PAMEKASAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Koperasi Explore 2026: Pasar Rakyat Koperasi dan UMKM di Alun-alun Arek Lancor, Pamekasan, Selasa (21/7). Kegiatan yang menjadi rangkaian puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Jawa Timur itu diharapkan menjadi ruang penguatan koperasi sekaligus memperluas akses pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan rangkaian melati oleh Khofifah didampingi Bupati Pamekasan, Ketua Dekopinwil Jawa Timur, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 157 stan koperasi, UMKM, dan pelaku kuliner dari berbagai daerah di Jawa Timur ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Menurut Khofifah, koperasi dan UMKM selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian Jawa Timur. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan ruang yang mempertemukan pelaku usaha, koperasi, konsumen, pemerintah, hingga dunia usaha dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.
“Koperasi dan UMKM merupakan fondasi ekonomi Jawa Timur. Karena itu, kita ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan pelaku usaha, koperasi, konsumen, pemerintah, hingga dunia usaha dalam satu ekosistem yang saling menguatkan,” kata Khofifah.
Koperasi Explore 2026 berlangsung pada 20–26 Juli 2026 mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Selama pelaksanaan, pelaku usaha mendapat kesempatan memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan secara simbolis 60 gerobak sarana promosi kepada pelaku usaha mikro. Bantuan tersebut ditujukan untuk memperluas akses pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.
Khofifah menilai gerakan koperasi tidak lagi hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi. Menurut dia, koperasi juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring antarpelaku usaha, mendorong kreativitas masyarakat, dan mengangkat potensi budaya lokal.
Ia berharap Koperasi Explore mampu mendorong lahirnya koperasi yang lebih sehat secara kelembagaan, profesional dalam tata kelola, inklusif dalam pelayanan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
“Harapannya omzet para pelaku koperasi dan UMKM meningkat. Pada saat yang sama, kegiatan ini juga mampu memperkuat perputaran ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Khofifah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan koperasi sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan UMKM, hilirisasi produk unggulan daerah, serta pemerataan kesejahteraan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Koperasi Explore 2026 diselenggarakan oleh Dekopinwil Jawa Timur bersama Dekopinda Pamekasan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
