machan – Ajang Songennep Futsal Series Piala Bupati 2026 yang berlangsung di GOR Uniba Madura sejak (31/1-15/2) sukses menyedot perhatian pecinta futsal se-Madura. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu skill antar klub, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam pembinaan atlet muda di Kabupaten Sumenep.
Sejak babak penyisihan hingga partai final, persaingan berjalan ketat namun tetap mengedepankan sportivitas. Tailonk FC asal Pamekasan akhirnya memastikan diri sebagai juara setelah tampil konsisten sepanjang turnamen. Djarum FC Sumenep harus puas di posisi runner-up, menyusul Djarum Super FC Sumenep di peringkat ketiga dan Djaguar FC Sumenep yang mengunci posisi keempat.
Kesuksesan gelaran ini mendapat apresiasi luas. Banyak pihak menilai turnamen ini berhasil menghadirkan kompetisi yang sehat serta menjadi ruang aktualisasi bagi talenta-talenta muda Madura.
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Timur, Arif Anton Sujarwo, menyebut kehadiran sonGENnep FC sebagai angin segar dalam peta persepakbolaan dalam ruangan di Pulau Madura. Ia menilai keberadaan klub baru ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Arif mengungkapkan, saat ini baru dua klub futsal asal Madura yang tercatat di Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) sebagai syarat mengikuti kompetisi Liga Nusantara. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikasi bahwa peluang atlet untuk bersaing di level yang lebih tinggi masih terbatas.
“Ini harus menjadi perhatian bersama, baik atlet, pelatih, pengurus, maupun pemerintah daerah di Sumenep. Dengan sinergi yang solid, saya yakin futsal Madura bisa bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Arif.
Sementara itu, Presiden sonGENnep FC, Muhammad Romli, menegaskan bahwa kehadiran klubnya bukan untuk menjadi kompetitor bagi klub-klub yang telah lebih dulu eksis di Sumenep maupun Madura. Ia justru ingin sonGENnep FC menjadi rumah besar bagi para pegiat futsal.
“sonGENnep FC bukan hanya sekadar klub, tapi kami ingin menjadi jembatan bagi atlet untuk menapaki jenjang karier yang lebih tinggi. Kami membuka ruang pembinaan yang sehat, profesional, dan inklusif bagi siapa pun yang memiliki semangat dan bakat,” tegas Romli.
Ia memastikan, pihak manajemen berkomitmen membangun sistem pembinaan jangka panjang. Dengan dukungan lintas elemen, sonGENnep FC diyakini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa harum nama Sumenep dan Madura ke pentas yang lebih luas.
