By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kamis, Feb 5, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Membangun Kemandirian Sosial, di Saat Negara Absen
Subscribe
Madura Channel
Kamis, Feb 5, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Opini

Membangun Kemandirian Sosial, di Saat Negara Absen

By
fathorrosy
2 Min Read
22 Juni 2025
Share
2 Min Read
Membangun Kemandirian Sosial, di Tengah Absennya Negara (Ilustrasi)
Moh. Fathor Rois (Tokoh Masyarakat desa Gapura Timur)
SHARE

Oleh : Moh. Fathor Rois*

machan – Ketika Warga Menjadi Solusi Bagi Sesama di sejumlah wilayah, masyarakat sipil menunjukkan keteladanan luar biasa dalam menyelesaikan persoalan-persoalan sosial secara mandiri. Ketika jembatan rusak menghambat aktivitas, ketika rumah warga tak layak huni mengancam keselamatan, ketika jalan-jalan berlubang mengganggu mobilitas harian—semua itu tidak selalu menunggu kehadiran tangan-tangan kekuasaan.

Warga sekitar bergerak. Dengan gotong royong dan kekuatan swadaya, mereka memperbaiki, membangun, dan menyelamatkan kondisi sosial yang mestinya menjadi tanggung jawab negara.
Fenomena ini bukan sekadar bentuk kemandirian praktis, tapi juga cerminan nilai luhur yang telah lama menjadi identitas bangsa: gotong royong.

Masyarakat sipil memang sepatutnya terus membangun semangat kemandirian ini, selama masih memungkinkan untuk diperjuangkan secara kolektif dan swadaya. Sebab, mengandalkan bantuan pemerintah kerap justru menyeret persoalan-persoalan baru yang tak sedikit menimbulkan kelelahan sosial dan mental.

Setidaknya ada empat masalah besar yang mengintai ketika masyarakat menggantungkan harapan pada negara:
1. Birokrasi yang Berbelit
Prosedur panjang dan berlapis-lapis sering kali mematahkan semangat dan mengulur waktu penyelesaian masalah yang sebenarnya mendesak.
2. Penyunatan Bantuan
Fakta lapangan kerap menunjukkan bahwa bantuan yang dijanjikan atau disalurkan sering tak sampai dalam jumlah utuh, menyisakan kecurigaan dan luka kepercayaan.
3. Politik Balas Dendam
Sebagian pejabat menyalahgunakan wewenangnya dengan menyelipkan dendam politik dalam pemberian layanan publik. Warga yang berbeda pandangan politik bisa saja terabaikan dalam daftar penerima bantuan.
4. Kepentingan Silang dalam Kekuasaan
Tak sedikit pejabat yang berdiri di tengah pusaran tiga kepentingan: atasan yang melantiknya, rakyat yang memilihnya, dan pemodal politik yang menanamkan modal. Ketika ketiga kepentingan itu saling bertentangan, rakyat kerap tak lagi menjadi prioritas.
Di tengah kondisi seperti ini, menjadi mandiri bukan hanya pilihan praktis, melainkan bentuk keberanian dan kehormatan. Warisan kemanusiaan berupa gotong royong adalah modal sosial yang tak boleh hilang hanya karena janji-janji kekuasaan.

Maka, masihkah kita akan mengandalkan pemerintah menyelesaikan masalah kita?

*Tokoh Masyarakat desa Gapura Timur

TAGGED:K. Fathor RoisKemandirian SosialNegara yang Absen
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
  • Polres Sumenep
  • Nasional

Must Read

Fakultas Keislaman UTM Cetak 69 Lulusan “Mumtaz” Siap Bersaing Global
4 Februari 2026
Pramuka Kembali Wajib Lewat Permendikdasmen 13/2025, UPI Sumenep Sambut dengan KMD Cetak Pembina Andal
2 Februari 2026
KMD 2026 Resmi Digelar, Pramuka UPI Sumenep Konsisten Lahirkan Pembina Pramuka Setiap Tahun
1 Februari 2026
Disbudporapar Apresiasi sonGENnep Futsal Series 2026: GEN Sumenep Konsisten Membangun Generasi Muda
1 Februari 2026
Berebut Piala Bupati Sumenep, 48 Tim Berlaga di sonGENnep Futsal Series 2026
1 Februari 2026

Baca Lainnya

Tunjangan Fantastis DPRD Sumenep: AMG Tuntut Audit Transparan dan Prioritas Anggaran untuk Rakyat (Ilustrasi)
Opini

Tunjangan Fantastis DPRD Sumenep: AMG Tuntut Audit Transparan dan Prioritas Anggaran untuk Rakyat

2 Min Read
Ekonomi Pekarangan Desa: Pabrik, Bank, dan Pasar Sekaligus (Ilustrasi)
Opini

Ekonomi Pekarangan Desa: Pabrik, Bank, dan Pasar Sekaligus

5 Min Read
Semangat Baru GMNI untuk Masa Depan Indonesia (Ilustrasi)
Opini

Semangat Baru GMNI untuk Masa Depan Indonesia

2 Min Read
Mengawal Aspirasi Rakyat, Haruskah Demontrasi Lebih Besar? (Ilustrasi)
Opini

Mengawal Aspirasi Rakyat, Haruskah Demontrasi Lebih Besar?

4 Min Read
Mengungkap Tradisi Kematian di Madura: Antara Budaya, Mistisisme, dan Rasa Hormat Terakhir (Ilustrasi)
Opini

Mengungkap Tradisi Kematian di Madura: Antara Budaya, Mistisisme, dan Rasa Hormat Terakhir

6 Min Read
Negara Melindas Rakyat: Brimob Pembunuh di Jalanan Demokrasi (Ilustrasi)
Opini

Negara Melindas Rakyat: Brimob Pembunuh di Jalanan Demokrasi

2 Min Read
Madura Menuju Provinsi: Gagasan Besar, Tantangan Nyata, butuh persiapan serius (Ilustrasi)
Opini

Madura Menuju Provinsi: Gagasan Besar, Tantangan Nyata, butuh persiapan serius

4 Min Read
Peran dan Eksistensi Perempuan Melalui Keteladanan Kartini (Ilustrasi)
Opini

Peran dan Eksistensi Perempuan Melalui Keteladanan Kartini

3 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?