By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Minggu, Sep 20, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Nasional
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Pendidikan Dimulai Sejak Lahir : Saatnya Mengubah Cara Kita Memandang Anak
Subscribe
Madura Channel
Minggu, Sep 20, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Sumenep

Pendidikan Dimulai Sejak Lahir : Saatnya Mengubah Cara Kita Memandang Anak

By
fathorrosy
3 Min Read
7 Agustus 2025
Share
3 Min Read
Pendidikan Dimulai Sejak Lahir : Saatnya Mengubah Cara Kita Memandang Anak (Ilustrasi)
Penulis
SHARE

Oleh: Miftahol Anwar*

machan – “Education must begin at birth.” — Maria Montessori. Kalimat ini tampak sederhana, namun menyimpan makna kritis yang dalam tentang pendidikan. Kita sering menganggap bahwa pendidikan baru dimulai saat anak masuk TK atau SD. Padahal, pendidikan sejati dimulai sejak anak membuka mata untuk pertama kalinya, sejak ia mulai menyerap suara, gerakan, dan emosi di sekitarnya.

Ada pepatah bijak yang mengatakan: orang tua adalah guru pertama bagi anak-anaknya. Maka sejak lahir, orang tua seharusnya menjadi teladan. Bukan hanya mengajarkan kebaikan lewat kata-kata, tapi juga menampakkannya lewat perilaku. Setiap tindakan kecil di hadapan anak adalah bagian dari pendidikan awal yang membentuk mereka seumur hidup.

Di sistem pendidikan kita, anak baru dianggap serius belajar ketika sudah masuk TK atau SD. Padahal sejak bayi, mereka sudah belajar dari mendengar suara, melihat gerakan, menyentuh benda, bahkan merasakan emosi di sekitarnya. Jika masa-masa krusial ini dilewati tanpa pendekatan pendidikan yang tepat, maka kita sedang menyia-nyiakan fase emas perkembangan anak.

Lalu bagaimana dengan negara seperti Jepang?
Berdasarkan berbagai literatur dan situs pendidikan yang saya baca, sejak usia dini anak-anak di Jepang sudah dibiasakan membangun karakter—seperti empati, tanggung jawab, dan kerja sama. Mereka juga dilatih kemandirian: memakai baju sendiri, merapikan mainan, dan merawat diri. Semua ini bukan terjadi begitu saja, tapi dibentuk melalui pendampingan konsisten dari orang tua di rumah.

Pendekatan Montessori mengajarkan kita bahwa setiap anak itu unik, dan pendidikan tidak boleh bersifat seragam atau memaksakan. Pendidikan sejak dini harus lebih banyak mengutamakan pembelajaran lewat pengalaman, eksplorasi, dan keaktifan anak. Jika sistem pendidikan kita mulai mengubah cara pandang ini—dengan memberikan ruang untuk kreativitas, keterampilan sosial, dan kemandirian anak—maka kita akan melahirkan generasi yang lebih siap menghadapi dunia. Orang tua sebagai pendamping sejak lahir sangat penting, bukan hanya sebagai pengarah, tetapi sebagai teladan yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan yang diinginkan.

Kita harus sadar bahwa pendidikan itu tidak terbatas pada ruang kelas atau usia tertentu. Seperti kata Maria Montessori, “Education must begin at birth.” Mendidik bukan hanya soal mengisi kepala anak dengan informasi, tetapi membentuk mereka menjadi individu yang mampu berpikir kritis, berempati, dan bertanggung jawab. Sudah saatnya kita mengubah cara kita memandang pendidikan—dengan melihat anak sebagai pembelajar alami yang membutuhkan ruang untuk tumbuh, belajar, dan mengeksplorasi. Mari mulai menginvestasikan waktu dan perhatian kita sejak awal kehidupan mereka, agar masa depan yang kita impikan bisa dimulai dari sini.

*Kaprodi Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah Sumenep dan Mahasiswa Doktoral Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Jakarta

TAGGED:Miftahol AnwarUniversitas AnnuqayahUniversitas Sahid Jakarta
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Madurachannel.id
  • Berita Madura
  • Sumenep
  • Pamekasan
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Nasional
  • Kwarcab Sumenep
  • GEN Jatim

Must Read

EduFest Situbondo Dinilai Terbaik di Indonesia, GESIT Hasilkan 6.000 Konten Pembelajaran
20 September 2026
Mahasiswa KKN UA Posko 01 dan Karang Taruna Karduluk Pasang Plang Nama Dusun untuk Perkuat Identitas Wilayah
17 September 2026
PMII Pamekasan Dorong Kebijakan Cukai Golongan III sebagai Jalan Keluar Rokok Ilegal
14 September 2026
SKK Migas-KEI Terima Penghargaan dari Kwarcab Pramuka Sumenep atas Dukungan Pengembangan Kompetensi Guru di Kepulauan Sapeken
11 September 2026
DKUPP Sumenep Lepas Mahasiswa Magang, Kepala Dinas Tekankan Integritas dan Etika Kerja
10 September 2026

Baca Lainnya

Dear Jatim Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep (Ilustrasi)
Berita Madura

Dear Jatim Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep

3 Min Read
Meriah, Yayasan Al Amin Al Khidary Gelar Grand Opening Al Amin Fest Competition 2025 (Ilustrasi)
Sumenep

Meriah, Yayasan Al Amin Al Khidary Gelar Grand Opening Al Amin Fest Competition 2025

2 Min Read
PMII Komisariat Uniba Madura Gelar “Suluh Sumbu Pergerakan” Bekali Kader Baru (Ilustrasi)
Sumenep

PMII Komisariat Uniba Madura Gelar “Suluh Sumbu Pergerakan” Bekali Kader Baru

2 Min Read
Gerakan Shalawat Nariyah 4444 Menggema di Lanjuk, Ulama dan Umara Kolaborasi untuk Kebaikan Umat (Ilustrasi)
Berita Madura

Gerakan Shalawat Nariyah 4444 Menggema di Lanjuk, Ulama dan Umara Kolaborasi untuk Kebaikan Umat

2 Min Read
Dosen ini Bongkar Rahasia Raup Milyaran dari Digital Marketing di RRI Sumenep (Ilustrasi)
Inspirasi

Dosen ini Bongkar Rahasia Raup Milyaran dari Digital Marketing di RRI Sumenep

2 Min Read
Sinergi Al Amin dan Puskesmas Pasongsongan, Gelar Pemeriksaan Kesehatan. (Ilustrasi)
Sumenep

Sinergi Al Amin dan Puskesmas Pasongsongan, Gelar Pemeriksaan Kesehatan.

2 Min Read
Kwarcab Sumenep Luncurkan Beasiswa Kuliah, Teken MoU dengan Tiga Kampus (Ilustrasi)
Berita Madura

Kwarcab Sumenep Luncurkan Beasiswa Kuliah, Teken MoU dengan Tiga Kampus

3 Min Read
Diduga Manipulasi Informasi Pelayanan Kesehatan, YLBH-Madura Akan Laporkan RSI Kalianget (Ilustrasi)
Sumenep

Diduga Manipulasi Informasi Pelayanan Kesehatan, YLBH-Madura Akan Laporkan RSI Kalianget

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?