machan — Presiden Mahasiswa Institut Kariman Wirayudha (INKADHA), Maulana Wildan, mencatatkan sejarah baru sebagai mahasiswa pertama INKADHA yang tampil dalam forum internasional. Mahasiswa semester VI Program Studi Psikologi Islam tersebut berpartisipasi dalam The 10th International Conference of Islamic Studies (ICONIS) 2026 yang digelar di Auditorium UIN Madura, Pamekasan, Kamis (9/9/26).
ICONIS 2026 mengangkat tema “Tracing the Intellectual Legacy of Nusantara Ulama for Sustainable Civilization and Global Wisdom” sekaligus memperingati 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari. Forum ini menjadi ajang bagi akademisi, peneliti, dan presenter untuk bertukar gagasan serta mempresentasikan hasil penelitian di bidang keislaman, pendidikan, dan peradaban.
Dalam konferensi tersebut, Wildan mempresentasikan penelitian berjudul “Peran Sanggar Bimbingan dalam Dinamika Psikologis Pembentukan Identitas Nasional di Kalangan Remaja Awal Anak Pekerja Migran Indonesia.” Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi lintas institusi di Indonesia dan Malaysia dengan pendekatan studi kasus kualitatif di Sanggar Bimbingan At-Tanzil, Malaysia.
Penelitian tersebut mengkaji peran Sanggar Bimbingan dalam dinamika psikologis pembentukan identitas nasional anak-anak pekerja migran Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, upacara bendera, lagu kebangsaan, serta penguatan budaya daerah berperan penting dalam membantu anak-anak memahami dan membangun rasa memiliki terhadap Indonesia.
Wildan menyatakan bahwa keikutsertaannya dalam ICONIS 2026 bukan sekadar kesempatan mempresentasikan penelitian, melainkan juga upaya membuka ruang baru bagi mahasiswa INKADHA di tingkat internasional.
“Bagi saya, kesempatan ini bukan hanya tentang tampil dalam forum internasional, tetapi tentang bagaimana mahasiswa INKADHA berani mengambil ruang untuk menyampaikan gagasan. Saya berharap langkah ini menjadi awal agar semakin banyak mahasiswa INKADHA yang percaya diri membawa karya dan nama kampus ke tingkat yang lebih luas,” ujar Wildan.
Rektor INKADHA, Zainollah, M.Pd., memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keikutsertaan Wildan merupakan capaian membanggakan sekaligus momentum mendorong mahasiswa lebih aktif dalam kegiatan akademik dan forum ilmiah.
“Ini merupakan capaian yang membanggakan bagi INKADHA. Kami mengapresiasi keberanian dan ikhtiar Maulana dalam membawa nama kampus ke forum internasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi,” ungkap Zainollah.
Keikutsertaan Wildan dalam ICONIS 2026 menjadi catatan baru dalam perjalanan akademik INKADHA. Capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi personal, tetapi menjadi pemantik bagi lebih banyak mahasiswa INKADHA untuk berani meneliti, berkarya, serta membawa nama kampus ke ruang akademik nasional maupun internasional.
