machan – Proses seleksi calon Direktur Utama PT Sumekar memasuki tahap krusial. Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) akan digelar pada 12-13 Mei mendatang di hadapan panitia seleksi dari Universitas Merdeka Malang.
Empat kandidat yang lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti UKK adalah Badrul Akhmadi, Hamsuri, Khairil Idaqa’, dan Sugeng Haryadi. Mereka akan bersaing untuk memimpin PT Sumekar, perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep yang bergerak di bidang pelayaran antar pulau.
Tahapan ini menjadi penentu bagi calon pemimpin PT Sumekar di tengah tantangan besar yang selama ini menjadi perhatian publik.
Plt. Direktur Utama PT Sumekar, Mohammad Romli, berharap agar siapa pun yang terpilih menjadi direksi definitif mampu membawa perusahaan lebih maju dan profesional.
“Saya berharap siapa pun yang nantinya dipercaya menjadi direksi definitif dapat membawa PT Sumekar menuju kemajuan yang lebih baik, membangkitkan potensi perusahaan, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang masih ada,” ujar Mohammad Romli.
Ia menyebutkan, dalam beberapa waktu terakhir kondisi perusahaan mulai menunjukkan perkembangan positif. Operasional kapal sebagai urat nadi pelayanan masyarakat kepulauan dinilai berjalan lebih lancar dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah, saat ini operasional kapal telah berjalan lancar, kondisi internal perusahaan juga kondusif. Semoga fondasi baik yang telah terbangun ini dapat terus dijaga, diperkuat, dan membawa PT Sumekar menuju masa depan yang semakin membaik, profesional, dan konsisten melayani masyarakat Sumenep,” tambahnya pada Selasa (13/5/26)
PT Sumekar selama ini menjadi sorotan publik karena dinilai masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari manajemen perusahaan hingga tantangan dalam meningkatkan pelayanan transportasi laut bagi masyarakat kepulauan.
Publik berharap proses UKK yang digelar panitia seleksi dari Universitas Merdeka Malang benar-benar menghasilkan figur berkapasitas kepemimpinan, pengalaman manajerial, serta visi besar untuk membangkitkan PT Sumekar dari berbagai persoalan yang membayangi perusahaan daerah tersebut.
