By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Jumat, Nov 6, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Jejak Sejarah Keraton Sumenep yang Berpindah-pindah, dan Filosifi Penuh Makna
Subscribe
Madura Channel
Jumat, Nov 6, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Sumenep

Jejak Sejarah Keraton Sumenep yang Berpindah-pindah, dan Filosifi Penuh Makna

By
fathorrosy
4 Min Read
20 April 2025
Share
4 Min Read
Jejak Sejarah Keraton Sumenep yang Berpindah-pindah, dan Filosifi Penuh Makna (Ilustrasi)
Kemegahan Keraton Sumenep (Nampak dari Depan)
SHARE

machan – Berbicara Sumenep tentu tak akan ada habisnya, ada beberapa ikon sejarah yang wajib dikunjungi saat kalian berada di Sumenep. Tidak hanya Asta Tinggi dan Masjid Agung yang menjadi bukti kejayaan Kerajaan Sumenep, terdapat pula peninggalan bersejarah lain yang masih terpelihara dengan baik, yaitu keraton. Dalam filosofinya, keraton melambangkan peran manusia sebagai khalifah di muka bumi. Setiap orang terlahir sebagai pemimpin atau yang dipimpin, sebuah kodrat yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. 

Keraton Sebagai Pusat Pemerintahan dan Pergantian Lokasi:

Keraton merupakan kediaman resmi para Adipati sekaligus pusat pemerintahan pada masa lalu. Uniknya, dalam catatan sejarah, Keraton Sumenep tidak menetap di satu tempat, melainkan berpindah-pindah setiap kali terjadi pergantian raja. Beberapa lokasi yang pernah dijadikan pusat kerajaan antara lain Batu Putih, Banasare, Aeng Nyeor, Bluto, Keles, Bukabu, Baragung, Blingi Sepudi, Nyamplong Sepudi, Gapura, Parsanga, Karang Sabu, Karang Toroi, hingga akhirnya menetap di Pajagalan, sebelah timur alun-alun Kota Sumenep. 

Keraton Sumenep yang Masih Utuh:

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Sumenep, keraton yang masih berdiri kokoh adalah yang dibangun oleh Raden Ayu Rasmana Tirtonegoro dan Raden Tumenggung Tirtonegoro Muhammad Saud (Bindara Saud, Raja ke-30). Kemudian, pada masa pemerintahan Panembahan Notokusumo Asiruddin atau Panembahan Sumolo (Raja ke-31), dibangunlah berbagai fasilitas seperti pintu gerbang, pendopo agung, keraton dalem, dan taman sare. Arsitektur keraton ini dirancang oleh seorang keturunan Tionghoa bernama Law Piango. 

Labang Mesem, Gerbang Penuh Senyum:

Pintu gerbang keraton dikenal dengan sebutan Labang Mesem (Gerbang Tersenyum), yang harus dilalui sebelum memasuki bangunan utama. Gerbang ini memiliki arsitektur tajuk tumpang, berfungsi sebagai tempat pengawasan aktivitas di sekitar keraton, termasuk taman sare tempat putri-putri kerajaan bersantai. 

Konon, gerbang ini dijaga oleh dua prajurit bertubuh kecil, yang membuat pengunjung tersenyum. Cerita ini diperkuat dengan adanya pintu kecil di ruang penjaga. Selain itu, bagian atas gerbang sengaja dibuat rendah, mengharuskan setiap orang menunduk saat melewatinya, sebagai simbol penghormatan. 

Taman Sare, Kolam Penuh Khasiat:

Taman sare dikelilingi tembok tinggi dengan kolam berwarna biru yang menyejukkan. Menurut kepercayaan masyarakat, terdapat tiga pintu masuk yang masing-masing memiliki makna berbeda: 
1. Pintu pertama dipercaya membawa awet muda, kemudahan jodoh, dan keturunan. 
2. Pintu kedua diyakini dapat meningkatkan karier dan jabatan. 
3. Pintu ketiga dipercaya memperkuat iman dan ketakwaan. 

Banyak pengunjung berebut untuk berwudhu dengan air taman sare, yang dianggap memiliki keberkahan. Di tengah kolam, beragam ikan berenang bebas, menambah ketenangan bagi pengunjung yang menikmati waktu di gazebo sambil menyantap hidangan. 

Pendopo Keraton, Perpaduan Jawa dan Tionghoa:

Pendopo keraton memiliki arsitektur khas Jawa dengan 10 tiang penyangga berornamen bunga berwarna merah dan emas. Atapnya berbentuk limasan sinom yang menyerupai kepala naga, mirip dengan kelenteng Tionghoa. Lantainya terbuat dari marmer asli, dan lampu gantung antik mempercantik ruangan yang dulu digunakan sebagai tempat menghadap Adipati. 

