By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Rabu, Agu 19, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa
Subscribe
Madura Channel
Rabu, Agu 19, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Bangkalan

Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa

By
Rifqil
3 Min Read
19 Agustus 2026
Share
3 Min Read
Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa (Ilustrasi)
Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa (Ilustrasi)
SHARE

machan – Arus investasi dan rencana pengembangan kawasan industri di Pulau Madura dinilai sebagai pintu masuk bagi transformasi ekonomi daerah. Di antara sejumlah wilayah, Kabupaten Bangkalan disebut memiliki daya ungkit terbesar karena posisinya yang langsung terhubung dengan Surabaya melalui Jembatan Suramadu.

Koordinator Aliansi BEM Bangkalan Bersatu, Moh. Fauzi, S.M., ABM, menilai keunggulan geografis tersebut harus dimanfaatkan secara optimal agar Bangkalan tidak sekadar menjadi gerbang, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan yang mampu menggerakkan kabupaten-kabupaten lain di Madura.

“Kami mendukung penuh masuknya industrialisasi. Ini bukan sekadar soal pabrik, tetapi tentang bagaimana kita membangun sistem ekonomi yang melibatkan masyarakat lokal,” ujar Fauzi kepada awak media, Senin (18/8/26).

Menurutnya, kehadiran industri di Bangkalan harus diikuti dengan persiapan matang di berbagai sektor penunjang. Ia menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur logistik, hingga ketersediaan lahan dan tata ruang yang terencana.

Fauzi mengingatkan agar masyarakat Madura tidak menjadi penonton di tanahnya sendiri. Ia menyebutkan, saat ini masih ada kekhawatiran bahwa tenaga kerja yang terserap di sektor industri justru didominasi oleh pekerja dari luar daerah, jika pemerintah dan institusi pendidikan tidak bergerak cepat melakukan peningkatan kompetensi.

“Kita harus antisipasi sejak sekarang. Pemerintah, SMK, perguruan tinggi, dan pelaku industri harus duduk bersama menyusun kurikulum dan pelatihan yang sesuai kebutuhan pasar,” tegasnya.

Lebih jauh, aktivis pemuda itu juga menekankan pentingnya keterkaitan antara industri dengan ekosistem ekonomi lokal. Menurutnya, kawasan industri tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan UMKM, sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Madura.

Fauzi mencontohkan, industri manufaktur dapat membuka peluang kemitraan dengan pelaku usaha kecil sebagai pemasok bahan baku atau penyedia jasa pendukung. Dengan pola tersebut, aliran ekonomi tidak hanya berhenti di kawasan pabrik, tetapi menyebar hingga ke desa-desa.

Selain aspek ekonomi, ia juga mengingatkan pentingnya komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Setiap proyek industri, kata Fauzi, harus mengantongi kajian dampak lingkungan yang ketat, serta memperhatikan pengelolaan limbah dan ketersediaan air agar tidak merugikan masyarakat sekitar.

“Investasi yang baik adalah investasi yang tidak hanya mengejar laba, tetapi juga menjaga kelestarian dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” ungkapnya.

Fauzi berharap, jika Bangkalan mampu mengelola momentum industrialisasi ini dengan baik, maka efek positifnya tidak hanya dirasakan di kabupaten tersebut, tetapi juga meluas ke Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Ia menilai kolaborasi antarpemerintah daerah di Madura sangat diperlukan agar pembangunan ekonomi tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Madura tidak boleh hanya menjadi tempat berdirinya pabrik. Masyarakatnya harus menjadi pelaku utama. Kalau ini bisa diwujudkan, saya yakin Madura bisa menjadi kekuatan ekonomi baru yang diperhitungkan di Jawa Timur,” pungkasnya.

TAGGED:Aliansi BEM BangkalanBangkalanBerita MaduraJembatan SuramaduMadurachannel.id
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • GEN Sumenep
  • GEN Jatim

Must Read

Pemuda Madura Nilai Bangkalan Berpeluang Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Timur Jawa
19 Agustus 2026
Karangan Bunga “Agustus Kelam” Hiasi Grahadi, BEM SI Kerakyatan Jatim Pertanyakan Makna Kemerdekaan
17 Agustus 2026
Kwarcab Sumenep Gelar Ulang Janji Peringati Hari Pramuka ke-65, Perkuat Komitmen Pengabdian
11 Agustus 2026
BEM SI Kerakyatan Jatim Periode Baru Dikukuhkan, Iskil El Fatih: Mahasiswa Bukan Bagian dari Kekuasaan
8 Agustus 2026
STAINAS Matangkan Program KKN 2026, Fokus pada Lima Isu Strategis
7 Agustus 2026

Baca Lainnya

MAKESTA III PKPT UPI Sumenep Resmi Digelar, Siap Cetak Kader Loyal NU Era Digital (Ilustrasi)
Berita Madura

MAKESTA III PKPT UPI Sumenep Resmi Digelar, Siap Cetak Kader Loyal NU Era Digital

2 Min Read
“Ini Bukan Lagi Soal Gizi” LKPT PC IPNU Sumenep Bongkar Dugaan Kepentingan di Balik Perluasan MBG (Ilustrasi)
Berita Madura

“Ini Bukan Lagi Soal Gizi” LKPT PC IPNU Sumenep Bongkar Dugaan Kepentingan di Balik Perluasan MBG

3 Min Read
FMUB Gelar Pelantikan, Camat Batang-Batang: Mahasiswa Harus Menjadi Solusi Persoalan Masyarakat (Ilustrasi)
Sumenep

FMUB Gelar Pelantikan, Camat Batang-Batang: Mahasiswa Harus Menjadi Solusi Persoalan Masyarakat

2 Min Read
Sepeda Hias SMPN 1 Sumenep Tampil Spektakuler, Banjir Pujian dari Penonton (Ilustrasi)
Sumenep

Sepeda Hias SMPN 1 Sumenep Tampil Spektakuler, Banjir Pujian dari Penonton

1 Min Read
Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern (Ilustrasi)
Pamekasan

Pesta Babi: Metafora Penjajahan Gaya Baru di Zaman Modern

3 Min Read
Resmi Dibuka! GEN CUP 2025 Hadirkan Semangat Kompetitif Pelajar Se-Madura (Ilustrasi)
Bangkalan

Resmi Dibuka! GEN CUP 2025 Hadirkan Semangat Kompetitif Pelajar Se-Madura

2 Min Read
Terbesar di Madura, PT. Sakti Abadi Motor Hadir dengan Legalitas dan Kualitas (Ilustrasi)
Berita Madura

Terbesar di Madura, PT. Sakti Abadi Motor Hadir dengan Legalitas dan Kualitas

2 Min Read
MI Fathul Ulum Pamekasan Belum Terima MBG Meski Sudah MoU, Persoalan Medan Jadi Alasan (Ilustrasi)
Pamekasan

MI Fathul Ulum Pamekasan Belum Terima MBG Meski Sudah MoU, Persoalan Medan Jadi Alasan

1 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?