By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kamis, Feb 5, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Regulasi MBG Simpang Siur: Program Besar Tanpa Peta Jalan
Subscribe
Madura Channel
Kamis, Feb 5, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Nasional

Regulasi MBG Simpang Siur: Program Besar Tanpa Peta Jalan

By
fathorrosy
3 Min Read
3 Juni 2025
Share
3 Min Read
Regulasi MBG Simpang Siur: Program Besar Tanpa Peta Jalan (Ilustrasi)
Gambar hanya Ilustrasi
SHARE

Oleh: Arka Sadhana Ziyad*

machan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tampak seperti kabar baik. Tapi seperti banyak proyek populis lain, ia datang dengan wajah manis dan logistik yang misterius. Di balik janji satu piring bergizi untuk jutaan anak sekolah, tersimpan pertanyaan besar: regulasinya mana? Mitranya siapa? Mekanismenya apa?

Hingga hari ini, tidak ada regulasi teknis resmi yang menjelaskan siapa penanggung jawab utama di daerah. Siapa penyedia makanannya? Apakah lewat koperasi sekolah? UMKM lokal? Atau swasta besar yang akan borong semua tender? Apakah kepala sekolah punya hak menolak vendor? Bagaimana kontrol gizi dan keamanannya?
Jawaban-jawaban ini masih mengambang.

Pemerintah pusat terus menggembar-gemborkan anggaran jumbo dan target besar, tapi tidak disertai dengan:

Peraturan Presiden yang mengikat teknis pelaksanaan,

Petunjuk Teknis (Juknis) dan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) untuk daerah,

dan standar audit terhadap distribusi, kualitas, serta laporan penggunaan anggaran.

Lebih buruk lagi, pemerintah justru membuka ruang bagi kemitraan publik-swasta (PPP) dalam penyediaan makanan MBG. Artinya, ini membuka ladang subur bagi kongsi politik dan bisnis. Vendor-vendor besar bisa menyapu proyek makan gratis ini, menggusur pelaku lokal yang seharusnya diberdayakan.

Koperasi sekolah, kantin warga, dan UMKM lokal dijanjikan akan dilibatkan. Tapi tanpa regulasi yang jelas, mereka hanya menjadi penonton dari proyek yang katanya untuk rakyat, tapi dikelola korporat.

Masalah ini sudah mulai terlihat:

Di beberapa daerah, sudah muncul praktik penunjukan langsung vendor “titipan”, bahkan sebelum pilot project dimulai.

Di sisi lain, sebagian UMKM belum diberi pelatihan atau akses informasi soal MBG. Mereka hanya mendengar dari media, bukan dari kanal resmi pemerintah.

Sekolah pun bingung: apakah makanan harus dimasak di lokasi? Diantar? Siapa yang bertanggung jawab kalau makanan basi?

Tanpa sistem, program sebesar MBG adalah jebakan anggaran.
Kita sudah belajar dari bansos COVID-19, BPNT, PIP, dan BOS. Ketika dana besar dilepas tanpa fondasi hukum yang rigid, tanpa pengawasan independen, dan tanpa partisipasi publik yang kuat—yang muncul bukan keberdayaan rakyat, tapi manipulasi proyek dan administrasi fiktif.

Program MBG hari ini belum punya tulang punggung. Yang ada hanyalah harapan politis dan sketsa besar yang menggoda telinga. Tapi sketsa itu belum menyentuh realitas: sekolah yang belum punya dapur, guru yang belum dilatih gizi, dan sistem pengadaan yang masih carut-marut.

Kalau MBG tetap dipaksakan tanpa regulasi konkret, bukan hanya makanannya yang basi. Tapi juga kepercayaan publik.

*Pegiat Medsos dan Pengamat Kebijakan Publik

TAGGED:Makan Bergizi GratisMBG
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
  • Polres Sumenep
  • Nasional

Must Read

Fakultas Keislaman UTM Cetak 69 Lulusan “Mumtaz” Siap Bersaing Global
4 Februari 2026
Pramuka Kembali Wajib Lewat Permendikdasmen 13/2025, UPI Sumenep Sambut dengan KMD Cetak Pembina Andal
2 Februari 2026
KMD 2026 Resmi Digelar, Pramuka UPI Sumenep Konsisten Lahirkan Pembina Pramuka Setiap Tahun
1 Februari 2026
Disbudporapar Apresiasi sonGENnep Futsal Series 2026: GEN Sumenep Konsisten Membangun Generasi Muda
1 Februari 2026
Berebut Piala Bupati Sumenep, 48 Tim Berlaga di sonGENnep Futsal Series 2026
1 Februari 2026

Baca Lainnya

Sidang Hasto Kristiyanto Memanas, Simpatisan Usir Diduga Penyusup di Ruang Sidang Tipikor Jakarta Pusat (Ilustrasi)
Nasional

Sidang Hasto Kristiyanto Memanas, Simpatisan Usir Diduga Penyusup di Ruang Sidang Tipikor Jakarta Pusat

2 Min Read
Ketua PKPT IPNU UPI Sumenep Soroti Cacat Prosedural Pengesahan RUU KUHAP (Ilustrasi)
Nasional

Ketua PKPT IPNU UPI Sumenep Soroti Cacat Prosedural Pengesahan RUU KUHAP

4 Min Read
Pamekasan Siap Distribusikan 14.000 Porsi Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar (Ilustrasi)
Pamekasan

Pamekasan Siap Distribusikan 14.000 Porsi Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar

2 Min Read
Korban Tewas Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi Tiga Orang (Ilustrasi)
Nasional

Korban Tewas Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi Tiga Orang

2 Min Read
KPK Perluas Penyidikan Kasus Dana Hibah Jatim: Geledah Kantor KONI dan Rumah Eks Pejabat (Ilustrasi)
Nasional

KPK Perluas Penyidikan Kasus Dana Hibah Jatim: Geledah Kantor KONI dan Rumah Eks Pejabat

2 Min Read
Pemerintah Perkuat Infrastruktur Pesantren, Pasca Tragedi di Sidoarjo (Ilustrasi)
Nasional

Pemerintah Perkuat Infrastruktur Pesantren, Pasca Tragedi di Sidoarjo

2 Min Read
Muktamar X PPP: Krisis Kepemimpinan, Dualisme, dan Upaya Relevansi Pasca Kegagalan Pemilu 2024 (Ilustrasi)
Nasional

Muktamar X PPP: Krisis Kepemimpinan, Dualisme, dan Upaya Relevansi Pasca Kegagalan Pemilu 2024

10 Min Read
Ngawi Gelar Bimtek Penjamah Makanan SPPG, Peserta Antusias Raih Ilmu Baru (Ilustrasi)
Luar Madura

Ngawi Gelar Bimtek Penjamah Makanan SPPG, Peserta Antusias Raih Ilmu Baru

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?