machan – Kabar membanggakan datang dari Universitas PGRI (UPI) Sumenep. Syaiful Bahri, dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), berhasil meraih gelar doktor dengan predikat pujian atau cumlaude setelah mengantongi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.
Kelulusan gemilang tersebut diperoleh dalam Ujian Terbuka Sidang Promosi Doktor yang digelar di Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), Singaraja, Bali, pada Rabu (5/8/26).
Dalam sidang tersebut, Syaiful Bahri sukses mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan LKPD Membaca Menggunakan SQ4R Berbasis Aplikasi Smart Literation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Membaca Siswa Fase C.
Para dewan penguji menyatakan bahwa seluruh persyaratan akademik telah terpenuhi dengan sangat memuaskan, sehingga Syaiful resmi menyandang gelar doktor di bidang pendidikan.
Inovasi yang dihadirkan Syaiful dalam penelitiannya adalah pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang mengintegrasikan metode SQ4R yang mencakup tahapan survey, question, read, reflect, recite, dan review dengan aplikasi berbasis digital bernama Smart Literation. Kombinasi ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar membaca yang lebih interaktif, sistematis, dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.
Usai menjalani sidang, Syaiful mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaiannya. Ia menyebut gelar doktor ini bukanlah akhir, melainkan titik awal untuk memberikan kontribusi lebih besar di dunia pendidikan. “Saya berharap produk penelitian ini dapat diadopsi oleh para guru di sekolah dasar sebagai upaya nyata dalam memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui pendekatan teknologi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Syaiful menjelaskan bahwa gagasan pengembangan Smart Literation lahir dari kebutuhan mendesak akan media pembelajaran yang tidak hanya efektif secara pedagogis, tetapi juga relevan dengan gaya belajar generasi digital. Dengan pendekatan ini, proses membaca diharapkan menjadi lebih menarik dan berdampak signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Dalam paparan sidangnya, Syaiful memaparkan secara rinci proses pengembangan produk, mulai dari landasan teori, metode penelitian yang digunakan, hingga hasil uji efektivitas aplikasi Smart Literation yang terbukti mampu meningkatkan kompetensi membaca peserta didik di tingkat sekolah dasar.
