{"id":4886,"date":"2026-10-28T12:53:59","date_gmt":"2026-10-28T05:53:59","guid":{"rendered":"https:\/\/madurachannel.id\/?p=4886"},"modified":"2026-10-28T12:54:00","modified_gmt":"2026-10-28T05:54:00","slug":"isu-begal-ellak-daya-bikin-resah-warga-polsek-lenteng-tegaskan-hoax","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/madurachannel.id\/isu-begal-ellak-daya-bikin-resah-warga-polsek-lenteng-tegaskan-hoax\/","title":{"rendered":"Isu Begal Ellak Daya Bikin Resah Warga, Polsek Lenteng Tegaskan Hoax"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>machan<\/strong> \u2014 Kepolisian Sektor Lenteng menegaskan bahwa poster yang menyebut adanya dugaan aksi begal di kawasan Gapura Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, merupakan informasi bohong atau hoaks. Penegasan itu disampaikan menyusul beredarnya poster tersebut secara viral di media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kapolsek Lenteng IPTU Widianto, S.H., mengatakan pihaknya telah bergerak menelusuri pembuat poster yang menampilkan dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dan mengaitkannya dengan dugaan aksi begal tersebut. &#8220;Berita itu hoaks. Saya juga gerak terkait berita hoaks yang bertebaran ini, kita juga gerak mencari yang iseng buat ini,&#8221; kata Widianto, Rabu (28\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski memastikan informasi tersebut tidak benar, Widianto tetap mengingatkan masyarakat agar waspada saat beraktivitas di jalan raya. Kewaspadaan dinilai penting untuk menjaga keselamatan diri, terutama ketika berkendara pada malam hari atau melintasi jalur yang sepi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial, terlebih jika belum disertai keterangan resmi dari pihak berwenang. Warga juga diimbau tidak langsung menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi memicu keresahan dan menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Polisi hingga kini masih menelusuri pihak yang diduga membuat poster tersebut. Masyarakat diharapkan lebih bijak menggunakan media sosial dan memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tampak poster yang dicap hoax oleh polisi<\/p>\n","protected":false},"author":110,"featured_media":4887,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[31,44],"tags":[1280,924,926,1279,61],"class_list":["post-4886","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-berita-madura","category-sumenep","tag-begal-ellak-daya","tag-berita-madura","tag-madurachannel-id","tag-poster-hoax","tag-sumenep"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4886","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/users\/110"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=4886"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4886\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4888,"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4886\/revisions\/4888"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/media\/4887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=4886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=4886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/madurachannel.id\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=4886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}