By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Senin, Agu 24, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Tolak Politik Seremonial Pendidikan, Prioritaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan
Subscribe
Madura Channel
Senin, Agu 24, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Pamekasan

Tolak Politik Seremonial Pendidikan, Prioritaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan

By
rachmad
3 Min Read
21 Mei 2026
Share
3 Min Read
Tolak Politik Seremonial Pendidikan, Prioritaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan (Ilustrasi)
Tolak Politik Seremonial Pendidikan, Prioritaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan (Ilustrasi)
SHARE

machan – Kedatangan Menteri Pendidikan ke Kabupaten Pamekasan seharusnya menjadi momentum evaluasi total terhadap wajah pendidikan daerah, bukan justru dipoles menjadi panggung seremonial dan pencitraan politik pemerintah daerah.

Realitas pendidikan di Pamekasan hari ini masih jauh dari kata ideal. Infrastruktur sekolah rusak masih ditemukan di berbagai wilayah, fasilitas belajar belum merata, kualitas pendidikan mengalami ketimpangan, dan persoalan tata kelola anggaran pendidikan terus menjadi sorotan publik. Ironisnya, di tengah persoalan yang begitu nyata, pemerintah justru lebih sibuk mempersiapkan penyambutan seremonial ketimbang menyelesaikan akar masalah pendidikan itu sendiri.

PMII Pamekasan menilai bahwa pemerintah daerah gagal menunjukkan keseriusan dalam membangun sistem pendidikan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil, siswa di pelosok, dan sekolah-sekolah yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

Ketua Cabang PMII Pamekasan, Fahril Anwar, menegaskan bahwa kunjungan Menteri Pendidikan tidak boleh dijadikan alat legitimasi politik maupun media pencitraan kekuasaan.

“Kami menolak apabila kedatangan Menteri Pendidikan hanya dijadikan panggung pencitraan. Pendidikan di Pamekasan masih menyimpan terlalu banyak persoalan mendasar yang belum diselesaikan secara serius oleh pemerintah daerah,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh menampilkan wajah pendidikan yang semu di hadapan pejabat pusat, sementara kondisi riil di lapangan justru memperlihatkan banyak sekolah dengan fasilitas minim, ruang belajar tidak layak, hingga ketimpangan akses pendidikan yang masih tajam.

“Jangan sibuk merapikan panggung penyambutan Menteri, tetapi menutup mata terhadap sekolah rusak dan kesulitan siswa di bawah. Pendidikan bukan alat kosmetik politik birokrasi,” lanjutnya.

PMII Pamekasan juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Sebab, anggaran pendidikan seharusnya menjadi instrumen keberpihakan terhadap rakyat, bukan sekadar formalitas administrasi tanpa dampak nyata terhadap kualitas pendidikan masyarakat.

Karena itu, PMII Pamekasan mendesak Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan Dinas Pendidikan untuk segera:

  1. Menuntaskan persoalan sekolah rusak dan fasilitas pendidikan yang tidak layak;
  2. Membuka transparansi tata kelola anggaran pendidikan secara jujur dan akuntabel;
  3. Memastikan pemerataan kualitas pendidikan hingga wilayah terpencil;
  4. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan kinerja sektor pendidikan;
  5. Menghentikan praktik seremonial yang tidak menyentuh kebutuhan riil masyarakat pendidikan.

Kedatangan Menteri Pendidikan tidak akan memiliki makna apa pun apabila pemerintah daerah masih gagal menghadirkan keadilan pendidikan bagi masyarakatnya sendiri.

Pendidikan bukan ruang pencitraan politik. Pendidikan adalah hak rakyat yang wajib dipenuhi dengan kerja nyata, keberpihakan, dan tanggung jawab moral pemerintah kepada generasi masa depan.

TAGGED:Bupati PamekasanDinas Pendidikan PamekasanGubernur JatimMentri PendidikanPamekasan
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 5   +   10   =  

  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Nasional
  • GEN Sumenep

Must Read

SonGENnep FC Resmi Berlaga di Liga Nusantara Jatim 2026, Ukir Tonggak Sejarah Futsal Sumenep
23 Agustus 2026
Alpha Arena Bali Final 2026: Puluhan Trader Terbaik Indonesia Berebut Hadiah US$ 100.000 di Coinfest Asia
22 Agustus 2026
Muhammad Romli Raih Penghargaan Young Baden-Powell Fellow 2026 dari World Scout Foundation
21 Agustus 2026
Lomba Baca Puisi Warnai HUT ke-81 RI, PAC IPNU-IPPNU Saronggi Ajak Pemuda Berdaya dan Berkhidmat Nyata
20 Agustus 2026
Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa
19 Agustus 2026

Baca Lainnya

Resmi! Imam dan Nurmalina Anastasya Pimpin DPK FKMSB dan Himmah Unira Periode 2025 (Ilustrasi)
Pamekasan

Resmi! Imam dan Nurmalina Anastasya Pimpin DPK FKMSB dan Himmah Unira Periode 2025

2 Min Read
Selaraskan Visi, PKPT IPNU-IPPNU Universitas PGRI Sumenep Gelar Konsolidasi "Sync Up, Solid Up" (Ilustrasi)
Semua

Selaraskan Visi, PKPT IPNU-IPPNU Universitas PGRI Sumenep Gelar Konsolidasi “Sync Up, Solid Up”

2 Min Read
Aliansi UKM PI Sumenep Resmi Punya Pengurus Harian Baru (Ilustrasi)
Semua

Aliansi UKM PI Sumenep Resmi Punya Pengurus Harian Baru

2 Min Read
Pramuka Penegak Pamekasan Adu Gagasan di Giat Prestasi 2025 (Ilustrasi)
Pamekasan

Pramuka Penegak Pamekasan Adu Gagasan di Giat Prestasi 2025

2 Min Read
Korban Tewas Pengeroyokan di Depan Masjid Agung Pamekasan Jadi Dua Orang, Empat Pelaku Diamankan (Ilustrasi)
Pamekasan

Korban Tewas Pengeroyokan di Depan Masjid Agung Pamekasan Jadi Dua Orang, Empat Pelaku Diamankan

1 Min Read
Hardiknas: Cerdas Tanpa Karakter, Ancaman Nyata Bangsa (Ilustrasi)
Opini

Hardiknas: Cerdas Tanpa Karakter, Ancaman Nyata Bangsa

3 Min Read
PWI Pamekasan Bedah Krisis Jabatan Definitif OPD, Dorong Reformasi Tata Kelola Birokrasi (Ilustrasi)
Pamekasan

PWI Pamekasan Bedah Krisis Jabatan Definitif OPD, Dorong Reformasi Tata Kelola Birokrasi

3 Min Read
PAC Tlanakan Gebrak MUDIK II, Kobarkan Semangat Kader Jadi Barisan Militan (Ilustrasi)
Berita Madura

PAC Tlanakan Gebrak MUDIK II, Kobarkan Semangat Kader Jadi Barisan Militan

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?