By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Minggu, Apr 19, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Kwarcab Sumenep
  • Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Madurachannel.id
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Negara Melindas Rakyat: Brimob Pembunuh di Jalanan Demokrasi
Subscribe
Madura Channel
Minggu, Apr 19, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Opini

Negara Melindas Rakyat: Brimob Pembunuh di Jalanan Demokrasi

By
fathorrosy
2 Min Read
30 Agustus 2025
Share
2 Min Read
Negara Melindas Rakyat: Brimob Pembunuh di Jalanan Demokrasi (Ilustrasi)
Hendiansyah (Waka 1 PKPT IPNU UPI Sumenep)
SHARE

Oleh: Hendiansyah*

machan – Kematian seorang driver ojek online (ojol) setelah dilindas mobil Brimob pada aksi demonstrasi di depan gedung DPR tanggal 28 kemarin adalah bukti nyata bahwa aparat hari ini bukan lagi pelindung rakyat, melainkan pembunuh rakyatnya sendiri. Mobil yang seharusnya menjadi alat pengamanan justru berubah menjadi senjata maut yang merenggut nyawa rakyat kecil.

Rakyat sudah lama ditindas oleh kebijakan yang tidak adil, kini secara tragis mereka juga harus dilindas hingga kehilangan nyawa oleh aparat yang dibayar dari keringat rakyat. Inilah wajah paling brutal dari negara: ketika aparat berseragam merasa berhak mencabut nyawa warga sipil tanpa rasa takut, tanpa rasa bersalah.

Peristiwa ini bukan kecelakaan, melainkan kejahatan kemanusiaan. Melindas rakyat hingga mati bukanlah sekadar “kelalaian”, melainkan tindakan pembunuhan. Jika kasus ini dibiarkan, maka negara sedang melegalkan aparat untuk menjadi pembunuh berdarah dingin di jalanan.

Kami, sebagai bagian dari rakyat, menegaskan: kasus ini tidak boleh berhenti pada kata “oknum”. Kami menuntut pengusutan transparan, menuntut proses hukum tegas, dan menghukum pelaku sebagai pembunuh, bukan sekadar pelanggar prosedur.

Lebih jauh, sesuai arahan pimpinan pusat IPNU, kami mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera memberhentikan Kapolri. Karena ketika kepolisian berubah menjadi mesin pembunuh rakyat, maka pucuk pimpinanlah yang harus bertanggung jawab. Diamnya presiden sama saja dengan merestui kejahatan ini.

Dan kepada seluruh publik, kami menyerukan jangan diam! Suarakan kasus ini di jalanan, di ruang-ruang diskusi, di media sosial, hingga keadilan benar-benar ditegakkan. Hari ini seorang ojol telah mati di bawah ban mobil Brimob, esok bisa jadi siapa saja di antara kita. Jika kita diam, maka kita sedang memberi ruang bagi aparat untuk terus menindas, menindas, dan kembali melindas.

Keadilan tidak akan pernah datang jika kita hanya menunggu. Keadilan harus dituntut, harus diperjuangkan, dan harus disuarakan bersama-sama sampai tuntas.

*Hendiansyah Waka 1 PKPT IPNU UPI Sumenep

TAGGED:OjolPolriUniversitas PGRI Sumenep
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Kwarcab Sumenep
  • Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Madurachannel.id
  • Inspirasi
  • GEN Sumenep

Must Read

Pimpin PC IPNU Sumenep, Moh. Ainul Yakin Tergetkan PK Sekolah Negeri
13 April 2026
Jalan Terjal Industri Rokok Madura
8 April 2026
Tidak Melanggar Aturan, Pemkab Sumenenp Tegaskan Status Plt Dirut Romli Sah secara Hukum
3 April 2026
IKA UNAIR Sumenep Santuni Penyandang Tuna Netra dan Gelar Buka Bersama
18 Maret 2026
Peduli Sesama, GEN Bangkalan Bantu Warga Kurang Mampu di Kecamatan Tanah Merah
18 Maret 2026

Baca Lainnya

Tata Kelola Desa Tidak Jelas, Aktivis: Kades Gapura Timur Harus Ikut Retret (Ilustrasi)
Opini

Tata Kelola Desa Tidak Jelas, Aktivis: Kades Gapura Timur Harus Ikut Retret

3 Min Read
PC PMII Sumenep Kecam Represifitas Polri: Reformasi Polri Demi Melindungi Hak-Hak Sipil (Ilustrasi)
Sumenep

PC PMII Sumenep Kecam Represifitas Polri: Reformasi Polri Demi Melindungi Hak-Hak Sipil

3 Min Read
Madura Menuju Provinsi: Gagasan Besar, Tantangan Nyata, butuh persiapan serius (Ilustrasi)
Opini

Madura Menuju Provinsi: Gagasan Besar, Tantangan Nyata, butuh persiapan serius

4 Min Read
Nyawa di Bawah Roda Rantis: Catatan Kelam Demokrasi Kita (Ilustrasi)
Sumenep

Nyawa di Bawah Roda Rantis: Catatan Kelam Demokrasi Kita

3 Min Read
Hari Kartini, Khofifah: Refleksi atas Keberanian dan Perjuangan yang Tak Pernah Usai (Ilustrasi)
Opini

Hari Kartini, Khofifah: Refleksi atas Keberanian dan Perjuangan yang Tak Pernah Usai

2 Min Read
Jolly Roger, One Piece, dan Simbolisme Perlawanan: Menafsir Fenomena Pengibaran Bendera Mugiwara di Bulan Kemerdekaan (Ilustrasi)
Opini

Jolly Roger, One Piece, dan Simbolisme Perlawanan: Menafsir Fenomena Pengibaran Bendera Mugiwara di Bulan Kemerdekaan

6 Min Read
Semangat Baru GMNI untuk Masa Depan Indonesia (Ilustrasi)
Opini

Semangat Baru GMNI untuk Masa Depan Indonesia

2 Min Read
Mahasiswa KKN UPI Posko 7 Kunjungi Rumah Produksi Minuman Tradisional “Sinom Neng Sri” di desa Ponteh, Pamekasan
Pamekasan

Dukung UMKM Naik Kelas, KKN UPI Posko 7 Kunjungi Rumah Produksi Minuman Tradisional “Sinom Neng Sri”

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?