By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Senin, Mei 11, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern
Subscribe
Madura Channel
Senin, Mei 11, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Pamekasan

Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern

By
rachmad
3 Min Read
11 Mei 2026
Share
3 Min Read
Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern (Ilustrasi)
Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern (Ilustrasi)
SHARE

Oleh: Ach. Hambali || Pengurus GEN Pamekasan || Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan

Opini – Dalam era pasca-kolonial, bentuk penjajahan tak lagi datang dengan kapal perang atau tentara berpakaian seragam. Ia menyamar sebagai pesta mewah, investasi asing, dan janji kemakmuran yang manis. Inilah esensi yang ditangkap brilian oleh film dokumenter Pesta Babi, karya D. Laksono, Cypri Paju Dale, dan tim Ekspedisi Indonesia Baru. Melalui lensa investigasi yang tajam, film ini mengupas praktik ritual penyembelihan babi massal di pulau-pulau terpencil Papua, bukan sekadar sebagai tradisi adat, melainkan metafora halus dari eksploitasi modern yang menjajah rakyat kecil atas nama “perkembangan”.
Bayangkan sebuah pesta di mana ratusan babi disembelih untuk menyambut tamu penting bukan untuk kesejahteraan masyarakat, tapi untuk memuluskan proyek tambang raksasa milik korporasi asing. Pesta Babi merekam realitas ini dengan gamblang, ritual adat yang seolah memberi legitimasi budaya pada penggusuran lahan adat, pencemaran lingkungan, dan hilangnya hak hidup masyarakat Papua. Ini adalah penjajahan gaya baru “kolonialisme ekonomi” yang dibungkus narasi investasi berkelanjutan dan pemberdayaan lokal. Seperti pesta babi itu sendiri, yang boros dan destruktif, proyek-proyek ekstraktif ini menghabiskan sumber daya alam demi keuntungan segelintir elite, meninggalkan masyarakat lokal dengan tulang-belulang kemiskinan dan degradasi ekologis.
Apa yang membuat film ini menggigit adalah pendekatan naratifnya yang tak biasa. Bukan sekadar jurnalisme investigatif, Pesta Babi memadukan footage mentah ekspedisi lapangan dengan wawancara korban dan pelaku, menciptakan rasa urgensi yang memaksa penonton bertanya: “Siapa sebenarnya tuan pesta di sini?”. Metafora “pesta babi” sempurna menggambarkan absurditasnya, tradisi suci yang dipelintir menjadi alat hegemoni, mirip bagaimana neoliberalisme global kini menjajah negara berkembang melalui utang, konsesi tambang, dan greenwashing. Di Indonesia, ini bukan cerita asing, ingat kasus Freeport atau proyek infrastruktur yang mengorbankan hutan adat.
Namun, kekuatan terbesar Pesta Babi adalah panggilannya untuk aksi. Film ini bukan hanya mengkritik, tapi juga memberdayakan suara rakyat Papua yang selama ini dibungkam. Di zaman modern di mana algoritma media sosial mendominasi narasi, karya seperti ini mengingatkan kita bahwa penjajahan baru bisa dilawan dengan kesadaran kolektif dan solidaritas lintas budaya. Pesta Babi bukan akhir pesta, tapi undangan untuk membongkar meja perjamuan yang tak adil ini. Sudah saatnya kita tolak “pesta” semacam itu demi Indonesia yang berdaulat, bukan budak investasi asing.

Share This Article
Facebook Threads Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   1   =  

  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini

Must Read

Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern
11 Mei 2026
SMK Al-Karimiyyah Juara 1 Lomba Olahan Tempo Doeloe di Bazar Produk MKKS SMK Swasta se- Kabupaten Sumenep
9 Mei 2026
INKADHA Luncurkan Maskot Baru Lala, Abay, dan Lana untuk Sambut Mahasiswa Baru 2026
9 Mei 2026
DEMA INKADHA Siapkan Kajian Ke-HMP-an, Kabinet Satria Wirayudha Dorong Organisasi Mahasiswa Lebih Hidup
8 Mei 2026
PMII Tuding Pemkab Sumenep Lebih Pihak ke Pengusaha, Perda Tembakau Dinilai Rugikan Petani
9 Mei 2026

Baca Lainnya

SonGENnep FC Gelar Turnamen Futsal, Dorong Pembinaan Atlet Sumenep-Pamekasan (Ilustrasi)
Berita Madura

SonGENnep FC Gelar Turnamen Futsal, Dorong Pembinaan Atlet Sumenep-Pamekasan

1 Min Read
Pramuka Penegak Pamekasan Adu Gagasan di Giat Prestasi 2025 (Ilustrasi)
Pamekasan

Pramuka Penegak Pamekasan Adu Gagasan di Giat Prestasi 2025

2 Min Read
Mahasiswa KKN UPI Posko 7 Kunjungi Rumah Produksi Minuman Tradisional “Sinom Neng Sri” di desa Ponteh, Pamekasan
Pamekasan

Dukung UMKM Naik Kelas, KKN UPI Posko 7 Kunjungi Rumah Produksi Minuman Tradisional “Sinom Neng Sri”

2 Min Read
MI Fathul Ulum Pamekasan Belum Terima MBG Meski Sudah MoU, Persoalan Medan Jadi Alasan (Ilustrasi)
Pamekasan

MI Fathul Ulum Pamekasan Belum Terima MBG Meski Sudah MoU, Persoalan Medan Jadi Alasan

1 Min Read
Agustus Festival: Sinergi Mahasiswa KKN UPI dan Masyarakat desa Pagendingan (Ilustrasi)
Pamekasan

Agustus Festival: Sinergi Mahasiswa KKN UPI dan Masyarakat desa Pagendingan

2 Min Read
PAC Tlanakan Gebrak MUDIK II, Kobarkan Semangat Kader Jadi Barisan Militan (Ilustrasi)
Berita Madura

PAC Tlanakan Gebrak MUDIK II, Kobarkan Semangat Kader Jadi Barisan Militan

2 Min Read
KKN STKIP Posko 09 Ditempatkan di desa Pegendingan, Koordes: Pendidikan Terbuka dengan Masyarakat (Ilustrasi)
Pamekasan

KKN STKIP Posko 09 Ditempatkan di desa Pegendingan, Koordes: Pendidikan Terbuka dengan Masyarakat

2 Min Read
Bangkitkan Semangat Kaum Muda, DKC Pamekasan Inisiasi Gerakan Pramuka Harapan Baru (Ilustrasi)
Berita Madura

Bangkitkan Semangat Kaum Muda, DKC Pamekasan Inisiasi Gerakan Pramuka Harapan Baru

3 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?