By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kamis, Feb 5, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Tungku Pembakaran Sampah Minim Asap, Inovasi KKN UPI Posko 1 Atasi Masalah Lingkungan di Pesisir
Subscribe
Madura Channel
Kamis, Feb 5, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Inspirasi

Tungku Pembakaran Sampah Minim Asap, Inovasi KKN UPI Posko 1 Atasi Masalah Lingkungan di Pesisir

By
fathorrosy
4 Min Read
12 September 2025
Share
4 Min Read
Tungku Pembakaran Sampah Minim Asap, Inovasi KKN UPI Posko 1 Atasi Masalah Lingkungan di Pesisir (Ilustrasi)
Tungku Pembakaran Sampah Minim Asap, Inovasi KKN UPI Posko 1 di Desa Lobuk, Bluto.
SHARE

Oleh: Tim KKN Posko 1 Desa Lobuk

machan – Pengelolaan sampah hingga hari ini masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah, Indonesia sendiri menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, dengan total volume timbulan sampah nasional pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai 56,6 juta ton.

Data terbaru dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa pada tahun 2024, dari 34,2 juta ton sampah yang tercatat dari 317 kabupaten/kota, hanya 59,74% (20,4 juta ton) yang terkelola, sementara 40,26% (13,8 juta ton) tidak terkelola dan mencemari lingkungan. Kondisi ini diperparah oleh fakta bahwa Indonesia merupakan produsen sampah terbesar kelima di dunia dengan menghasilkan 65,2 juta ton sampah pada tahun 2020 menurut laporan Bank Dunia.

Proyeksi kedepannya mengindikasikan bahwa tanpa intervensi signifikan, volume sampah nasional dapat melonjak hingga 82,2 juta ton pada tahun 2045. Sampah rumah tangga konsisten menjadi penyumbang terbesar, mencapai 53,74% dari total timbulan sampah nasional pada tahun 2024 , dan sekitar 48% rumah tangga di Indonesia masih membakar sampahnya secara terbuka meskipun praktik ini dilarang karena melepaskan dioksin dan black carbon yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Tantangan ini tidak hanya tentang penumpukan sampah, tetapi juga metode pengolahannya yang seringkali menimbulkan dampak lanjutan, seperti polusi asap akibat pembakaran terbuka. Di Desa Lobuk, Kec.Bluto, Kab.Sumenep, Prov. Jawa Timur misalnya, kondisi geografis daerah pantai yang berbentuk cekung menyebabkan sampah mulai dari plastik hingga material organik terkumpul dan mengotori kawasan Pantai Matahari.

Selama ini, satu-satunya cara yang digunakan untuk mengatasi tumpukan sampah tersebut adalah dengan membakarnya secara langsung. Namun, cara tersebut justru menimbulkan masalah baru: asap yang dihasilkan sangat pekat dan mencemari lingkungan.

Merespon keluhan tersebut, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI (UPI) Sumenep Posko 1 Desa Lobuk tergerak untuk menawarkan solusi teknologi sederhana yang ramah lingkungan: sebuah tungku pembakaran sampah (incinerator) yang dirancang untuk meminimalkan produksi asap.

Tungku ini didesain dengan memerhatikan prinsip dasar pembakaran sempurna. Kunci utamanya terletak pada sistem sirkulasi udara yang diatur melalui penempatan lubang-lubang secara sistematis pada body tungku. Desain ini memungkinkan oksigen yang merupakan elemen penting dalam proses pembakaran mengalir secara optimal sehingga material sampah terbakar lebih sempurna.

Hasilnya, asap yang dihasilkan jauh lebih sedikit bahkan hampir tidak terlihat, berbeda signifikan dengan pembakaran terbuka yang masih banyak dilakukan.
Uji coba alat ini dilakukan di Pantai Matahari dan disaksikan langsung oleh perangkat desa, petugas kebersihan, serta masyarakat setempat. Respon yang didapat sangat positif.

Mereka mengapresiasi keefektifan tungku dalam mengurangi asap sekaligus mempercepat proses pengolahan sampah. Bahkan, beberapa perangkat desa menyatakan harapannya agar inovasi seperti ini dapat diterapkan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Inovasi teknologi tepat guna semacam ini membuktikan bahwa solusi atas persoalan lingkungan tidak selalu harus rumit dan mahal. Dengan pemahaman sains yang aplikatif dan kemauan untuk terlibat langsung, siapa pun dapat berkontribusi menciptakan perubahan sekalipun dimulai dari hal sederhana seperti sebuah tungku.

