By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Senin, Mar 23, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Berita Madura
  • Kwarcab Sumenep
  • Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Melihat Masa Depan Sumenep dalam Mimpi Aqil Wahid
Subscribe
Madura Channel
Senin, Mar 23, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Inspirasi

Melihat Masa Depan Sumenep dalam Mimpi Aqil Wahid

By
fathorrosy
3 Min Read
15 Juni 2025
Share
3 Min Read
Melihat Masa Depan Sumenep dalam Mimpi Aqil Wahid (Ilustrasi)
Ach. Nur Aqil Wahid (Mahasiswa Pasca Sarjana UGM)
SHARE

machan – Di antara gemerlap kota Yogyakarta, seorang pemuda asal Sumenep bernama Ach Nur Aqil Wahid terus menyalakan lenteranya. Bukan sekadar untuk dirinya sendiri, tapi untuk sebuah mimpi besar “Membawa kecerdasan buatan (AI) pulang ke tanah kelahirannya, Sumenep.” 

Aqil, yang kini sedang menempuh studi Magister AI di Universitas Gadjah Mada (UGM), bukanlah nama asing di dunia teknologi. Karyanya berbicara, sayangnya, lebih banyak dinikmati oleh orang-orang di luar Madura. Tapi di balik setiap kode yang ia tulis, ada kerinduan yang menggebu keinginan untuk melihat Sumenep maju dengan sentuhan teknologi. 

Anak Sumenep Pergi ke Yogyakarta, Sebuah Perjalan Panjang yang Melahirkan Karya Besar

Lahir dan besar di Sumenep, Aqil menempuh pendidikan dasar di SDN Pabian dan SMPN 1 Sumenep, sebelum akhirnya lulus dari SMAN 1 Sumenep. Saat itu, ia sempat diterima di Universitas Telkom Surabaya dan Universitas Trunojoyo Madura. Tapi sang ayah punya nasihat bijak “Pergilah ke Yogyakarta, Nak. Carilah ilmu sejauh mungkin.” 

Dengan tekad bulat, Aqil memilih hijrah ke Yogyakarta, menimba ilmu di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). Di sana, ia tak hanya lulus dalam 3,5 tahun, tapi juga membuktikan dedikasinya dengan meneliti penerapan AI untuk diagnosa penyakit—sebuah karya yang ia dedikasikan untuk Sumenep. 

AI Bukan Hanya Teknologi, Tapi Juga Harapan

Bagi Aqil, AI bukan sekadar deretan algoritma atau kecanggihan komputer. Ini tentang perubahan. “AI adalah lompatan peradaban,” ujarnya dengan mata berbinar. “Jika dulu revolusi industri menggantikan tenaga manusia, AI kini membantu pikiran kita untuk mencipta.”

Tapi di balik antusiasmenya, ada kegelisahan. Di Indonesia, AI baru serius dibicarakan dua tahun terakhir, sementara negara lain sudah jauh melesat. “Kita tidak boleh tertinggal,” katanya. “Pilihannya hanya dua: memanfaatkannya, atau tergilas oleh zaman.” 

Impian untuk Sumenep, Pelayanan Publik yang Lebih Cerdas di Masa Depan

Hatinya selalu tertaut ke Sumenep. Ia bermimpi suatu hari nanti, AI bisa diterapkan dalam sistem pelayanan publik di kabupaten tercintanya. “Bayangkan jika pemerintah bisa bekerja lebih cepat dan akurat, dengan bantuan AI. Masyarakat pasti merasakan manfaatnya,” ucapnya penuh keyakinan. 

Tapi mimpi itu butuh dukungan. Butuh keberanian para pemangku kebijakan untuk melangkah maju. “Pertanyaannya,” tandas Aqil, “apakah para pemimpin kita siap memanfaatkan AI, atau justru memilih berdiam diri?” 

Di ujung pembicaraan, suaranya bergetar penuh haru. “Saya ingin Sumenep maju. Saya ingin pulang dan berkontribusi. Tapi semua tergantung pada apakah kita, sebagai anak bangsa, siap menyambut masa depan.” 

Dan di balik layar komputer, Aqil terus mengetik baris demi baris kode, langkah demi langkah, mendekatkan mimpi itu menjadi kenyataan. Untuk Sumenep. Untuk Indonesia.

TAGGED:AIAqil WahidUGMUTY
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Berita Madura
  • Kwarcab Sumenep
  • Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Nasional
  • GEN Sumenep

Must Read

IKA UNAIR Sumenep Santuni Penyandang Tuna Netra dan Gelar Buka Bersama
18 Maret 2026
Peduli Sesama, GEN Bangkalan Bantu Warga Kurang Mampu di Kecamatan Tanah Merah
18 Maret 2026
Sukses! Pemkab Sumenep Fasilitasi Mudik Gratis dengan KMP DBS III PT Sumekar
18 Maret 2026
Wujud Kedekatan dengan Masyarakat, BANSER Gapura Salurkan Puluhan Paket Sembako
16 Maret 2026
MAB Group dan Haswal Group Lebarkan Sayap, Hadirkan Istana Perabot Serba 2000 di Bluto
16 Maret 2026

Baca Lainnya

Khofifah Mamluatur Riskiyah, Juara 1 Cebbhing Sumenep 2025 dengan Sejuta Prestasi dan Pengalaman (Ilustrasi)
Inspirasi

Khofifah Mamluatur Riskiyah, Juara 1 Cebbhing Sumenep 2025 dengan Sejuta Prestasi dan Pengalaman

5 Min Read
Kisah Inspiratif Santriwati asal Sumenep, Jadi Mahasiswi Berhijab Pertama di Universitas Jepang (Ilustrasi)
Inspirasi

Kisah Inspiratif Santriwati asal Sumenep, Jadi Mahasiswi Berhijab Pertama di Universitas Jepang

2 Min Read
Melawan "Malas-Malasan", GEN Jatim Ajak Generasi Muda Wujudkan Indonesia Emas (Ilustrasi)
Inspirasi

Melawan “Malas-Malasan”, GEN Jatim Ajak Generasi Muda Wujudkan Indonesia Emas

2 Min Read
Sinergi Kwarcab Sumenep dan Gen Eco Action, Langkah Konkret Pelestarian Lingkungan (Ilustrasi)
Inspirasi

Sinergi Kwarcab Sumenep dan Gen Eco Action, Langkah Konkret Pelestarian Lingkungan

2 Min Read
Hari Bapak Pramuka Indonesia, Ketua Kwarcab Sumenep Optimistis Pramuka Lahirkan Pemimpin Masa Depan (Ilustrasi)
Inspirasi

Hari Bapak Pramuka Indonesia, Ketua Kwarcab Sumenep Optimistis Pramuka Lahirkan Pemimpin Masa Depan

2 Min Read
Customer Service via Chatbot: Efektifkah Komunikasi Tanpa Emosi? (Ilustrasi)
Opini

Customer Service via Chatbot: Efektifkah Komunikasi Tanpa Emosi?

3 Min Read
Tungku Pembakaran Sampah Minim Asap, Inovasi KKN UPI Posko 1 Atasi Masalah Lingkungan di Pesisir (Ilustrasi)
Inspirasi

Tungku Pembakaran Sampah Minim Asap, Inovasi KKN UPI Posko 1 Atasi Masalah Lingkungan di Pesisir

4 Min Read
Sumenep Torehkan Rekor Baru, Delapan Kali WTP Berturut-turut Jadi Acuan Nasional (Ilustrasi)
Inspirasi

Sumenep Torehkan Rekor Baru, Delapan Kali WTP Berturut-turut Jadi Acuan Nasional

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?