PAMEKASAN — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Pamekasan mengapresiasi langkah Polres Pamekasan yang mengajak organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menghadiri pemutaran film Tanah Runtuh di Kota Cinema Mall (KCM), Rabu malam, 8 Juli 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu diikuti sejumlah organisasi kemahasiswaan sebagai ruang silaturahmi dan komunikasi antara kepolisian dengan kalangan mahasiswa.
Film garapan Rudi Soedjarwo tersebut mengangkat tema toleransi, persatuan, dan dedikasi di tengah konflik. Seusai pemutaran, para peserta berdiskusi mengenai pesan yang disampaikan dalam film.
Ketua Umum Pimpinan Cabang IMM Pamekasan, Moh. Ali Nizar, menilai kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan media refleksi tentang pentingnya menjaga perdamaian dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami menyambut baik agenda nonton bareng ini. Film Tanah Runtuh bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang pentingnya menjaga perdamaian, toleransi, dan nilai-nilai kemanusiaan di atas segalanya,” kata Nizar di KCM Pamekasan, Rabu, 8 Juli 2026.
Menurut Nizar, kehadiran organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menunjukkan adanya komitmen bersama antara mahasiswa dan kepolisian dalam menjaga persatuan.
“Kehadiran teman-teman Cipayung Plus Pamekasan menunjukkan bahwa mahasiswa dan Polri memiliki frekuensi yang sama dalam menjaga keutuhan bangsa. Ruang interaksi yang humanis seperti ini perlu terus dirawat agar komunikasi antara aparat dan mahasiswa tetap terjalin dengan baik demi menciptakan kondusivitas di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.
IMM Pamekasan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai ruang dialog yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Organisasi itu menilai kolaborasi antara kepolisian dan mahasiswa penting untuk memperkuat komunikasi serta mendorong terciptanya situasi yang kondusif di Kabupaten Pamekasan.
Pemutaran film tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Polres Pamekasan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dengan melibatkan unsur mahasiswa di Kabupaten Pamekasan.