Bagi daerah pesisir seperti Lobuk, di mana sampah mudah terakumulasi dan sistem pengelolaan masih terbatas, kehadiran incinerator minim asap dapat menjadi jawaban praktis dan berkelanjutan. Melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan inisiatif semacam ini tidak berhenti sebagai proyek percobaan, tetapi dapat diadopsi dan dikembangkan menjadi program jangka panjang.

Kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah lokal memang seringkali melahirkan terobosan yang bermanfaat. Seperti dalam kasus ini, mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan tugas pengabdian, tetapi juga meninggalkan nilai manfaat yang nyata sebuah legacy kecil yang turut menjaga kelestarian alam dan kualitas hidup masyarakat pesisir.

TAGGED:Desa LobukKKN UPI Posko 1Tungku Pembakaran SampahUniversitas PGRI Sumenep
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
  • Polres Sumenep
  • Nasional

Must Read

Fakultas Keislaman UTM Cetak 69 Lulusan “Mumtaz” Siap Bersaing Global
4 Februari 2026
Pramuka Kembali Wajib Lewat Permendikdasmen 13/2025, UPI Sumenep Sambut dengan KMD Cetak Pembina Andal
2 Februari 2026
KMD 2026 Resmi Digelar, Pramuka UPI Sumenep Konsisten Lahirkan Pembina Pramuka Setiap Tahun
1 Februari 2026
Disbudporapar Apresiasi sonGENnep Futsal Series 2026: GEN Sumenep Konsisten Membangun Generasi Muda
1 Februari 2026
Berebut Piala Bupati Sumenep, 48 Tim Berlaga di sonGENnep Futsal Series 2026
1 Februari 2026

Baca Lainnya

Kisah Inspiratif Santriwati asal Sumenep, Jadi Mahasiswi Berhijab Pertama di Universitas Jepang (Ilustrasi)
Inspirasi

Kisah Inspiratif Santriwati asal Sumenep, Jadi Mahasiswi Berhijab Pertama di Universitas Jepang

2 Min Read
Resmi Menjadi Universitas PGRI Sumenep, Begini Pesan Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jatim (Ilustrasi)
Sumenep

Resmi Menjadi Universitas PGRI Sumenep, Begini Pesan Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jatim

2 Min Read
Mengenang Kak Atiq, Tokoh Muda Sumenep yang Hidupnya Diwakafkan dalam Perjuangan (Ilustrasi)
Inspirasi

Mengenang Kak Atiq, Tokoh Muda Sumenep yang Hidupnya Diwakafkan dalam Perjuangan

3 Min Read
KKN di Malaysia, Ardy Mahasiswa UPI Sumenep Buktikan Peran Strategis Pemuda di Kancah Global (Ilustrasi)
Inspirasi

KKN di Malaysia, Ardy Mahasiswa UPI Sumenep Buktikan Peran Strategis Pemuda di Kancah Global

3 Min Read
PPL UPI Sumenep di SMK Nurul Huda Gingging, Kepala: Kegiatan ini Memberikan Manfaat (Ilustrasi)
Berita Madura

PPL UPI Sumenep di SMK Nurul Huda Gingging, Kepala: Kegiatan ini Memberikan Manfaat

2 Min Read
Mahasiswa KKN UPI Posko 7 Kunjungi Rumah Produksi Minuman Tradisional “Sinom Neng Sri” di desa Ponteh, Pamekasan
Pamekasan

Dukung UMKM Naik Kelas, KKN UPI Posko 7 Kunjungi Rumah Produksi Minuman Tradisional “Sinom Neng Sri”

2 Min Read
Guru Disabilitas di Madura Raih Penghargaan Nasional, Keterbatasan Bukan Penghalang (Ilustrasi)
Inspirasi

Guru Disabilitas di Madura Raih Penghargaan Nasional, Keterbatasan Bukan Penghalang

2 Min Read
dashboard alurai
Inspirasi

🧠 Smart Form Builder: Bangun Form Cerdas dari Dokumen dalam 1 Klik

3 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?