By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Selasa, Sep 29, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Dinilai Tidak Berpihak kepada Masyarakat, Tokoh Muda Sumenep Minta Hentikan Eksploitasi Migas
Subscribe
Madura Channel
Selasa, Sep 29, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Sumenep

Dinilai Tidak Berpihak kepada Masyarakat, Tokoh Muda Sumenep Minta Hentikan Eksploitasi Migas

By
fathorrosy
3 Min Read
16 September 2025
Share
3 Min Read
Dinilai Tidak Berpihak kepada Masyarakat, Tokoh Muda Sumenep Minta Hentikan Eksploitasi Migas (Ilustrasi)
Amiruddin Syam (Tokoh Muda Sumenep)
SHARE

machan – Gelombang penolakan terhadap rencana aktivitas survei seismik oleh PT Kangean Energy Indonesia (KEI) di perairan Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, terus menguat. Setelah aksi protes yang dilancarkan oleh kelompok mahasiswa dan nelayan, kini penolakan juga disuarakan oleh tokoh pemuda Kabupaten Sumenep Amiruddin Syam.

Dalam pernyataan resminya, Selasa (16/9/25), pria yang akrab disapa Rudi tersebut secara tegas menyatakan sikap menentang kegiatan eksplorasi migas tersebut. Ia mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang aktivitas yang dilakukan oleh PT KEI dan lebih memihak kepada kepentingan masyarakat.

“Masyarakat harus sadar bahwa selama ini kepulauan hanya dijadikan sapi perah oleh pemerintah. Ketimpangan pembangunan yang sangat jauh dengan daratan ini merupakan bukti bahwa keberadaan eksploitasi minyak di sana tidak berdampak apa-apa, sudah selayaknya dihentikan” tegasnya.

Pernyataan Rudi tentang ketimpangan pembangunan didukung oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep tahun 2024. Data tersebut menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah kepulauan, seperti Kangean, masih berkisar pada angka 65,2, secara signifikan lebih rendah dibandingkan wilayah daratan Sumenep yang mencapai 71,5.

Selain itu, laporan Kementerian ESDM 2023 mencatat bahwa Blok Kangean telah berproduksi selama puluhan tahun. Namun, realisasi dana Dana Bagian Hasil (DBH) Migas yang dialokasikan kembali untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kepulauan dinilai masih sangat minim dan tidak sebanding dengan nilai sumber daya alam yang telah dikuras.

Aktivitas survei seismik sendiri kerap menjadi sorotan akibat dampak lingkungannya. Jurnal Marine Pollution Bulletin (2022) mempublikasikan bahwa gelombang suara berintensitas tinggi dari survei seismik dapat mengganggu mamalia laut, komunikasi ikan, dan bahkan berdampak pada hasil tangkapan nelayan tradisional dalam jangka pendek. Kekhawatiran inilah yang mendasari penolakan keras dari para nelayan Kangean.

Dirinya juga menambahkan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus hadir untuk melindungi masyarakat, bukan korporasi.

“Pemerintah harus mengkaji kembali langkah yang diambil oleh PT. KEI selama ini, serta berpihak kepada masyarakat dalam penolakan tersebut. Jangan sampai kebijakan hanya meminggirkan rakyat kecil dan merusak ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan utama nelayan,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak PT Kangean Energy Indonesia belum memberikan pernyataan resmi menanggapi eskalasi penolakan ini. Masyarakat menunggu tindak lanjut konkret dari Pemerintah Kabupaten Sumenep dan DPRD untuk menyikapi aspirasi yang semakin meluas ini.

TAGGED:Amiruddin SyamPemerintah Kabupaten SumenepPulau KangeanSurvie Seismik Migas
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Jatim
  • Kwarcab Sumenep

Must Read

Lima Prodi Turun Lapangan, Prof-Cup Meriahkan Dies Natalis ke-18 INKADHA
27 September 2026
Piala Panglima TNI Jadi Panggung Atlet Domino Pamekasan
27 September 2026
Polsek Bluto Evakuasi Jasad Pria Tanpa Identitas di Pesisir Pantai Sumenep
23 September 2026
SonGENnep FC Bawa Talenta Lokal Sumenep Berlaga di Liga Nusantara Jatim 2026
22 September 2026
EduFest Situbondo Dinilai Terbaik di Indonesia, GESIT Hasilkan 6.000 Konten Pembelajaran
20 September 2026

Baca Lainnya

Wabup Sumenep Tekankan Pramuka Harus Berperan Nyata di Tengah Masyarakat (Ilustrasi)
Berita Madura

Wabup Sumenep Tekankan Pramuka Harus Berperan Nyata di Tengah Masyarakat

2 Min Read
Mayat Mr. X Ditemukan dalam Kondisi Tidak Utuh di Pesisir Arjasa, Hanya Tersisa Sebagian Tubuh dan Sisa Pelampung (Ilustrasi)
Sumenep

Mayat Mr. X Ditemukan dalam Kondisi Tidak Utuh di Pesisir Arjasa, Hanya Tersisa Sebagian Tubuh dan Sisa Pelampung

3 Min Read
Festival Jaran Serek 2025 Kabupaten Sumenep, Komitmen Bupati Fauzi Menjaga Identitas Budaya Madura (Ilustrasi)
Sumenep

Festival Jaran Serek 2025, Komitmen Bupati Fauzi Menjaga Identitas Budaya Madura

2 Min Read
Sumenep Kini Miliki Layanan Spesialis Urologi, Dirut RSUDMA: Warga Tak Perlu Lagi ke Luar Kota (Ilustrasi)
Sumenep

Sumenep Kini Miliki Layanan Spesialis Urologi, Dirut RSUDMA: Warga Tak Perlu Lagi ke Luar Kota

2 Min Read
MAKESTA III PKPT UPI Sumenep Resmi Digelar, Siap Cetak Kader Loyal NU Era Digital (Ilustrasi)
Berita Madura

MAKESTA III PKPT UPI Sumenep Resmi Digelar, Siap Cetak Kader Loyal NU Era Digital

2 Min Read
Pemerasan Berkedok Agama: Mengurai Keadilan yang Hilang di Gapura Timur (Ilustrasi)
Opini

Pemerasan Berkedok Agama: Mengurai Keadilan yang Hilang di Gapura Timur

7 Min Read
Mahasiswa KKN Wiraraja Hijaukan Pesisir Kangayan dengan Tanam Mangrove (Ilustrasi)
Sumenep

Mahasiswa KKN Wiraraja Hijaukan Pesisir Kangayan dengan Tanam Mangrove

1 Min Read
Harga Bahan Pokok Turun di Pasar Anom Sumenep Pasca-Lebaran 2025 (Ilustrasi)
Sorotan

Harga Bahan Pokok Turun di Pasar Anom Sumenep Pasca Lebaran 2025

1 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?