By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kamis, Mei 7, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Negara Melindas Rakyat: Brimob Pembunuh di Jalanan Demokrasi
Subscribe
Madura Channel
Kamis, Mei 7, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Opini

Negara Melindas Rakyat: Brimob Pembunuh di Jalanan Demokrasi

By
fathorrosy
2 Min Read
30 Agustus 2025
Share
2 Min Read
Negara Melindas Rakyat: Brimob Pembunuh di Jalanan Demokrasi (Ilustrasi)
Hendiansyah (Waka 1 PKPT IPNU UPI Sumenep)
SHARE

Oleh: Hendiansyah*

machan – Kematian seorang driver ojek online (ojol) setelah dilindas mobil Brimob pada aksi demonstrasi di depan gedung DPR tanggal 28 kemarin adalah bukti nyata bahwa aparat hari ini bukan lagi pelindung rakyat, melainkan pembunuh rakyatnya sendiri. Mobil yang seharusnya menjadi alat pengamanan justru berubah menjadi senjata maut yang merenggut nyawa rakyat kecil.

Rakyat sudah lama ditindas oleh kebijakan yang tidak adil, kini secara tragis mereka juga harus dilindas hingga kehilangan nyawa oleh aparat yang dibayar dari keringat rakyat. Inilah wajah paling brutal dari negara: ketika aparat berseragam merasa berhak mencabut nyawa warga sipil tanpa rasa takut, tanpa rasa bersalah.

Peristiwa ini bukan kecelakaan, melainkan kejahatan kemanusiaan. Melindas rakyat hingga mati bukanlah sekadar “kelalaian”, melainkan tindakan pembunuhan. Jika kasus ini dibiarkan, maka negara sedang melegalkan aparat untuk menjadi pembunuh berdarah dingin di jalanan.

Kami, sebagai bagian dari rakyat, menegaskan: kasus ini tidak boleh berhenti pada kata “oknum”. Kami menuntut pengusutan transparan, menuntut proses hukum tegas, dan menghukum pelaku sebagai pembunuh, bukan sekadar pelanggar prosedur.

Lebih jauh, sesuai arahan pimpinan pusat IPNU, kami mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera memberhentikan Kapolri. Karena ketika kepolisian berubah menjadi mesin pembunuh rakyat, maka pucuk pimpinanlah yang harus bertanggung jawab. Diamnya presiden sama saja dengan merestui kejahatan ini.

Dan kepada seluruh publik, kami menyerukan jangan diam! Suarakan kasus ini di jalanan, di ruang-ruang diskusi, di media sosial, hingga keadilan benar-benar ditegakkan. Hari ini seorang ojol telah mati di bawah ban mobil Brimob, esok bisa jadi siapa saja di antara kita. Jika kita diam, maka kita sedang memberi ruang bagi aparat untuk terus menindas, menindas, dan kembali melindas.

Keadilan tidak akan pernah datang jika kita hanya menunggu. Keadilan harus dituntut, harus diperjuangkan, dan harus disuarakan bersama-sama sampai tuntas.

*Hendiansyah Waka 1 PKPT IPNU UPI Sumenep

TAGGED:OjolPolriUniversitas PGRI Sumenep
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini

Must Read

SMK Al-Karimiyyah Gelar Sosialisasi Lalu Lintas dan Pembuatan SIM dalam Rangka Hardiknas 2026
6 Mei 2026
Kwarda Jatim Salurkan Ratusan Seragam Pramuka untuk Pelajar Aceh Tamiang
6 Mei 2026
Diduga Lecehkan Puluhan Santriwati, Pengurus Ponpes di Pati dipolisikan
5 Mei 2026
FORMAKA Tagih Janji Pemerataan Infrastruktur Kepulauan di FGD Bersama Pemkab dan DPRD Sumenep
5 Mei 2026
Muda, Berprestasi, Menginspirasi: Mohammad Amin Syahbana Ukir Dominasi di Billiard Madura Open 2026
4 Mei 2026

Baca Lainnya

PC PMII Sumenep Kecam Represifitas Polri: Reformasi Polri Demi Melindungi Hak-Hak Sipil (Ilustrasi)
Sumenep

PC PMII Sumenep Kecam Represifitas Polri: Reformasi Polri Demi Melindungi Hak-Hak Sipil

3 Min Read
PPL UPI Sumenep di SMK Nurul Huda Gingging, Kepala: Kegiatan ini Memberikan Manfaat (Ilustrasi)
Berita Madura

PPL UPI Sumenep di SMK Nurul Huda Gingging, Kepala: Kegiatan ini Memberikan Manfaat

2 Min Read
Ekonomi Pekarangan Desa: Pabrik, Bank, dan Pasar Sekaligus (Ilustrasi)
Opini

Ekonomi Pekarangan Desa: Pabrik, Bank, dan Pasar Sekaligus

5 Min Read
Program Coding dan TV Merah Putih: Lompatan ke Masa Depan dari Ruang Kelas Paling Dasar (Ilustrasi)
Opini

Program Coding dan TV Merah Putih: Lompatan ke Masa Depan dari Ruang Kelas Paling Dasar

3 Min Read
Jolly Roger, One Piece, dan Simbolisme Perlawanan: Menafsir Fenomena Pengibaran Bendera Mugiwara di Bulan Kemerdekaan (Ilustrasi)
Opini

Jolly Roger, One Piece, dan Simbolisme Perlawanan: Menafsir Fenomena Pengibaran Bendera Mugiwara di Bulan Kemerdekaan

6 Min Read
Pemerasan Berkedok Agama: Mengurai Keadilan yang Hilang di Gapura Timur (Ilustrasi)
Opini

Pemerasan Berkedok Agama: Mengurai Keadilan yang Hilang di Gapura Timur

7 Min Read
Mahasiswa KKN UPI Posko 7 Kunjungi Rumah Produksi Minuman Tradisional “Sinom Neng Sri” di desa Ponteh, Pamekasan
Pamekasan

Dukung UMKM Naik Kelas, KKN UPI Posko 7 Kunjungi Rumah Produksi Minuman Tradisional “Sinom Neng Sri”

2 Min Read
IPNU adalah Ruang Tumbuh (Ilustrasi)
Opini

IPNU adalah Ruang Tumbuh

4 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?