machan – Langkah transformasi digital terus digalakkan oleh SMP Negeri 1 Sumenep. Kali ini, sekolah yang berada di jantung kota Sumenep itu resmi menerapkan sistem presensi elektronik bagi seluruh peserta didik sebagai bagian dari modernisasi tata kelola pendidikan (27/7/26).
Sistem absensi berbasis teknologi ini dirancang untuk mencatat kehadiran siswa secara otomatis dan terdokumentasi rapi dalam basis data terpusat. Kehadiran sistem ini tak hanya meringankan beban guru dalam merekap data kehadiran harian, tetapi juga membuka akses informasi bagi wali murid. Melalui kanal digital yang tersedia, orang tua bisa melihat secara langsung status kehadiran anak mereka setiap saat, sehingga jalinan komunikasi dan pengawasan antara sekolah dan keluarga berjalan lebih erat.
Kepala SMP Negeri 1 Sumenep menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar gawai teknologi, melainkan fondasi untuk menanamkan nilai kedisiplinan sekaligus menjembatani peran aktif orang tua dalam proses belajar mengajar.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga terbuka. Dengan sistem ini, orang tua bisa ikut memonitor aktivitas anak di sekolah. Harapannya, sinergi antara guru dan keluarga dalam membentuk karakter siswa, terutama soal tanggung jawab dan ketepatan waktu, bisa semakin kuat,” tuturnya.
Pihak sekolah meyakini bahwa kebijakan ini akan menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya kehadiran tepat waktu, sembari memberikan ketenangan bagi orang tua karena mereka dapat mengawasi putra-putrinya dari jarak jauh. Ke depan, SMP Negeri 1 Sumenep berkomitmen untuk terus meluncurkan terobosan digital lainnya demi mewujudkan lingkungan belajar yang inovatif, kompetitif, dan tanggap terhadap perkembangan zaman.
