By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Jumat, Jun 26, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Jatim
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern
Subscribe
Madura Channel
Jumat, Jun 26, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Pamekasan

Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern

By
rachmad
3 Min Read
11 Mei 2026
Share
3 Min Read
Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern (Ilustrasi)
Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern (Ilustrasi)
SHARE

Oleh: Ach. Hambali || Pengurus GEN Pamekasan || Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan

Opini – Dalam era pasca-kolonial, bentuk penjajahan tak lagi datang dengan kapal perang atau tentara berpakaian seragam. Ia menyamar sebagai pesta mewah, investasi asing, dan janji kemakmuran yang manis. Inilah esensi yang ditangkap brilian oleh film dokumenter Pesta Babi, karya D. Laksono, Cypri Paju Dale, dan tim Ekspedisi Indonesia Baru. Melalui lensa investigasi yang tajam, film ini mengupas praktik ritual penyembelihan babi massal di pulau-pulau terpencil Papua, bukan sekadar sebagai tradisi adat, melainkan metafora halus dari eksploitasi modern yang menjajah rakyat kecil atas nama “perkembangan”.
Bayangkan sebuah pesta di mana ratusan babi disembelih untuk menyambut tamu penting bukan untuk kesejahteraan masyarakat, tapi untuk memuluskan proyek tambang raksasa milik korporasi asing. Pesta Babi merekam realitas ini dengan gamblang, ritual adat yang seolah memberi legitimasi budaya pada penggusuran lahan adat, pencemaran lingkungan, dan hilangnya hak hidup masyarakat Papua. Ini adalah penjajahan gaya baru “kolonialisme ekonomi” yang dibungkus narasi investasi berkelanjutan dan pemberdayaan lokal. Seperti pesta babi itu sendiri, yang boros dan destruktif, proyek-proyek ekstraktif ini menghabiskan sumber daya alam demi keuntungan segelintir elite, meninggalkan masyarakat lokal dengan tulang-belulang kemiskinan dan degradasi ekologis.
Apa yang membuat film ini menggigit adalah pendekatan naratifnya yang tak biasa. Bukan sekadar jurnalisme investigatif, Pesta Babi memadukan footage mentah ekspedisi lapangan dengan wawancara korban dan pelaku, menciptakan rasa urgensi yang memaksa penonton bertanya: “Siapa sebenarnya tuan pesta di sini?”. Metafora “pesta babi” sempurna menggambarkan absurditasnya, tradisi suci yang dipelintir menjadi alat hegemoni, mirip bagaimana neoliberalisme global kini menjajah negara berkembang melalui utang, konsesi tambang, dan greenwashing. Di Indonesia, ini bukan cerita asing, ingat kasus Freeport atau proyek infrastruktur yang mengorbankan hutan adat.
Namun, kekuatan terbesar Pesta Babi adalah panggilannya untuk aksi. Film ini bukan hanya mengkritik, tapi juga memberdayakan suara rakyat Papua yang selama ini dibungkam. Di zaman modern di mana algoritma media sosial mendominasi narasi, karya seperti ini mengingatkan kita bahwa penjajahan baru bisa dilawan dengan kesadaran kolektif dan solidaritas lintas budaya. Pesta Babi bukan akhir pesta, tapi undangan untuk membongkar meja perjamuan yang tak adil ini. Sudah saatnya kita tolak “pesta” semacam itu demi Indonesia yang berdaulat, bukan budak investasi asing.

Share This Article
Facebook Threads Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   3   =  

  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Jatim
  • Kwarcab Sumenep
  • GEN Sumenep

Must Read

Presiden Mahasiswa UNIBA Soroti Kelangkaan Pertalite di Sumenep di Tengah Kunjungan Kepala Negara ke Madura
24 Juni 2026
Presiden Prabowo Resmi Tutup Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Bangkalan
23 Juni 2026
Madura United Kunci Pertahanan, Jorge Mendonca Jadi Benteng Asing Perdana yang Dipertahankan
23 Juni 2026
Kwarcab Sumenep Luncurkan Beasiswa Kuliah, Teken MoU dengan Tiga Kampus
22 Juni 2026
BEM KM UNIBA Madura Gelar Reksa Musicverse 2026, Hadirkan Artis Nasional hingga Internasional
21 Juni 2026

Baca Lainnya

PAC IPNU-IPPNU Tlanakan Resmi Dilantik, Siap Wujudkan Pelajar NU yang Inovatif dan Kolaboratif (Ilustrasi)
Pamekasan

PAC IPNU-IPPNU Tlanakan Resmi Dilantik, Siap Wujudkan Pelajar NU yang Inovatif dan Kolaboratif

2 Min Read
GEN Pamekasan Dorong Evaluasi Menu Gratis di Sekolah, Siap Fasilitasi Surat ke Presiden (Ilustrasi)
Pamekasan

GEN Pamekasan Dorong Evaluasi Menu Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Siap Fasilitasi Surat ke Presiden

2 Min Read
KKN UPI Sumenep di Desa Ponteh Ditutup Meriah, Santuni Anak Yatim dan Tampilkan Seni Daul (Ilustrasi)
Pamekasan

KKN UPI Sumenep di Desa Ponteh Ditutup Meriah, Santuni Anak Yatim dan Tampilkan Seni Daul

2 Min Read
Setelah Sampang, Banjir Kini Melanda Pamekasan Akibat Luapan Sungai (Ilustrasi)
Pamekasan

Setelah Sampang, Banjir Kini Melanda Pamekasan Akibat Luapan Sungai

2 Min Read
Dampingi Pelaku Seni dan UMKM, Mahasiswa KKN STKIP Dukung Penguatan Potensi Lokal (Ilustrasi)
Pamekasan

Dampingi Pelaku Seni dan UMKM, Mahasiswa KKN STKIP Dukung Penguatan Potensi Lokal

3 Min Read
Gandeng Mahasiswa KKN STKIP dan UIM, Ajang Kreasi Siswa SDN Ponteh 2 Sukses Digelar (Ilustrasi)
Pamekasan

Gandeng Mahasiswa KKN STKIP dan UIM, Ajang Kreasi Siswa SDN Ponteh 2 Sukses Digelar

2 Min Read
Operasi Patuh Semeru 2026 Resmi Digelar 8-21 Juni, Polri Prioritaskan 7 Jenis Pelanggaran (Ilustrasi)
Bangkalan

Operasi Patuh Semeru 2026 Resmi Digelar 8-21 Juni, Polri Prioritaskan 7 Jenis Pelanggaran

3 Min Read
PAC Tlanakan Gebrak MUDIK II, Kobarkan Semangat Kader Jadi Barisan Militan (Ilustrasi)
Berita Madura

PAC Tlanakan Gebrak MUDIK II, Kobarkan Semangat Kader Jadi Barisan Militan

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?