By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Rabu, Jul 1, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Jatim
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah Deklarasi Tolak Pernikahan Dini di Puncak Peringatan Harganas
Subscribe
Madura Channel
Rabu, Jul 1, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Berita Madura

Mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah Deklarasi Tolak Pernikahan Dini di Puncak Peringatan Harganas

By
akbarrifqil
4 Min Read
30 Juni 2026
Share
4 Min Read
Mahasantri Ma'had Aly Al-Karimiyyah Deklarasi Tolak Pernikahan Dini di Puncak Peringatan Harganas (Ilustrasi)
Mahasantri Ma'had Aly Al-Karimiyyah Deklarasi Tolak Pernikahan Dini di Puncak Peringatan Harganas (Ilustrasi)
SHARE

machan – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang digagas BKKBN pada 29 Juni menjadi momentum strategis bagi Pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Ma’had Aly Al-Karimiyyah. Tak sekadar menggelar seremonial pelantikan periode 2026-2027, ormawa yang beranggotakan mahasantri ini langsung menginisiasi gerakan konkret dengan mengadakan dialog interaktif bertajuk “Manifestasi Sinergi Ormawa Ma’had Aly Al-Karimiyyah: Mengonstruksi Nalar Preventif Pernikahan Dini” di Gedung MA Al-Karimiyyah, Senin (29/6/26).

Dialog yang menghadirkan narasumber utama K. Moh. Faizi, sastrawan muda Madura sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah daerah Sawajarin, berlangsung dengan pembahasan yang mendalam. K. Faizi yang kini tengah meneliti problematika kehidupan berkeluarga dan aktif menyampaikan dinamika tersebut melalui podcast di akun TikTok IAA Kota Sumenep, menekankan bahwa pernikahan bukanlah sekadar pemenuhan status formalitas hukum maupun agama semata.

Menurut K. Faizi, institusi rumah tangga menuntut kesiapan yang holistik dan multidimensi dari kedua calon mempelai. Ia mengingatkan bahwa pernikahan dini yang dipaksakan tanpa kesiapan finansial, psikologis, emosional, hingga reproduksi berpotensi memicu konflik domestik yang berujung pada tingginya angka perceraian.

“Ego yang belum matang sangat rentan memicu pertengkaran hebat dalam rumah tangga. Ini bukan sekadar prediksi, melainkan realitas yang sudah terbukti di lapangan,” tegasnya.

K. Faizi juga menantang generasi muda untuk memutus rantai pernikahan dini melalui peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, nalar kritis yang terasah di bangku kuliah akan membekali pemuda untuk mengambil keputusan visioner bagi masa depan mereka, sekaligus menjadi benteng dari tekanan sosial yang mendorong pernikahan usia muda.

Dukungan terhadap gerakan ini juga datang dari Aliansi BEM Sumenep (BEMSU). Koordinator BEMSU, M. Salman Farid, menyoroti pentingnya peran tokoh agama di tengah masyarakat Madura yang sangat kental dengan budaya paternalistik terhadap ulama dan kiai.

“Di Madura, suara ulama adalah titah yang paling didengar dan ditaati. Karena itu, tokoh agama memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam mengedukasi umat. Menjelaskan secara kultural dan teologis bahwa mencegah pernikahan dini adalah bagian dari menjaga kemaslahatan keturunan (hifdzun nasl) merupakan langkah yang sangat efektif. Kolaborasi antara mahasiswa dan tokoh agama menjadi keniscayaan,” ujar Salman.

Sementara itu, Presiden Mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah, Ahmad Romdan, menyoroti peran sentral institusi keluarga sebagai benteng pertahanan paling awal. Menurutnya, sebaik apa pun regulasi hukum dan kampanye sosial yang digulirkan, keputusan akhir tetap berada di tangan orang tua.

“Orang tua harus menghentikan pola pikir yang menganggap pernikahan anak di bawah umur sebagai jalan pintas melepas tanggung jawab atau beban ekonomi. Sebaliknya, merekalah yang harus menjadi fasilitator utama dalam mengamankan hak anak untuk menuntaskan pendidikan setinggi-tingginya,” ungkap Romdan.

Puncak dari rangkaian acara ini adalah pembacaan Pernyataan Sikap Menolak Pernikahan Dini Tanpa Kesiapan yang Mapan. Deklarasi kolektif yang diikuti oleh seluruh peserta dialog, termasuk jajaran fungsionaris BEM lintas kampus se-Kabupaten Sumenep dan mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah, dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Mahasantri, Moh. Hayat, didampingi barisan ketua BEM di atas podium.

