machan – Guna menumbuhkan budaya baca sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja menghadirkan program “Pojok Literasi” di SD Negeri 1 Sogian, Kecamatan Ambunten. Kegiatan yang dilaksanakan pada (6/12/26) ini diharapkan dapat menjadi jawaban atas tantangan pesatnya perkembangan teknologi dan maraknya permainan digital yang kerap mengurangi minat baca anak.
Pojok literasi ini secara khusus disiapkan untuk siswa fase A (kelas 1 dan 2) yang berjumlah 23 orang. Kehadirannya mendapat apresiasi dari tenaga pendidik setempat.
“Kegiatan pojok literasi ini sangat baik dalam menunjang pembelajaran anak didik. Terima kasih kepada KKN Universitas Wiraraja yang telah memberikan fasilitas untuk mendukung pembelajaran dan meningkatkan minat baca peserta didik,” ujar Vina, salah seorang guru kelas 2 SDN 1 Sogian.
Koordinator KKN Desa Sogian Fadail menambahkan, kehadiran pojok literasi diharapkan membawa suasana baru. “Ini akan menjadi hal baru di sekolah yang dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman serta meningkatkan ketertarikan siswa untuk membaca,” jelasnya.
Tak hanya menyediakan sudut baca yang menarik, mahasiswa KKN juga mengajar dengan metode game based learning atau pembelajaran berbasis permainan, seperti tebak kata dan tebak gambar. Metode ini bertujuan menciptakan kegiatan belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif.
Antusiasme siswa terlihat nyata. Mereka aktif mengunjungi pojok literasi, tidak hanya untuk bermain tetapi juga untuk membaca buku-buku yang tersedia. Diharapkan, dengan fasilitas dan pendampingan ini, semangat belajar dan kecintaan membaca siswa SDN 1 Sogian dapat tumbuh, sekaligus menanamkan budaya literasi sejak usia dini.
