By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Minggu, Sep 20, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Nasional
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: EduFest Situbondo Dinilai Terbaik di Indonesia, GESIT Hasilkan 6.000 Konten Pembelajaran
Subscribe
Madura Channel
Minggu, Sep 20, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Berita Madura

EduFest Situbondo Dinilai Terbaik di Indonesia, GESIT Hasilkan 6.000 Konten Pembelajaran

By
Rifqil
4 Min Read
20 September 2026
Share
4 Min Read
EduFest Situbondo Dinilai Terbaik di Indonesia, GESIT Hasilkan 6.000 Konten Pembelajaran (Ilustrasi)
EduFest Situbondo Dinilai Terbaik di Indonesia, GESIT Hasilkan 6.000 Konten Pembelajaran (Ilustrasi)
SHARE

machan – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan apresiasi tinggi terhadap transformasi pendidikan berbasis digital di Kabupaten Situbondo. Inovasi tersebut dinilai tidak sekadar mengandalkan teknologi, tetapi mampu menghubungkan ekosistem pendidikan di sekolah, keluarga, masyarakat, dan ruang digital.

Apresiasi itu disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, saat menghadiri EduFest di GOR Situbondo, Sabtu (19/9/26). Gogot bahkan menyebut EduFest Situbondo sebagai salah satu kegiatan pendidikan terbaik yang pernah ia kunjungi di Indonesia.

“Ini salah satu yang paling terbaik di Indonesia yang saya pernah datangi. Karena ini memadukan antara empat hal, yang pertama adalah pendidikan di sekolah, yang kedua adalah pendidikan di keluarga, yang ketiga pendidikan di masyarakat, dan yang keempat adalah pendidikan di media digital,” ujar Gogot.

Menurut Gogot, kekuatan utama program pendidikan di Situbondo terletak pada keterhubungan empat ekosistem tersebut. Pendidikan tidak berhenti ketika siswa meninggalkan ruang kelas, tetapi berlanjut di rumah, lingkungan masyarakat, hingga melalui media digital.

Konsep tersebut diwujudkan melalui Gerakan Mandiri Anak Situbondo (GEMAS) dan Gerakan Aktif Ber-PID (GESIT). GEMAS diarahkan untuk memperkuat aktivitas positif anak di lingkungan keluarga, sedangkan GESIT menjadi instrumen untuk mendorong pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

“Di sekolah belajar, di rumah tadi GEMAS, di masyarakat juga melalui kegiatan-kegiatan yang lain, dan di medianya sudah disiapkan dengan media digital melalui gerakan GESIT. Jadi empat-empatnya sudah terpenuhi,” katanya.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah produksi konten pembelajaran melalui program GESIT. Kemendikdasmen mencatat, program tersebut telah menghasilkan lebih dari 6.000 konten pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar mengajar.

Gogot menegaskan, digitalisasi pendidikan tidak boleh dimaknai sebatas pembagian perangkat teknologi kepada sekolah. Menurutnya, keberadaan perangkat harus diikuti dengan ketersediaan konten yang berkualitas serta peningkatan kemampuan guru dalam menggunakannya.

“Digitalisasi pembelajaran tidak hanya perangkat, tapi juga penyediaan kontennya dan pelatihannya. Situbondo telah memecah rekor melalui program GESIT membuat konten lebih dari 6.000. Ini luar biasa,” tegasnya.

Ia pun mengapresiasi dukungan Pemkab Situbondo, termasuk jajaran Dinas Pendidikan, yang dinilai telah mendorong pemanfaatan teknologi digital agar benar-benar masuk ke dalam proses pembelajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Gogot juga menyinggung distribusi papan interaktif digital atau perangkat pembelajaran digital ke sejumlah sekolah. Namun, pemanfaatannya untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diberikan dengan pertimbangan khusus.

Menurut Gogot, perangkat digital untuk PAUD tidak diarahkan kepada anak-anak dengan usia terlalu dini. Pemanfaatannya diprioritaskan untuk peserta didik sekitar usia 5–6 tahun dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan konsentrasi anak.

“Kita tidak mendorong untuk yang terlalu kecil karena berisiko nanti mengganggu konsentrasi. Ini hanya untuk yang minimal 5–6 tahun,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa digitalisasi pendidikan harus tetap menempatkan kebutuhan dan perkembangan anak sebagai pertimbangan utama.