Hayat menegaskan bahwa gerakan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai agen perubahan. Ia menyoroti realitas tingginya angka perceraian di lapangan yang sudah sangat mengkhawatirkan.

“Membiarkan pernikahan dini tanpa kesiapan terjadi sama saja dengan memaksakan diri membangun istana di atas pasir. Fondasinya rapuh dan tinggal menunggu waktu untuk runtuh. Alih-alih menyelamatkan masa depan, kita justru menanam bom waktu bagi generasi muda yang ekses buruknya akan menghancurkan keberlanjutan pendidikan di Sumenep,” tegasnya diiringi tepuk tangan meriah peserta.

Melalui deklarasi yang bertepatan dengan momen Harganas ini, Ormawa Ma’had Aly Al-Karimiyyah mengirimkan pesan kuat kepada publik: mahasantri tidak hanya kompeten dalam mengkaji teks-teks klasik di pesantren, tetapi juga siap menjadi motor intelektual dalam mengawal ketahanan keluarga dan menyelamatkan masa depan generasi muda di Madura.

TAGGED:BEM SumenepBerita MaduraMadurachannel.idMahasantri Al karimiyahSumenep
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 6   +   1   =  

  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Jatim
  • Kwarcab Sumenep
  • GEN Sumenep

Must Read

Satreskrim Polres Pamekasan Ungkap 7 Kasus Pencurian dalam Sepekan, 8 Pelaku Ditangkap
30 Juni 2026
Mahasantri Ma’had Aly Al-Karimiyyah Deklarasi Tolak Pernikahan Dini di Puncak Peringatan Harganas
30 Juni 2026
Presiden Mahasiswa UNIBA Soroti Kelangkaan Pertalite di Sumenep di Tengah Kunjungan Kepala Negara ke Madura
24 Juni 2026
Presiden Prabowo Resmi Tutup Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Bangkalan
23 Juni 2026
Madura United Kunci Pertahanan, Jorge Mendonca Jadi Benteng Asing Perdana yang Dipertahankan
23 Juni 2026

Baca Lainnya

Karnaval Desa Pinggir Papas, H. Ubaid: Momentum Mengenang Jasa Pahlawan dan Menumbuhkan Nasionalisme (Ilustrasi)
Sumenep

Karnaval Desa Pinggir Papas, H. Ubaid: Momentum Mengenang Jasa Pahlawan dan Menumbuhkan Nasionalisme

2 Min Read
Mahasiswa Baru STITA Tutup PBAK 2025 dengan Bagi-Bagi Sembako (Ilustrasi)
Sumenep

Mahasiswa Baru STITA Tutup PBAK 2025 dengan Bagi-Bagi Sembako

2 Min Read
Sikapi Kondisi Bangsa, Pelajar UPI Sumenep Gelar Doa Bersama dan Refleksi (Ilustrasi)
Sumenep

Sikapi Kondisi Bangsa, Pelajar UPI Sumenep Gelar Doa Bersama dan Refleksi

2 Min Read
KKN Tematik Lingkungan UA Posko 57 Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik di Desa Kartagena Tengah (Ilustrasi)
Pamekasan

KKN Tematik Lingkungan UA Posko 57 Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik di Desa Kartagena Tengah

1 Min Read
BP 13.29 Kwarcab Sumenep Ikuti Temu ABDIMAS Kwarda Jatim, Perkuat Sinergi Pengabdian Masyarakat (Ilustrasi)
Sumenep

BP 13.29 Kwarcab Sumenep Ikuti Temu ABDIMAS Kwarda Jatim, Perkuat Sinergi Pengabdian Masyarakat

2 Min Read
GMNI Sumenep Menolak Pak Harto sebagai Pahlawan, Ketua DPC: Bentuk Pengkhianatan! (Ilustrasi)
Sumenep

GMNI Sumenep Menolak Pak Harto sebagai Pahlawan, Ketua DPC: Bentuk Pengkhianatan!

2 Min Read
Berikan Edukasi Sejak Dini, KKN UNIJA Sogian Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di MA Dliyatut Tholibin (Ilustrasi)
Berita Madura

Berikan Edukasi Sejak Dini, KKN UNIJA Sogian Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di MA Dliyatut Tholibin

1 Min Read
Pemdes Gapura Timur Cuci Tangan: Akses Menuju Madrasah Al-Huda dibiarkan Rusak (Ilustrasi)
Sumenep

Pemdes Gapura Timur Cuci Tangan: Akses Menuju Madrasah Al-Huda dibiarkan Rusak

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?