By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kamis, Jun 18, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Tolak Politik Seremonial Pendidikan, Prioritaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan
Subscribe
Madura Channel
Kamis, Jun 18, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Pamekasan

Tolak Politik Seremonial Pendidikan, Prioritaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan

By
rachmad
3 Min Read
21 Mei 2026
Share
3 Min Read
Tolak Politik Seremonial Pendidikan, Prioritaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan (Ilustrasi)
Tolak Politik Seremonial Pendidikan, Prioritaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan (Ilustrasi)
SHARE

machan – Kedatangan Menteri Pendidikan ke Kabupaten Pamekasan seharusnya menjadi momentum evaluasi total terhadap wajah pendidikan daerah, bukan justru dipoles menjadi panggung seremonial dan pencitraan politik pemerintah daerah.

Realitas pendidikan di Pamekasan hari ini masih jauh dari kata ideal. Infrastruktur sekolah rusak masih ditemukan di berbagai wilayah, fasilitas belajar belum merata, kualitas pendidikan mengalami ketimpangan, dan persoalan tata kelola anggaran pendidikan terus menjadi sorotan publik. Ironisnya, di tengah persoalan yang begitu nyata, pemerintah justru lebih sibuk mempersiapkan penyambutan seremonial ketimbang menyelesaikan akar masalah pendidikan itu sendiri.

PMII Pamekasan menilai bahwa pemerintah daerah gagal menunjukkan keseriusan dalam membangun sistem pendidikan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil, siswa di pelosok, dan sekolah-sekolah yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

Ketua Cabang PMII Pamekasan, Fahril Anwar, menegaskan bahwa kunjungan Menteri Pendidikan tidak boleh dijadikan alat legitimasi politik maupun media pencitraan kekuasaan.

“Kami menolak apabila kedatangan Menteri Pendidikan hanya dijadikan panggung pencitraan. Pendidikan di Pamekasan masih menyimpan terlalu banyak persoalan mendasar yang belum diselesaikan secara serius oleh pemerintah daerah,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh menampilkan wajah pendidikan yang semu di hadapan pejabat pusat, sementara kondisi riil di lapangan justru memperlihatkan banyak sekolah dengan fasilitas minim, ruang belajar tidak layak, hingga ketimpangan akses pendidikan yang masih tajam.

“Jangan sibuk merapikan panggung penyambutan Menteri, tetapi menutup mata terhadap sekolah rusak dan kesulitan siswa di bawah. Pendidikan bukan alat kosmetik politik birokrasi,” lanjutnya.

PMII Pamekasan juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Sebab, anggaran pendidikan seharusnya menjadi instrumen keberpihakan terhadap rakyat, bukan sekadar formalitas administrasi tanpa dampak nyata terhadap kualitas pendidikan masyarakat.

Karena itu, PMII Pamekasan mendesak Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan Dinas Pendidikan untuk segera:

  1. Menuntaskan persoalan sekolah rusak dan fasilitas pendidikan yang tidak layak;
  2. Membuka transparansi tata kelola anggaran pendidikan secara jujur dan akuntabel;
  3. Memastikan pemerataan kualitas pendidikan hingga wilayah terpencil;
  4. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan kinerja sektor pendidikan;
  5. Menghentikan praktik seremonial yang tidak menyentuh kebutuhan riil masyarakat pendidikan.

Kedatangan Menteri Pendidikan tidak akan memiliki makna apa pun apabila pemerintah daerah masih gagal menghadirkan keadilan pendidikan bagi masyarakatnya sendiri.

Pendidikan bukan ruang pencitraan politik. Pendidikan adalah hak rakyat yang wajib dipenuhi dengan kerja nyata, keberpihakan, dan tanggung jawab moral pemerintah kepada generasi masa depan.

TAGGED:Bupati PamekasanDinas Pendidikan PamekasanGubernur JatimMentri PendidikanPamekasan
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 6   +   7   =  

  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • GEN Jatim
  • Inspirasi

Must Read

IPNU IPPNU Sumenep Jalin Sinergi dengan Pemkab, Siap Bangun Ekosistem Pelajar Unggul
17 Juni 2026
Nelayan Sumenep Ditemukan Tewas usai Dilaporkan Hilang saat Melaut
17 Juni 2026
Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Manfaatkan Tahun Baru Islam untuk Perbaiki Diri
16 Juni 2026
Malam Panggung Budaya di Taman Adipura, Tradisi Bertamu dan Ziarah Digaungkan Kembali
15 Juni 2026
PAC IPNU IPPNU Gapura akan Gelar Temu Alumni Akbar dan Sarasehan Pelajar, Fokus Perkuat Organisasi
12 Juni 2026

Baca Lainnya

Sukses Gelar Rakorcab, PC IPNU IPPNU Pamekasan Tegaskan Urgensi Kaderisasi (Ilustrasi)
Pamekasan

Sukses Gelar Rakorcab, PC IPNU IPPNU Pamekasan Tegaskan Urgensi Kaderisasi

1 Min Read
Pamekasan Siap Distribusikan 14.000 Porsi Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar (Ilustrasi)
Pamekasan

Pamekasan Siap Distribusikan 14.000 Porsi Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar

2 Min Read
FPK Dorong Kapolres Baru SumenepTuntaskan Tambang Ilegal, Narkoba, dan Miras  (Ilustrasi)
Semua

FPK Dorong Kapolres Baru SumenepTuntaskan Tambang Ilegal, Narkoba, dan Miras 

1 Min Read
Sukses, Agustus Festival 2025 di Desa Pagendingan Berjalan Tertib dan Penuh Harmoni (Ilustrasi)
Pamekasan

Sukses, Agustus Festival 2025 di Desa Pagendingan Berjalan Tertib dan Penuh Harmoni

2 Min Read
Korban Tewas Pengeroyokan di Depan Masjid Agung Pamekasan Jadi Dua Orang, Empat Pelaku Diamankan (Ilustrasi)
Pamekasan

Korban Tewas Pengeroyokan di Depan Masjid Agung Pamekasan Jadi Dua Orang, Empat Pelaku Diamankan

1 Min Read
KMP DBS III Kembali Berlayar, Layani Rute Kalianget–Kangean Secara Bertahap (Ilustrasi)
Semua

KMP DBS III Kembali Berlayar, Layani Rute Kalianget–Kangean Secara Bertahap

2 Min Read
Agustus Festival: Sinergi Mahasiswa KKN UPI dan Masyarakat desa Pagendingan (Ilustrasi)
Pamekasan

Agustus Festival: Sinergi Mahasiswa KKN UPI dan Masyarakat desa Pagendingan

2 Min Read
Operasi Patuh Semeru 2026 Resmi Digelar 8-21 Juni, Polri Prioritaskan 7 Jenis Pelanggaran (Ilustrasi)
Bangkalan

Operasi Patuh Semeru 2026 Resmi Digelar 8-21 Juni, Polri Prioritaskan 7 Jenis Pelanggaran

3 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?