By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kamis, Agu 6, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Sumenep
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Dear Jatim Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep
Subscribe
Madura Channel
Kamis, Agu 6, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Berita Madura

Dear Jatim Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep

By
fathorrosy
3 Min Read
18 Januari 2026
Share
3 Min Read
Dear Jatim Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep (Ilustrasi)
Roby Tri Sulaiman (Aktivis Dear Jatim)
SHARE

machan — Aktivis Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) Koordinator Daerah (Korda) Sumenep mendesak Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk menghentikan sementara realisasi anggaran Program Makan Bergizi (MBG) ke Kabupaten Sumenep. Desakan tersebut muncul menyusul banyaknya temuan di lapangan yang mengindikasikan dugaan penyimpangan serius dalam pelaksanaan program nasional tersebut.

Aktivis Dear Jatim Sumenep, Roby Tri Sulaiman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan pengaduan resmi ke Kementerian Keuangan RI pada Rabu, (9/1/26). Aduan tersebut didasarkan pada berbagai laporan masyarakat, khususnya wali murid, terkait kualitas makanan MBG yang dinilai jauh dari standar kelayakan konsumsi.

“Di lapangan kami menemukan makanan yang tidak layak konsumsi, seperti apel busuk dan telur busuk yang dibagikan kepada siswa. Ini jelas mencederai tujuan utama MBG yang seharusnya meningkatkan gizi anak, bukan justru membahayakan kesehatan mereka,” tegas Roby, Sabtu (17/01/2026).

Lebih jauh, Dear Jatim menilai pelaksanaan MBG di Sumenep rawan praktik korupsi, terutama pada sektor pengadaan barang dan jasa. Roby menyebut terdapat indikasi kuat mark-up harga, penggunaan bahan pangan berkualitas rendah, serta lemahnya pengawasan dalam proses distribusi makanan.

Selain persoalan kualitas, Dear Jatim juga menyoroti minimnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola program MBG. Data penerima manfaat, menu makanan, hingga mekanisme distribusi dinilai tertutup dan sulit diakses publik.

“Tata kelola yang tertutup ini menghambat kontrol masyarakat, membuka ruang diskriminasi, serta berpotensi besar melahirkan penyimpangan anggaran,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dear Jatim turut mengungkap adanya dugaan konflik kepentingan dan praktik nepotisme dalam penunjukan mitra pelaksana atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah mitra disebut memiliki afiliasi dengan aktor politik, militer, maupun pejabat pemerintah, tanpa melalui proses seleksi dan verifikasi yang terbuka serta transparan.

Roby juga mengingatkan pemerintah pusat mengenai risiko keuangan negara. Besarnya anggaran MBG dinilai tidak dibarengi dengan skema prioritas penerima yang jelas, sehingga berpotensi membebani APBN dan membuka ruang perburuan rente.

Atas dasar temuan tersebut, Dear Jatim secara tegas mendesak Kementerian Keuangan RI untuk:

1. Menghentikan sementara realisasi anggaran Program MBG ke Kabupaten Sumenep.
2. Melakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di Sumenep.
3. Membuka seluruh data MBG kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
4. Menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan penyimpangan.
5. Menghentikan kerja sama dengan mitra MBG yang terafiliasi dengan partai politik, militer, dan pejabat pemerintah.

“Jika pemerintah pusat tidak segera bertindak, maka Program Makan Bergizi berpotensi menjadi ladang korupsi baru yang pada akhirnya merugikan anak-anak serta keuangan negara,” pungkas Roby.

TAGGED:Berita MaduraBerita NasionalDear JatimKemenkeu RIMadurachannel.id
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • GEN Sumenep
  • GEN Jatim
  • Kwarcab Sumenep

Must Read

Pilkades E-Voting di Kabupaten Sumenep: Demokrasi Jangan Dijadikan Ajang Gengsi Teknologi
2 Agustus 2026
AMPD Desak Kementerian Agama Klarifikasi Isu Pengisian Jabatan Strategis
1 Agustus 2026
Kepengurusan Baru GP Ansor Tlanakan Komitmen Perkuat Ideologi Kader dan Kemandirian Ekonomi
4 Agustus 2026
SMP Negeri 1 Sumenep Genjot Digitalisasi, Absensi Murid Kini Bisa Dipantau Orang Tua Secara Real-Time
27 Juli 2026
Masakambing, Ekowisata yang Tenggelam dalam Sunyi
27 Juli 2026

Baca Lainnya

Akan Lapor Polisi! Skandal Gelar Palsu Ketua Komite OSIS Nasional (Ilustrasi)
Nasional

Akan Lapor Polisi! Skandal Gelar Palsu Ketua Komite OSIS Nasional

3 Min Read
Terobos Laut, Relawan Pramuka Sumenep Pulihkan Harapan Warga Pulau Sapudi (Ilustrasi)
Berita Madura

Terobos Laut, Relawan Pramuka Sumenep Pulihkan Harapan Warga Pulau Sapudi

2 Min Read
Kwarcab Sumenep Gelar Scout Digipreneur 2025, Cetak Wirausahan Muda Berdaya Saing di Era Digital (Ilustrasi)
Sumenep

Kwarcab Sumenep Gelar Scout Digipreneur 2025, Cetak Wirausahan Muda Berdaya Saing di Era Digital

2 Min Read
KKN UPI Sumenep di Desa Ponteh Ditutup Meriah, Santuni Anak Yatim dan Tampilkan Seni Daul (Ilustrasi)
Pamekasan

KKN UPI Sumenep di Desa Ponteh Ditutup Meriah, Santuni Anak Yatim dan Tampilkan Seni Daul

2 Min Read
Di Laut Sumenep, Narkoba Tak Pernah Tersesat (Ilustrasi)
Sumenep

Di Laut Sumenep, Narkoba Tak Pernah Tersesat

2 Min Read
Mendidik Anak di Era Digital, Tantangan dan Tanggung Jawab Bersama   (Ilustrasi)
Sumenep

Mendidik Anak di Era Digital, Tantangan dan Tanggung Jawab Bersama  

4 Min Read
Bedah Buku "Kiai Ceret", Pembedah: K. Hosa adalah Teladan yang Multitalenta (Ilustrasi)
Sumenep

Bedah Buku “Kiai Ceret”, Pembedah: K. Hosa adalah Teladan yang Multitalenta

4 Min Read
Al Amin Al Khidary Gandeng KUA Pasongsongan, Gelar Talk Show BRUS Inspirasi bagi Remaja (Ilustrasi)
Sumenep

Al Amin Al Khidary Gandeng KUA Pasongsongan, Gelar Talk Show BRUS Inspirasi bagi Remaja

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?