By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Senin, Mar 23, 2026
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Berita Madura
  • Kwarcab Sumenep
  • Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
Search
Login
Melihat Dunia dari Madura
Support US
Madura Channel
  • Berita Madura
    • Bangkalan
    • Pamekasan
    • Sampang
    • Sumenep
    • Tapal Kuda
  • Luar Madura
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Pendidikan
  • Harta
  • Tahta
  • Wanita
More
  • Cerita Rakyat
  • Gaya Hidup
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wisata
  • Opini
Reading: Dear Jatim Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep
Subscribe
Madura Channel
Senin, Mar 23, 2026
  • Berita Madura
  • Luar Madura
  • Harta
  • Tahta
  • Wisata
  • Gaya Hidup
  • Cerita Rakyat
  • Inspirasi
  • Pekarangan
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sosbud
  • Wanita
  • Opini
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
© 2026 Madurachannel
Berita Madura

Dear Jatim Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep

By
fathorrosy
3 Min Read
18 Januari 2026
Share
3 Min Read
Dear Jatim Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep (Ilustrasi)
Roby Tri Sulaiman (Aktivis Dear Jatim)
SHARE

machan — Aktivis Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) Koordinator Daerah (Korda) Sumenep mendesak Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk menghentikan sementara realisasi anggaran Program Makan Bergizi (MBG) ke Kabupaten Sumenep. Desakan tersebut muncul menyusul banyaknya temuan di lapangan yang mengindikasikan dugaan penyimpangan serius dalam pelaksanaan program nasional tersebut.

Aktivis Dear Jatim Sumenep, Roby Tri Sulaiman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan pengaduan resmi ke Kementerian Keuangan RI pada Rabu, (9/1/26). Aduan tersebut didasarkan pada berbagai laporan masyarakat, khususnya wali murid, terkait kualitas makanan MBG yang dinilai jauh dari standar kelayakan konsumsi.

“Di lapangan kami menemukan makanan yang tidak layak konsumsi, seperti apel busuk dan telur busuk yang dibagikan kepada siswa. Ini jelas mencederai tujuan utama MBG yang seharusnya meningkatkan gizi anak, bukan justru membahayakan kesehatan mereka,” tegas Roby, Sabtu (17/01/2026).

Lebih jauh, Dear Jatim menilai pelaksanaan MBG di Sumenep rawan praktik korupsi, terutama pada sektor pengadaan barang dan jasa. Roby menyebut terdapat indikasi kuat mark-up harga, penggunaan bahan pangan berkualitas rendah, serta lemahnya pengawasan dalam proses distribusi makanan.

Selain persoalan kualitas, Dear Jatim juga menyoroti minimnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola program MBG. Data penerima manfaat, menu makanan, hingga mekanisme distribusi dinilai tertutup dan sulit diakses publik.

“Tata kelola yang tertutup ini menghambat kontrol masyarakat, membuka ruang diskriminasi, serta berpotensi besar melahirkan penyimpangan anggaran,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dear Jatim turut mengungkap adanya dugaan konflik kepentingan dan praktik nepotisme dalam penunjukan mitra pelaksana atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah mitra disebut memiliki afiliasi dengan aktor politik, militer, maupun pejabat pemerintah, tanpa melalui proses seleksi dan verifikasi yang terbuka serta transparan.

Roby juga mengingatkan pemerintah pusat mengenai risiko keuangan negara. Besarnya anggaran MBG dinilai tidak dibarengi dengan skema prioritas penerima yang jelas, sehingga berpotensi membebani APBN dan membuka ruang perburuan rente.

Atas dasar temuan tersebut, Dear Jatim secara tegas mendesak Kementerian Keuangan RI untuk:

1. Menghentikan sementara realisasi anggaran Program MBG ke Kabupaten Sumenep.
2. Melakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di Sumenep.
3. Membuka seluruh data MBG kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
4. Menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan penyimpangan.
5. Menghentikan kerja sama dengan mitra MBG yang terafiliasi dengan partai politik, militer, dan pejabat pemerintah.

“Jika pemerintah pusat tidak segera bertindak, maka Program Makan Bergizi berpotensi menjadi ladang korupsi baru yang pada akhirnya merugikan anak-anak serta keuangan negara,” pungkas Roby.

