machan – SMK Al-Karimiyyah secara resmi menggelar pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 SMK Al-Karimiyyah pada Rabu (15/7/26) itu diikuti oleh seluruh peserta didik baru, jajaran dewan guru, serta sejumlah pemangku kepentingan pendidikan, termasuk perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi SMK, H. Mohammad Bahri Arofa, S.Sos., M.Si., serta Pengawas Pembina H. Jufriyadi, S.Pd. Dalam sambutannya, keduanya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MPLS yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat dengan pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Salah satu agenda utama dalam rangkaian pembukaan MPLS tahun ini adalah pelaksanaan Deklarasi Antikorupsi. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Dinas yang dikeluarkan oleh Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Seluruh peserta didik baru secara simbolis mengangkat tangan sebagai bentuk komitmen kolektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, serta sikap antikorupsi sejak dini di lingkungan pendidikan.
Di samping itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) turut memberikan sosialisasi mengenai bahaya dan dampak penyalahgunaan narkotika. Materi edukatif yang disampaikan dalam sesi ini diharapkan mampu membekali peserta didik dengan kapasitas literasi kesehatan dan ketahanan diri. Penguatan pemahaman ini penting agar para siswa mampu menyaring pengaruh pergaulan, menjaga diri dari jerat narkoba, serta menjadikan lingkungan sekolah sebagai zona aman dari penyalahgunaan zat terlarang.
Kepala SMK Al-Karimiyyah, Fendi Susanto, S.Pd.I, menyampaikan rasa bangga dan optimisme terhadap antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta didik baru. Menurutnya, semangat tersebut merupakan modal dasar dalam menempuh jenjang pendidikan menengah kejuruan yang kompetitif.
“Saya merasa bangga melihat antusiasme murid baru pada kegiatan ini. Semoga ke depan, mereka dapat menjadi generasi yang siap kerja, siap kuliah, dan siap berwirausaha, sesuai dengan slogan SMK Al-Karimiyyah,” ujar Fendi dalam sambutannya.
Salah satu peserta didik baru, Annisa Khalifah Azzahra, turut mengungkapkan kesan positifnya terhadap penyelenggaraan pembukaan MPLS kali ini. Ia menilai bahwa kegiatan berlangsung meriah, terstruktur, dan memberikan dampak pembelajaran yang signifikan, terutama dari sisi pemahaman akan bahaya narkotika dan pentingnya integritas bagi generasi muda.
Rangkaian pembukaan MPLS Ramah 2026 ditutup dengan kegiatan pelepasan balon secara simbolis di kompleks Pondok Pesantren SMK Al-Karimiyyah. Tindakan simbolis tersebut dimaknai sebagai representasi semangat baru dan optimisme dalam memulai perjalanan akademik di lingkungan sekolah yang berkarakter, berintegritas, serta berorientasi pada prestasi.
