By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Jumat, Agu 14, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Niat Baik Berujung Petaka: Kisah Pilu Kuli Bangunan yang Dipolisikan di Gapura
Subscribe
Madura Channel
Jumat, Agu 14, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Sumenep

Niat Baik Berujung Petaka: Kisah Pilu Kuli Bangunan yang Dipolisikan di Gapura

By
fathorrosy
3 Min Read
17 Juli 2025
Share
3 Min Read
Niat Baik Berujung Petaka: Kisah Pilu Kuli Bangunan yang Dipolisikan di Gapura (Ilustrasi)
Gambar hanya Ilustrasi
SHARE

machan – Kisah pilu menyelimuti enam orang kuli bangunan di desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura, Sumenep. Niat mulia mereka untuk mewujudkan impian sebuah gudang baru milik Ibu berinisial (Z), seorang perempuan warga desa Panagan, kini justru berujung pada jeratan hukum yang tak pernah mereka bayangkan.

H. Nidam, koordinator para pekerja, bersama lima rekannya harus berhadapan dengan proses pemeriksaan polisi di Polsek Gapura atas tuduhan pengeroyokan, setelah mengambil kembali beberapa material bangunan yang seharusnya menjadi hak mereka.

Cerita ini bermula ketika H. Nidam dan timnya dipercaya membangun gudang baru milik Ibu Z. Dengan modal kepercayaan dan semangat kerja, H. Nidam bahkan rela mengeluarkan modal pribadi sebesar Rp3,5 juta untuk membeli kebutuhan pokok bangunan seperti semen, batu, dan material lainnya. Ini dilakukannya demi kelancaran proyek, karena ia percaya akan ada pembayaran penuh setelah pekerjaan rampung.

Namun, harapan itu kini hanya tinggal puing. Pembayaran dari Ibu Z tersendat-sendat dan tak pernah lunas. Dari total biaya yang disepakati, masih ada kekurangan pembayaran lebih dari Rp4,5 juta. Angka ini bukan sekadar angka, melainkan tumpukan hutang yang kini membebani pundak H. Nidam di toko bangunan. Belum lagi, upah kerja H. Nidam dan kelima rekannya pun masih belum terbayarkan sepeser pun.

“Kami sudah kerja keras siang malam, panas hujan. Kami pakai duit pribadi dulu supaya bangunan bisa cepat selesai. Tapi sekarang, jangankan untung, modal dan upah kami saja belum kembali,” ujar H. Nidam dengan suara bergetar, matanya memancarkan kepedihan yang mendalam.

Puncaknya, setelah berulang kali ditagih dan tak kunjung ada kejelasan, Ibu Z justru mengeluarkan pernyataan yang tak disangka-sangka. “Ambil saja material itu lagi, tidak apa-apa,” demikian tiru H. Nidam menirukan ucapan Ibu Z melalui sambungan telepon. Dengan hati hancur dan terpaksa, H. Nidam dan rekan-rekannya mengambil beberapa material bangunan yang sudah terpasang sesuai dengan nilai hutang yang belum terbayar di toko bangunan. Mereka berpikir, ini adalah satu-satunya jalan untuk setidaknya menutupi sebagian kerugian.

Namun, keputusan pahit tersebut justru menjadi bumerang. Tak lama berselang, H. Nidam dan kelima rekannya dilaporkan ke Polres Sumenep dengan tuduhan pelanggaran Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Mereka yang tadinya hanya ingin mencari nafkah halal, kini harus menjalani pemeriksaan sebagai terduga pelaku tindak pidana.

“Kami ini cuma kuli bangunan. Kami cuma minta hak kami. Kami tidak pernah berniat jahat, apalagi mengeroyok. Kami cuma ambil barang yang diperintahkan diambil oleh dia sendiri, untuk menutupi hutang kami di toko material,” tutur salah satu rekan H. Nidam dengan wajah lesu, matanya berkaca-kaca menahan air mata.

TAGGED:Desa Gapura TengahDesa PanaganPolres SumenepPolsek Gapura
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • GEN Sumenep
  • GEN Jatim

Must Read

Kwarcab Sumenep Gelar Ulang Janji Peringati Hari Pramuka ke-65, Perkuat Komitmen Pengabdian
11 Agustus 2026
BEM SI Kerakyatan Jatim Periode Baru Dikukuhkan, Iskil El Fatih: Mahasiswa Bukan Bagian dari Kekuasaan
8 Agustus 2026
STAINAS Matangkan Program KKN 2026, Fokus pada Lima Isu Strategis
7 Agustus 2026
Mahasiswa KKN Universitas Wiraraja Ikuti Tradisi Shalawat Nariyah di Desa Aengtongtong
7 Agustus 2026
STAINAS Bekali Mahasiswa Jelang KKN Tematik Ekoteologi 2026
7 Agustus 2026

Baca Lainnya

Tak Sekedar Jual Mobil, Bocah Sakti Buktikan Kepedulian Nyata Untuk Kaum Duafa (Ilustrasi)
Berita Madura

Tak Sekadar Jual Mobil, Bocah Sakti Buktikan Kepedulian Nyata Untuk Kaum Duafa

2 Min Read
Sukses! Pemkab Sumenep Fasilitasi Mudik Gratis dengan KMP DBS III PT Sumekar (Ilustrasi)
Berita Madura

Sukses! Pemkab Sumenep Fasilitasi Mudik Gratis dengan KMP DBS III PT Sumekar

3 Min Read
Pemdes Gapura Timur Cuci Tangan: Akses Menuju Madrasah Al-Huda dibiarkan Rusak (Ilustrasi)
Sumenep

Pemdes Gapura Timur Cuci Tangan: Akses Menuju Madrasah Al-Huda dibiarkan Rusak

2 Min Read
Malam Panggung Budaya di Taman Adipura, Tradisi Bertamu dan Ziarah Digaungkan Kembali (Ilustrasi)
Berita Madura

Malam Panggung Budaya di Taman Adipura, Tradisi Bertamu dan Ziarah Digaungkan Kembali

3 Min Read
GEN Ambunten Sukses Gelar Festival Layangan Adu Putus, 150 Peserta Ramaikan Ajang Tradisional (Ilustrasi)
Sumenep

GEN Ambunten Sukses Gelar Festival Layangan Adu Putus, 150 Peserta Ramaikan Ajang Tradisional

2 Min Read
Soroti Kasus Kangean, DKC  Sumenep Minta Transparansi Hukum dan Usulkan Satgas Anti Kekerasan Seksual (Ilustrasi)
Berita Madura

Soroti Kasus Kangean, DKC Sumenep Minta Transparansi Hukum dan Usulkan Satgas Anti Kekerasan Seksual

2 Min Read
KMD STKIP PGRI Sumenep Sukses Cetak Kader Pembina Pramuka Militan (Ilustrasi)
Sumenep

KMD STKIP PGRI Sumenep Sukses Cetak Kader Pembina Pramuka Militan

1 Min Read
Ziarah ke TMP Jokotole, Kwarcab Sumenep Tanamkan Semangat Kepahlawanan Jelang Hari Pramuka ke-65 (Ilustrasi)
Berita Madura

Ziarah ke TMP Jokotole, Kwarcab Sumenep Tanamkan Semangat Kepahlawanan Jelang Hari Pramuka ke-65

3 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?