By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kamis, Feb 5, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Festival Konser Budaya ‘Ghei Bintang’ 2025: Menyalakan Cahaya dari Madura
Subscribe
Madura Channel
Kamis, Feb 5, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Sumenep

Festival Konser Budaya ‘Ghei Bintang’ 2025: Menyalakan Cahaya dari Madura

By
fathorrosy
3 Min Read
12 Juli 2025
Share
3 Min Read
Festival Konser Budaya 'Ghei Bintang' 2025: Menyalakan Cahaya dari Madura (Ilustrasi)
Festival Konser Budaya 'Ghei Bintang' 2025: Menyalakan Cahaya dari Madura (Ilustrasi)
SHARE

machan – Lapangan Basket Universitas Bahauddin Mudhary Madura (Uniba Madura) berubah wujud menjadi panggung perayaan budaya yang hangat, meriah, dan sarat makna. Ribuan orang memadati area terbuka ini mulai dari mahasiswa, pemuda, masyarakat umum, hingga pegiat seni dan budaya, pada Jumat malam (11/7/25).

Beberapa tokoh penting pun turut hadir: budayawan kawakan D. Zawawi Imron, Ika Arista sebagai empu keris perempuan kebanggaan Sumenep, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumenep, perwakilan Kapolres Sumenep, serta jajaran rektorat Uniba Madura.

Mereka berkumpul dengan satu tujuan: menyalakan kembali semangat budaya Madura melalui Festival Konser Budaya 2025.

Ketua Panitia, Moh Iskil El Fatih, menegaskan bahwa panggung ini bukan sekadar ajang seremonial.

“Kami tidak sedang membuat acara. Kami sedang merangkai doa untuk Madura dengan cara kami: membangun panggung, menyalakan lampu, menghadirkan penari, dan membuka ruang bagi suara-suara budaya yang nyaris terlupakan,” ucapnya.

Festival bertema “Ghei Bintang”, yang berarti memberi cahaya dalam bahasa Madura, lahir dari kegelisahan generasi muda akan identitasnya sendiri sekaligus keyakinan bahwa budaya bukan hanya sekadar tontonan, tetapi warisan yang harus dijaga bersama.

“Harapannya, dari sudut kecil di Sumenep, semangat baru bisa dinyalakan. Kami sadar panggung ini mungkin sederhana, tapi niat kami tidak. Kami ingin panggung ini mengetuk hati, membangkitkan kesadaran, dan merangkul generasi,” lanjut Iskil.

Di balik gemerlap panggung, mahasiswa bekerja tanpa pamrih. Mereka berlatih menari hingga larut malam, merancang bazar UMKM mahasiswa dari nol, mengundang empu keris, pengrajin batik, hingga komunitas seni lokal semua dilakukan demi satu tekad: menumbuhkan rasa bangga dan menjaga budaya agar tetap berdenyut di tengah derasnya arus zaman.

“Kami tidak dibayar dengan uang, tapi kami dibayar dengan makna. Dan makna itu tumbuh setiap kali kami melihat tawa penonton, mata anak-anak kecil yang terpesona menatap keris, atau tepuk tangan meriah saat musik Tong Tong dimainkan,” ungkap Iskil.

Baginya, budaya adalah pondasi yang tidak boleh punah ditelan modernisasi. Di tengah gelombang digitalisasi yang kian deras, panggung ini menjadi ruang perlawanan yang lembut melawan lupa, melawan rasa malu mengakui jati diri Madura, sekaligus menepis rasa inferior sebagai daerah.

“Kami percaya, dari kampus kecil ini, kami bisa menyalakan cahaya. Mungkin cahayanya belum terang, tapi kalau dijaga bersama, suatu hari ia akan bersinar seperti bintang,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Rektor Uniba Madura, Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, M.T IPU, ASEAN-Eng., membuka acara dan menegaskan bahwa budaya adalah identitas sebuah daerah.

“Tanpa budaya, kita tidak akan pernah dikenal. Inilah bentuk perjuangan kita bersama untuk merawat warisan budaya di tengah arus digital yang terus berkembang,” tegasnya.

Di panggung sederhana di Timur Jawa ini, generasi muda Madura menyalakan lentera. Mungkin kecil, tapi cukup untuk menyalakan jalan pulang bagi ingatan bahwa budaya bukan hanya cerita masa lalu, tetapi nafas yang harus terus dijaga hari ini.

TAGGED:Festival Konser BudayaGhei BintangUNIBA Madura
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
  • Polres Sumenep
  • Nasional

Must Read

Fakultas Keislaman UTM Cetak 69 Lulusan “Mumtaz” Siap Bersaing Global
4 Februari 2026
Pramuka Kembali Wajib Lewat Permendikdasmen 13/2025, UPI Sumenep Sambut dengan KMD Cetak Pembina Andal
2 Februari 2026
KMD 2026 Resmi Digelar, Pramuka UPI Sumenep Konsisten Lahirkan Pembina Pramuka Setiap Tahun
1 Februari 2026
Disbudporapar Apresiasi sonGENnep Futsal Series 2026: GEN Sumenep Konsisten Membangun Generasi Muda
1 Februari 2026
Berebut Piala Bupati Sumenep, 48 Tim Berlaga di sonGENnep Futsal Series 2026
1 Februari 2026

Baca Lainnya

PAC JQH NU Gapura Resmi Dilantik: Santri dan Tahfidz Siap Berkontribusi untuk Peradaban Dunia (Ilustrasi)
Sumenep

PAC JQH NU Gapura Resmi Dilantik: Santri dan Tahfidz Siap Berkontribusi untuk Peradaban Dunia

2 Min Read
"Gerakan Keluarga Maslahat" Respon Penyuluh KUA Batuputih Atasi Tingginya Angka Perceraian (Ilustrasi)
Sumenep

“Gerakan Keluarga Maslahat” Respon Penyuluh KUA Batuputih Atasi Tingginya Angka Perceraian

1 Min Read
Sumenep Torehkan Rekor Baru, Delapan Kali WTP Berturut-turut Jadi Acuan Nasional (Ilustrasi)
Inspirasi

Sumenep Torehkan Rekor Baru, Delapan Kali WTP Berturut-turut Jadi Acuan Nasional

2 Min Read
Sinergi Mahasiswa UNIJA dan Warga Bersihkan Pesisir, Wujudkan Pantai Lestari di Ambunten Timur (Ilustrasi)
Berita Madura

Sinergi Mahasiswa UNIJA dan Warga Bersihkan Pesisir, Wujudkan Pantai Lestari di Ambunten Timur

2 Min Read
Aktivis FPK Ingatkan Hairul Anam Tak Ulangi Jejak Bambang (Ilustrasi)
Sumenep

Aktivis FPK Ingatkan Hairul Anam Tak Ulangi Jejak Bambang

2 Min Read
Rapat Koordinasi KKN Internasional 2026, INKADHA Matangkan Persiapan Program Global (Ilustrasi)
Berita Madura

Rapat Koordinasi KKN Internasional 2026, INKADHA Matangkan Persiapan Program Global

2 Min Read
Membangun Kemandirian Epistemik KOPRI, Mendobrak Hegemoni Menuju Praksis Keadilan Gender (Ilustrasi)
Sumenep

Membangun Kemandirian Epistemik KOPRI, Mendobrak Hegemoni Menuju Praksis Keadilan Gender

4 Min Read
Kepala Desa Kangayan Ditahan, Diduga Gunakan Ijazah Palsu Saat Pilkades  (Ilustrasi)
Sumenep

Kepala Desa Kangayan Ditahan, Diduga Gunakan Ijazah Palsu Saat Pilkades 

1 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?