machan – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) terus menggencarkan upaya membangun gerakan mahasiswa yang progresif. Melalui kegiatan Forum Penggerak, Kabinet Satria Wirayudha menggelar pertemuan kabinet pada Jumat (8/5/2026) di Sekretariat Organisasi Mahasiswa (Ormawa) untuk membahas sejumlah agenda strategis, salah satunya adalah Kajian Ke-Himpunan Mahasiswa Program Studi (Ke-HMP-an) yang merupakan program kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) DEMA INKADHA.
Dalam pertemuan yang berlangsung dinamis tersebut, Kajian Ke-HMP-an direncanakan akan melibatkan seluruh pengurus HMP dari tiga fakultas di lingkungan INKADHA.
Program ini bertujuan memperkuat arah gerak organisasi mahasiswa agar lebih hidup dan tidak sekadar menjalankan rutinitas struktural. HMP didorong untuk menjadi pusat pergerakan akademik, pengembangan kualitas mahasiswa, serta ruang konsolidasi ide dan pembentukan karakter kepemimpinan yang visioner.
Presiden Mahasiswa INKADHA, Maulana Wildan, menegaskan bahwa organisasi mahasiswa seharusnya menjadi wadah lahirnya gagasan dan kepemimpinan nyata.
“Mahasiswa hebat tidak lahir dari zona nyaman. HMP harus menjadi ruang tempur gagasan, tempat lahirnya pemimpin, bukan tempat numpang nama di kepengurusan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Presiden Mahasiswa INKADHA, Moh Nurul Fauzi. Ia mengingatkan agar HMP tidak hanya sibuk dengan urusan formalitas.
“Jangan biarkan HMP hanya sibuk menjalankan formalitas. Organisasi harus mampu menciptakan gerakan, membangun kualitas anggota, dan menjadi rumah perjuangan mahasiswa,” tuturnya.
Melalui Forum Penggerak ini, Kabinet Satria Wirayudha menegaskan komitmennya untuk terus menyalakan semangat gerakan mahasiswa yang solid, progresif, dan penuh kontribusi, guna membawa organisasi mahasiswa INKADHA menjadi lebih hidup, lebih kuat, dan lebih berdampak.
