machan – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Batuputih untuk periode bakti 2026–2028 resmi dilantik. Prosesi pelantikan berlangsung di Yayasan Husnul Khatimah pada Minggu (17/5/26).
Acara yang dihadiri langsung oleh Ketua PC IPNU Sumenep, Ainul Yakin, beserta jajaran pengurus dan kader lintas wilayah ini menjadi momentum strategis bagi regenerasi kepemimpinan pelajar Nahdliyin di Batuputih.
Dalam arahannya, Ainul Yakin menyampaikan dua prioritas utama yang harus segera dijalankan oleh kepengurusan baru PAC Batuputih.
Prioritas pertama, penguatan organisasi baik dari sisi internal maupun eksternal. PAC didorong untuk memperkokoh kerja sama antar pengurus sekaligus memperluas jaringan dengan membentuk Pimpinan Komisariat (PK) dan Pimpinan Ranting (PR) di seluruh desa serta satuan pendidikan yang ada di Kecamatan Batuputih.
“Perluasan basis organisasi harus menjadi gerak cepat PAC. Kehadiran PK dan PR di setiap lembaga dan desa menjadi garda terdepan pergerakan pelajar,” tegas Ainul Yakin.
Prioritas kedua, pemerataan proses kaderisasi. Seluruh PK diminta menjalankan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) secara mandiri sebagai langkah mencetak kader-kader yang militan, dinamis, serta memiliki loyalitas tinggi terhadap organisasi.
Selain dua hal tersebut, Ainul Yakin juga menyoroti pentingnya optimalisasi media sosial. Menurutnya, platform digital saat ini berperan sebagai etalase organisasi. IPNU dan IPPNU dituntut untuk bergerak aktif di berbagai kanal media sosial, menghadirkan konten-konten yang mendidik dan membangkitkan inspirasi, serta menjadikan ruang digital sebagai sarana dakwah dan komunikasi organisasi yang efektif.
“Media sosial kini menjadi cerminan wajah organisasi. Karenanya, IPNU dan IPPNU harus tampil kreatif, produktif, dan mampu menyajikan muatan edukatif yang mencerdaskan pelajar,” tambahnya.
Dengan rampungnya pelantikan ini, PAC IPNU IPPNU Batuputih masa khidmat 2026–2028 diharapkan mengemban semangat baru untuk membangun tata kelola organisasi yang tangguh, menyebarluaskan program kaderisasi secara merata, serta menghadirkan gerakan pelajar yang responsif terhadap perkembangan era digital.
