machan – Rasa empati dan kepedulian ditunjukkan mahasiswa Prodi Psikologi Islam Inkadha melalui aksi kemanusiaan untuk mendukung korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Aksi yang digelar Himpunan Mahasiswa Psikologi Islam Inkadha (HIMAPSIKA) pada Kamis (11/12/25) itu berisi doa bersama dan penggalangan dana di lingkungan kampus.
Kegiatan diawali dengan doa bersama di Maqbaroh Muassis Al-Karimiyyah, dipimpin langsung oleh Ketua HIMAPSIKA. Doa dipanjatkan untuk keselamatan korban, ketabahan keluarga yang ditinggalkan, serta kelancaran proses pemulihan di daerah terdampak.
Setelah doa, aksi dilanjutkan dengan penggalangan dana yang melibatkan mahasiswa dari berbagai angkatan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, menunjukkan besarnya solidaritas yang tumbuh di kampus.
Ketua HIMAPSIKA, Hormawi, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar pengumpulan bantuan materi.
“Ini adalah wujud nyata empati dan peran kami sebagai calon psikolog untuk memberikan dukungan. Harapannya, kontribusi kecil ini bisa meringankan beban dan membantu proses pemulihan,” ujarnya.
Salah seorang mahasiswa, Maulana Wildan (semester 5), menyatakan kegiatan ini penting sebagai pembelajaran nilai kemanusiaan.
“Ini mengajarkan bahwa solidaritas harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya kata-kata,” tuturnya.
Menurut HIMAPSIKA, aksi ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa mengenai respons psikososial dan kepekaan sosial, terutama bagi calon praktisi psikologi yang kelak akan banyak berinteraksi dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, HIMAPSIKA berharap dapat memicu semakin banyak gerakan sosial di kalangan mahasiswa, memperkuat budaya saling membantu, serta membentuk karakter empatik sebagai bagian dari tanggung jawab intelektual dan sosial.
