By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kamis, Feb 5, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Niat Baik Berujung Petaka: Kisah Pilu Kuli Bangunan yang Dipolisikan di Gapura
Subscribe
Madura Channel
Kamis, Feb 5, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Sumenep

Niat Baik Berujung Petaka: Kisah Pilu Kuli Bangunan yang Dipolisikan di Gapura

By
fathorrosy
3 Min Read
17 Juli 2025
Share
3 Min Read
Niat Baik Berujung Petaka: Kisah Pilu Kuli Bangunan yang Dipolisikan di Gapura (Ilustrasi)
Gambar hanya Ilustrasi
SHARE

machan – Kisah pilu menyelimuti enam orang kuli bangunan di desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura, Sumenep. Niat mulia mereka untuk mewujudkan impian sebuah gudang baru milik Ibu berinisial (Z), seorang perempuan warga desa Panagan, kini justru berujung pada jeratan hukum yang tak pernah mereka bayangkan.

H. Nidam, koordinator para pekerja, bersama lima rekannya harus berhadapan dengan proses pemeriksaan polisi di Polsek Gapura atas tuduhan pengeroyokan, setelah mengambil kembali beberapa material bangunan yang seharusnya menjadi hak mereka.

Cerita ini bermula ketika H. Nidam dan timnya dipercaya membangun gudang baru milik Ibu Z. Dengan modal kepercayaan dan semangat kerja, H. Nidam bahkan rela mengeluarkan modal pribadi sebesar Rp3,5 juta untuk membeli kebutuhan pokok bangunan seperti semen, batu, dan material lainnya. Ini dilakukannya demi kelancaran proyek, karena ia percaya akan ada pembayaran penuh setelah pekerjaan rampung.

Namun, harapan itu kini hanya tinggal puing. Pembayaran dari Ibu Z tersendat-sendat dan tak pernah lunas. Dari total biaya yang disepakati, masih ada kekurangan pembayaran lebih dari Rp4,5 juta. Angka ini bukan sekadar angka, melainkan tumpukan hutang yang kini membebani pundak H. Nidam di toko bangunan. Belum lagi, upah kerja H. Nidam dan kelima rekannya pun masih belum terbayarkan sepeser pun.

“Kami sudah kerja keras siang malam, panas hujan. Kami pakai duit pribadi dulu supaya bangunan bisa cepat selesai. Tapi sekarang, jangankan untung, modal dan upah kami saja belum kembali,” ujar H. Nidam dengan suara bergetar, matanya memancarkan kepedihan yang mendalam.

Puncaknya, setelah berulang kali ditagih dan tak kunjung ada kejelasan, Ibu Z justru mengeluarkan pernyataan yang tak disangka-sangka. “Ambil saja material itu lagi, tidak apa-apa,” demikian tiru H. Nidam menirukan ucapan Ibu Z melalui sambungan telepon. Dengan hati hancur dan terpaksa, H. Nidam dan rekan-rekannya mengambil beberapa material bangunan yang sudah terpasang sesuai dengan nilai hutang yang belum terbayar di toko bangunan. Mereka berpikir, ini adalah satu-satunya jalan untuk setidaknya menutupi sebagian kerugian.

Namun, keputusan pahit tersebut justru menjadi bumerang. Tak lama berselang, H. Nidam dan kelima rekannya dilaporkan ke Polres Sumenep dengan tuduhan pelanggaran Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Mereka yang tadinya hanya ingin mencari nafkah halal, kini harus menjalani pemeriksaan sebagai terduga pelaku tindak pidana.

“Kami ini cuma kuli bangunan. Kami cuma minta hak kami. Kami tidak pernah berniat jahat, apalagi mengeroyok. Kami cuma ambil barang yang diperintahkan diambil oleh dia sendiri, untuk menutupi hutang kami di toko material,” tutur salah satu rekan H. Nidam dengan wajah lesu, matanya berkaca-kaca menahan air mata.

TAGGED:Desa Gapura TengahDesa PanaganPolres SumenepPolsek Gapura
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Sumenep
  • Kwarcab Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Opini
  • Polres Sumenep
  • Nasional

Must Read

Fakultas Keislaman UTM Cetak 69 Lulusan “Mumtaz” Siap Bersaing Global
4 Februari 2026
Pramuka Kembali Wajib Lewat Permendikdasmen 13/2025, UPI Sumenep Sambut dengan KMD Cetak Pembina Andal
2 Februari 2026
KMD 2026 Resmi Digelar, Pramuka UPI Sumenep Konsisten Lahirkan Pembina Pramuka Setiap Tahun
1 Februari 2026
Disbudporapar Apresiasi sonGENnep Futsal Series 2026: GEN Sumenep Konsisten Membangun Generasi Muda
1 Februari 2026
Berebut Piala Bupati Sumenep, 48 Tim Berlaga di sonGENnep Futsal Series 2026
1 Februari 2026

Baca Lainnya

Hari Bapak Pramuka Indonesia, Ketua Kwarcab Sumenep Optimistis Pramuka Lahirkan Pemimpin Masa Depan (Ilustrasi)
Inspirasi

Hari Bapak Pramuka Indonesia, Ketua Kwarcab Sumenep Optimistis Pramuka Lahirkan Pemimpin Masa Depan

2 Min Read
Kwarcab Sumenep Gelar Ulang Janji, Sambut Hari Pramuka ke-64 (Ilustrasi)
Sumenep

Kwarcab Sumenep Gelar Ulang Janji, Sambut Hari Pramuka ke-64

2 Min Read
Kepala Desa Errabu Dipanggil Kejati Jatim, Bersama Puluhan Kades dan Fasilitator BSPS Sumenep 2024 (Ilustrasi)
Sumenep

Kepala Desa Errabu Dipanggil Kejati Jatim, Bersama Puluhan Kades dan Fasilitator BSPS Sumenep 2024

5 Min Read
Permudah Warga, KKN UNIJA Sogian Gandeng Disdukcapil Gelar Layanan Administrasi "Jemput Bola" (Ilustrasi)
Berita Madura

Permudah Warga, KKN UNIJA Sogian Gandeng Disdukcapil Gelar Layanan Administrasi “Jemput Bola”

2 Min Read
Kemah Hijau Sumenep Libatkan 70 Pelajar-Mahasiswa, Edukasi Sampah Jadi Nilai Ekonomis (Ilustrasi)
Sumenep

Kemah Hijau Sumenep Libatkan 70 Pelajar-Mahasiswa, Edukasi Sampah Jadi Nilai Ekonomis

2 Min Read
Pemkab Sumenep Akan Lakukan Evaluasi Menyeluruh di PT Sumekar, Termasuk Kemungkinan Rotasi Direksi (Ilustrasi)
Sumenep

Pemkab Sumenep Akan Lakukan Evaluasi Menyeluruh di PT Sumekar, Termasuk Kemungkinan Rotasi Direksi

2 Min Read
Klaim Transparansi Dana Desa Dipatahkan Fakta: Aktivis Ungkap Kejanggalan di Lebeng Timur (Ilustrasi)
Sumenep

Klaim Transparansi Dana Desa Dipatahkan Fakta: Aktivis Ungkap Kejanggalan di Lebeng Timur

2 Min Read
Hadirkan Pelatih dari PW IPPNU Jatim, PAC IPNU-IPPNU Gapura Gelar 'Nyator Kaderisasi' Begini Pesannya (Ilustrasi)
Sumenep

Hadirkan Pelatih dari PW IPPNU Jatim, PAC IPNU-IPPNU Gapura Gelar ‘Nyator Kaderisasi’ Begini Pesannya

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?