Mandiasa, Lorong Penghubung Bergaya Eropa:

Mandiasa adalah bangunan penghubung antara pendopo dan keraton dalem. Berbentuk lorong terbuka sepanjang 25 meter, arsitekturnya mengadopsi gaya Eropa. 

Keraton Dalem, Ruang Penuh Misteri:

Keraton dalem terdiri dari tiga lantai dengan fungsi berbeda: 
– Lantai 1: Terdapat kamar tidur Adipati, istri, serta putra-putrinya yang terbuat dari kayu jati berukir. 
– Lantai 2: Dahulu digunakan sebagai tempat pingitan putri adipati sebelum menikah. 
– Lantai 3: Ruang kosong yang konon digunakan Panembahan Sumolo untuk bertafakur dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Koleksi Benda-Benda Kuno:

Keraton Sumenep menyimpan berbagai peninggalan bersejarah, seperti: 
– Kereta kencana, gamparan tonggulan, dan tempat tidur Bindara Saud. 
– Wayang kulit, alat makan, dan perabotan antik. 
– Al-Qur’an raksasa, keris, tombak, serta pusaka lainnya. 
– Perhiasan, pakaian adat, dan alat musik tradisional. 

Dengan segala keunikan dan nilai sejarahnya, Keraton Sumenep menjadi destinasi yang wajib dikunjungi untuk memahami warisan budaya Madura yang penuh makna.

TAGGED:Keraton SumenepLabang Misem
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Semua
  • GEN Jatim

Must Read

Tanpa Pandang Bulu! GEN Jatim Puji Gebrakan BNNK Sumenep Razia 184 Orang di Hiburan Malam
5 November 2026
Sumenep Peringati Hari Jadi ke-757, “Songennep Jaja Rajja” Dorong Pembangunan Berkelanjutan
31 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Langka, PMII Pamekasan Minta Pemerintah Buka Data Pasokan
28 Oktober 2026
Isu Begal Ellak Daya Bikin Resah Warga, Polsek Lenteng Tegaskan Hoax
28 Oktober 2026
Mengaku Imam Mahdi, janjikan Top Up Umur Pria di Bangkalan tipu korban miliyaran Rupiah
28 Oktober 2026

Baca Lainnya

UKM Sanggar Dhemar UNIBA Madura Gelar Workshop Keteateran, Hadirkan Seniman Mahendra Cipta (Ilustrasi)
Sumenep

UKM Sanggar Dhemar UNIBA Madura Gelar Workshop Keteateran, Hadirkan Seniman Mahendra Cipta

1 Min Read
Crypto Sumekar: Dorong Adopsi dan Edukasi Crypto di Kabupaten Sumenep (Ilustrasi)
Sumenep

Crypto Sumekar: Dorong Adopsi dan Edukasi Crypto di Kabupaten Sumenep

2 Min Read
Festival Ojhung 2025, Wabup Sumenep Ajak Anak Muda Mencintai Budaya sebagai Identitas dan Jati Diri (Ilustrasi)
Sumenep

Festival Ojhung 2025, Wabup Sumenep Ajak Anak Muda Mencintai Budaya sebagai Identitas dan Jati Diri

2 Min Read
Kasus Kuli Bangunan di Gapura, Kapolsek: Saya Kembalikan ke Pak Kades (Ilustrasi)
Sumenep

Kasus Kuli Bangunan di Gapura, Kapolsek: Saya Kembalikan ke Pak Kades

2 Min Read
Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Manfaatkan Tahun Baru Islam untuk Perbaiki Diri (Ilustrasi)
Berita Madura

Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Manfaatkan Tahun Baru Islam untuk Perbaiki Diri

2 Min Read
DEMA INKADHA Siapkan Kajian Ke-HMP-an, Kabinet Satria Wirayudha Dorong Organisasi Mahasiswa Lebih Hidup (Ilustrasi)
Berita Madura

DEMA INKADHA Siapkan Kajian Ke-HMP-an, Kabinet Satria Wirayudha Dorong Organisasi Mahasiswa Lebih Hidup

2 Min Read
SonGENnep FC Bawa Talenta Lokal Sumenep Berlaga di Liga Nusantara Jatim 2026 (Ilustrasi)
Berita Madura

SonGENnep FC Bawa Talenta Lokal Sumenep Berlaga di Liga Nusantara Jatim 2026

3 Min Read
IGORNAS Sumenep Gelar Badminton Selection Festival, 30 Atlet Belia Berebut Tiket ke Provinsi (Ilustrasi)
Sumenep

IGORNAS Sumenep Gelar Badminton Selection Festival, 30 Atlet Belia Berebut Tiket ke Provinsi

3 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?