TAGGED:Berita MaduraBerita NasionalDear JatimKemenkeu RIMadurachannel.id
Share This Article
Facebook Threads Copy Link
  • Topik Trending:
  • Sumenep
  • Berita Madura
  • Pamekasan
  • Berita Madura
  • Kwarcab Sumenep
  • Sumenep
  • Pemerintah Kabupaten Sumenep
  • Inspirasi
  • Nasional
  • GEN Sumenep

Must Read

IKA UNAIR Sumenep Santuni Penyandang Tuna Netra dan Gelar Buka Bersama
18 Maret 2026
Peduli Sesama, GEN Bangkalan Bantu Warga Kurang Mampu di Kecamatan Tanah Merah
18 Maret 2026
Sukses! Pemkab Sumenep Fasilitasi Mudik Gratis dengan KMP DBS III PT Sumekar
18 Maret 2026
Wujud Kedekatan dengan Masyarakat, BANSER Gapura Salurkan Puluhan Paket Sembako
16 Maret 2026
MAB Group dan Haswal Group Lebarkan Sayap, Hadirkan Istana Perabot Serba 2000 di Bluto
16 Maret 2026

Baca Lainnya

Akan Lapor Polisi! Skandal Gelar Palsu Ketua Komite OSIS Nasional (Ilustrasi)
Nasional

Akan Lapor Polisi! Skandal Gelar Palsu Ketua Komite OSIS Nasional

3 Min Read
Peserta Lomba Tarik Tambang di Dasuk Tewas Diduga Akibat Kelelahan, Keluarga Tolak Autopsi (Ilustrasi)
Sumenep

Peserta Lomba Tarik Tambang di Dasuk Tewas Diduga Akibat Kelelahan, Keluarga Tolak Autopsi

2 Min Read
PAC Tlanakan Gebrak MUDIK II, Kobarkan Semangat Kader Jadi Barisan Militan (Ilustrasi)
Berita Madura

PAC Tlanakan Gebrak MUDIK II, Kobarkan Semangat Kader Jadi Barisan Militan

2 Min Read
GenWork Soroti Lemahnya Literasi Finansial di Sumenep, Masyarakat Masih Mudah Terjebak Investasi Bodong (Ilustrasi)
Berita Madura

GenWork Soroti Lemahnya Literasi Finansial di Sumenep, Masyarakat Masih Mudah Terjebak Investasi Bodong

4 Min Read
Sambangi DKPP Sumenep, BEM UNIBA Bahas Tembakau Hingga Kesejahteraan Petani (Ilustrasi)
Sumenep

Sambangi DKPP Sumenep, BEM UNIBA Bahas Tembakau Hingga Kesejahteraan Petani

2 Min Read
PAC IPNU IPPNU Rubaru Gelar Santri Kreative Competition, Semarakkan Hari Santri 2025 (Ilustrasi)
Sumenep

PAC IPNU IPPNU Rubaru Gelar Santri Kreative Competition, Semarakkan Hari Santri 2025

3 Min Read
Pramuka Kembali Wajib Lewat Permendikdasmen 13/2025, UPI Sumenep Sambut dengan KMD Cetak Pembina Andal (Ilustrasi)
Berita Madura

Pramuka Kembali Wajib Lewat Permendikdasmen 13/2025, UPI Sumenep Sambut dengan KMD Cetak Pembina Andal

3 Min Read
Pemerintah Perkuat Infrastruktur Pesantren, Pasca Tragedi di Sidoarjo (Ilustrasi)
Nasional

Pemerintah Perkuat Infrastruktur Pesantren, Pasca Tragedi di Sidoarjo

2 Min Read
Show More
About Us

Madura Channel adalah platform media digital terpercaya yang mengangkat kekayaan budaya, berita, edukasi dan ‘pintu’ seputar Madura

Support

Dukung independensi jurnalisme —dengan dukungan Anda, suara kebenaran dan kebebasan informasi akan terus membahana, menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Madura.

Advertise

Iklankan produk atau jasa Anda di sini dan rasakan perbedaan dalam menjangkau pasar yang autentik dan penuh potensi.

Kirim Tulisan

Kirim Tulisan – Suaramu, Ceritamu, Maduramu. Apakah kamu memiliki cerita, opini, atau informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan kehidupan di Madura yang layak untuk disebarkan? Kirim ke Redaksi

Madura Channel
  • Privacy Policy
  • Hubungi
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Tentang
Subscribe Newsletter
  • Daily Stories
  • Stock Arlets
  • Full Acess
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?