim, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Sumenep, Madura, pada Minggu, (22/6/25) Pagar pembatas sisi timur lapangan roboh sekitar pukul 17.20 WIB, menewaskan satu penonton dan melukai tiga lainnya.

Insiden terjadi saat pertandingan final karapan sapi, yang menarik antusiasme besar dari masyarakat. Pagar tembok setinggi 4 meter dan panjang 25 meter, yang sudah tua dan miring, tidak mampu menahan beban penonton yang memanjat di atasnya meski panitia telah mengimbau agar tidak melakukannya. Akibatnya, pagar ambruk dan menimpa empat penonton di bawahnya.

Korban meninggal dunia adalah Sueb (60 tahun), warga Desa Aeng Merah, Kecamatan Batu Putih, Sumenep, yang mengalami sesak napas dan kritis. Ia dirujuk ke RSUD Moh. Anwar, namun dinyatakan meninggal pada pukul 19.40 WIB.

Tiga korban lainnya adalah Aldi (35 tahun) dengan keluhan sakit punggung, Sudahnan (55 tahun) dengan luka robek di mata kaki kanan, dan Ahmad Baidi (40 tahun) dengan patah tulang paha kanan. Ketiganya masih dirawat intensif di RSUD Moh. Anwar setelah mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Pamolokan.

Kronologi kejadian bermula dari membludaknya penonton yang menyaksikan lomba sejak pukul 08.00 hingga 17.30 WIB. Ketika final berlangsung, banyak penonton yang nekat berdiri di atas pagar pembatas sisi timur, yang berbatasan dengan Masjid Al-Muhajirin.

Robohnya pagar memicu kepanikan, namun evakuasi cepat dilakukan oleh panitia, penonton, dan petugas pengamanan.Pihak kepolisian setempat mengamankan lokasi kejadian, membantu evakuasi korban, dan memastikan lomba berlangsung kondusif tanpa kericuhan.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menerangkan, penyelidikan awal menunjukkan bahwa pagar tembok yang sudah rapuh menjadi faktor utama, diperparah oleh beban penonton yang memanjat.

“Kami masih menyelidiki, tunggu info selanjutnya,” katanya.

Karapan sapi, tradisi balap sapi khas Madura, merupakan ajang budaya yang sarat makna. Namun, insiden ini menjadi peringatan akan pentingnya perawatan infrastruktur dan pengawasan ketat terhadap keamanan acara.

Pemerintah daerah diminta segera mengevaluasi penyelenggaraan karapan sapi untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

TAGGED:Karapan SapiMaduraPiala Bupati Sumenep 2025
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Nasional
  • Kwarcab Sumenep
  • GEN Jatim

Must Read

EduFest Situbondo Dinilai Terbaik di Indonesia, GESIT Hasilkan 6.000 Konten Pembelajaran
20 September 2026
Mahasiswa KKN UA Posko 01 dan Karang Taruna Karduluk Pasang Plang Nama Dusun untuk Perkuat Identitas Wilayah
17 September 2026
PMII Pamekasan Dorong Kebijakan Cukai Golongan III sebagai Jalan Keluar Rokok Ilegal
14 September 2026
SKK Migas-KEI Terima Penghargaan dari Kwarcab Pramuka Sumenep atas Dukungan Pengembangan Kompetensi Guru di Kepulauan Sapeken
11 September 2026
DKUPP Sumenep Lepas Mahasiswa Magang, Kepala Dinas Tekankan Integritas dan Etika Kerja
10 September 2026

Baca Lainnya

UKM PI INKADHA Gelar Kajian Filsafat, Diharap Mahasiswa Mampu Mendalami Konsep Kebebasan secara Filosofis (Ilustrasi)
Sumenep

UKM PI INKADHA Gelar Kajian Filsafat, Diharap Mahasiswa Mampu Mendalami Konsep Kebebasan secara Filosofis

1 Min Read
Klaim Transparansi Dana Desa Dipatahkan Fakta: Aktivis Ungkap Kejanggalan di Lebeng Timur (Ilustrasi)
Sumenep

Klaim Transparansi Dana Desa Dipatahkan Fakta: Aktivis Ungkap Kejanggalan di Lebeng Timur

2 Min Read
Tidak Melanggar Aturan, Pemkab Sumenenp Tegaskan Status Plt Dirut Romli Sah secara Hukum (Ilustrasi)
Berita Madura

Tidak Melanggar Aturan, Pemkab Sumenenp Tegaskan Status Plt Dirut Romli Sah secara Hukum

2 Min Read
Ibu Hamil di Sampang Diduga Tenggelam, Saat Menunggu Suaminya Mencari Kepiting (Ilustrasi)
Sampang

Ibu Hamil di Sampang Diduga Tenggelam, Saat Menunggu Suaminya Mencari Kepiting

1 Min Read
GP Ansor Tambaagung Barat Gandeng Koramil, Bersihkan Sisa Material Proyek di Jalan Utama (Ilustrasi)
Sumenep

GP Ansor Tambaagung Barat Gandeng Koramil, Bersihkan Sisa Material Proyek di Jalan Utama

2 Min Read
Soroti Kasus Kangean, DKC  Sumenep Minta Transparansi Hukum dan Usulkan Satgas Anti Kekerasan Seksual (Ilustrasi)
Berita Madura

Soroti Kasus Kangean, DKC Sumenep Minta Transparansi Hukum dan Usulkan Satgas Anti Kekerasan Seksual

2 Min Read
Selain 2024, Kejari Sumenep Juga Diminta Cek BSPS Tahun 2023 di Desa Errabu (Ilustrasi)
Sumenep

Selain 2024, Kejari Sumenep Juga Diminta Cek BSPS Tahun 2023 di Desa Errabu

2 Min Read
Instruksi Hemat Anggaran Mendagri diabaikan! Festival di Sumenep tetap berlanjut (Ilustrasi)
Sumenep

Instruksi Hemat Anggaran Mendagri diabaikan! Festival di Sumenep tetap berlanjut

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?