Tak hanya memberikan apresiasi terhadap inovasi digital, Kemendikdasmen juga membawa agenda besar bagi dunia pendidikan Situbondo. Pemerintah berencana membangun Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Situbondo sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Situbondo diharapkan dapat menyiapkan lahan sekitar 20 hektare. Gogot berharap dukungan pemerintah daerah dapat mempercepat persiapan pembangunan sekolah tersebut.

“Kami sudah sampaikan ke Pak Bupati, semoga ada lahan 20 hektare yang bisa disiapkan. Tahun depan akan kita bangun sekolah yang terbaik di Kabupaten Situbondo yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah internasional di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Apresiasi Kemendikdasmen tersebut sekaligus menempatkan Situbondo sebagai salah satu daerah yang tengah mendorong perubahan pola pendidikan melalui pendekatan yang menggabungkan teknologi, keluarga, masyarakat, dan sekolah. Dengan capaian lebih dari 6.000 konten pembelajaran, tantangan berikutnya bukan sekadar memperbanyak produk digital, tetapi memastikan seluruh konten benar-benar digunakan guru dan siswa serta memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran.

TAGGED:Berita MaduraEduFest SitubondoGESITMadurachannel.idSitubondo
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Nasional
  • Kwarcab Sumenep
  • GEN Jatim

Must Read

EduFest Situbondo Dinilai Terbaik di Indonesia, GESIT Hasilkan 6.000 Konten Pembelajaran
20 September 2026
Mahasiswa KKN UA Posko 01 dan Karang Taruna Karduluk Pasang Plang Nama Dusun untuk Perkuat Identitas Wilayah
17 September 2026
PMII Pamekasan Dorong Kebijakan Cukai Golongan III sebagai Jalan Keluar Rokok Ilegal
14 September 2026
SKK Migas-KEI Terima Penghargaan dari Kwarcab Pramuka Sumenep atas Dukungan Pengembangan Kompetensi Guru di Kepulauan Sapeken
11 September 2026
DKUPP Sumenep Lepas Mahasiswa Magang, Kepala Dinas Tekankan Integritas dan Etika Kerja
10 September 2026

Baca Lainnya

Dorong Budaya Bersih, KKN Wiraraja dan DLH Sumenep Hadirkan Tempat Sampah di Campor Timur (Ilustrasi)
Berita Madura

Dorong Budaya Bersih, KKN Wiraraja dan DLH Sumenep Hadirkan Tempat Sampah di Campor Timur

2 Min Read
Kwarda Jatim Gelar Perkemahan Wirakarya, Bakti Untuk Negeri Pemugaran 143 Unit Rumah (Ilustrasi)
Regional

Kwarda Jatim Gelar Perkemahan Wirakarya, Bakti Untuk Negeri Pemugaran 143 Unit Rumah

4 Min Read
Temui Kapolres Sumenep, Ketua NU Kangean dan Anggota DPRD Bahas Darurat Narkoba (Ilustrasi)
Sumenep

Temui Kapolres Sumenep, Ketua NU Kangean dan Anggota DPRD Bahas Darurat Narkoba

2 Min Read
Layangkan Surat Terbuka, Ketum FORMAKA Tantang Wakil Rakyat Hadir Dengarkan Langsung Suara Anak Pulau (Ilustrasi)
Sumenep

Layangkan Surat Terbuka, Ketum FORMAKA Tantang Wakil Rakyat Hadir Dengarkan Langsung Suara Anak Pulau

2 Min Read
PAC IPNU Gapura Padukan Rakerancab II dan Camping di Pantai Lombang untuk Perkuat Soliditas Organisasi (Ilustrasi)
Berita Madura

PAC IPNU Gapura Padukan Rakerancab II dan Camping di Pantai Lombang untuk Perkuat Soliditas Organisasi

3 Min Read
120 Relawan Pramuka Jatim Turun Gunung, Pulihkan Supiturang Pasca Erupsi Semeru (Ilustrasi)
Nasional

120 Relawan Pramuka Jatim Turun Gunung, Pulihkan Supiturang Pasca Erupsi Semeru

3 Min Read
Instruksi Hemat Anggaran Mendagri diabaikan! Festival di Sumenep tetap berlanjut (Ilustrasi)
Sumenep

Instruksi Hemat Anggaran Mendagri diabaikan! Festival di Sumenep tetap berlanjut

2 Min Read
Puluhan Aktivis Dear Jatim Demo di Polres Sumenep, Desak Penuntasan Enam Kasus Korupsi Besar (Ilustrasi)
Sumenep

Puluhan Aktivis Dear Jatim Demo di Polres Sumenep, Desak Penuntasan Enam Kasus Korupsi Besar

3 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?