machan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja Madura Tahun 2025 menggelar aksi nyata penghijauan dengan menanam bibit mangrove di kawasan pesisir Payanassam, Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jumat (2/1/2026).
Kegiatan yang berorientasi pada keberlanjutan ekosistem pesisir ini melibatkan kolaborasi sinergis antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat. Turut hadir dalam aksi tersebut Camat Kangayan, Kepala Desa Kangayan, perwakilan Perhutani, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Patapan Sejahtera.
Koordinator KKN Desa Kangayan, Heri Norfaiq, menekankan bahwa penanaman mangrove ini merupakan bentuk pengabdian yang aplikatif. Tujuannya untuk meningkatkan tutupan vegetasi guna mencegah abrasi pantai dan menjaga keseimbangan ekosistem.
“Mangrove memiliki peran strategis sebagai habitat biota laut dan penyangga alami terhadap dampak perubahan iklim,” jelas Faiq, sapaan akrabnya, melalui rilis resmi.
Lebih lanjut, Faiq berharap kegiatan ini tidak hanya mengimplementasikan ilmu dari bangku kuliah, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Kolaborasi aktif antara kampus dan masyarakat diharapkan dapat terus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir Desa Kangayan.
“Semoga sinergi positif ini dapat terus berlanjut, demi lingkungan pesisir yang lebih lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
